Simak, Perbedaan KPR Syariah dengan KPR Konvensional

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 4 menit membaca

Jika akan membeli rumah, apa sistem pembayaran yang Pins lakukan? Jika ingin metode pembiayaan yang lebih fleksibel, Pins bisa memilih menggunakan KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Namun, perlu mengetahui perbedaan KPR Syariah dengan Konvensional yang saat ini sering digunakan.

Pinhome – Pins, kebutuhan masyarakat akan sistem ekonomi berkaidah Islam semakin meningkat. Hal ini tidak mengherankan karena 80% penduduk Indonesia merupakan pemeluk agama Islam. Termasuk untuk memiliki rumah dengan sistem KPR Syariah.

Baca Juga: 

Perbedaan KPR Syariah Dengan KPR Konvensional

Jika Pins selama ini ingin memiliki rumah namun ingin bertransaksi aman dan terhindar dari riba, maka KPR Syariah bisa menjadi solusinya. Tapi apakah Pins sudah tahu perbedaan KPR Syariah dengan Konvensional? Berikut perbedaannya:

1. Akad Jual-Beli Rumah

perbedaan kpr syariah dengan kpr konvensional
(Propertyguru.com)

Perbedaan paling mencolok dari pembiayaan Syariah ini adalah pada akadnya. Jika di KPR konvensional akad yang digunakan adalah akad kredit, di KPR Syariah Pins akan melakukan akad murabahah. Di sini, bank akan “membeli” rumah yang Pins inginkan, dan menjualnya kembali kepada kita dengan margin tertentu yang sudah disepakati.

Misalnya, Pins ingin membeli rumah senilai 500 juta. Bank akan membeli rumah tersebut terlebih dahulu dan menjualnya kepada kita dengan margin 150 juta (sesuai kesepakatan). Jadi, cicilan yang Pins akan bayarkan nantinya senilai 650 juta, dipotong uang muka.

Baca Juga: 

2. Perbedaan KPR Syariah dengan KPR Konvensional Cicilan Tetap

(Mediakonsumen.com)

Selain prinsip komitmennya pembayaran cicilan di KPR Syariah juga berbeda. Dengan memilih pembiayaan Syariah, Pins akan dikenakan cicilan dengan jumlah yang tetap selama tenor. Jadi misalnya dengan contoh di atas, Pins sepakat membayar 650 juta dipotong uang muka 5%, yaitu Rp32.500.000 dengan tenor 15 tahun.

Maka, cicilan yang harus Pins bayarkan adalah Rp3.430.556,- per bulan. Hal ini berbeda dengan KPR konvensional yang menawarkan cicilan tetap hanya untuk ± 5 tahun pertama saja. Cicilan di tahun-tahun berikutnya bisa naik-turun, sesuai dengan suku bunga Bank Indonesia pada saat itu.

Baca Juga: 

3. Tenor Kredit

perbedaan kpr syariah dengan kpr konvensional
(Daya.id)

Perbedaan lain yang diterapkan oleh KPR Syariah adalah lamanya tenor. KPR Syariah biasanya hanya menyediakan tenor maksimal 15 tahun. Hal ini berkaitan dengan penanggulangan resiko yang ditanggung oleh bank serta penentuan margin seperti yang disebutkan di awal.

Semakin lama tenor yang Pins ambil, semakin besar margin yang harus dibayar. Sementara itu, KPR konvensional menawarkan masa tenor yang lebih panjang, bisa sampai 25 tahun untuk beberapa bank.

Baca juga:

Itu tadi perbedaan KPR Syariah dengan KPR konvensional. Mau pilih yang mana? Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan kita. Jika Pins menginginkan pembiayaan yang aman, bebas riba, lebih cepat selesai dengan cicilan tepat, maka KPR Syariah bisa menjadi pilihan.

Namun, jika Pins lebih mengutamakan fleksibilitas tenor dengan suku bunga yang bisa jadi lebih murah, maka KPR konvensional adalah solusinya. Sekali lagi, pembiayaan konvensional atau Syariah memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan.

Baca juga


Temukan pilihan rumah terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini.

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain Mengenal SolarTuff, Inovasi Baru untuk Atap Rumah Modern

Pernah dengar tentang atap solartuff? Jenis atap yang satu ini memang masih terbilang baru dan belu

Teknik Sipil
Teknik Sipil 16 Motif Keramik Dinding Luar yang Awet

Keramik adalah salah satu material yang sering digunakan untuk lapisan dekorasi dinding. Pins dapat

Teknik Sipil
Teknik Sipil 10 Model Keramik Kamar Mandi Abu-Abu

Interior kamar mandi dapat menggunakan material keramik untuk bagian lantai maupun dinding. Pemilih

Teknik Sipil
Teknik Sipil 10 Desain Roster Keramik Mewah dan Manis

Roster atau lubang angin merupakan ventilasi yang dibutuhkan setiap rumah agar ruangan di dalamnya

Teknik Sipil
Teknik Sipil 12 Inspirasi Keramik Hitam Cocok untuk Ruangan Apapun

Material keramik banyak digunakan untuk melengkapi interior rumah, baik di ruang tamu, kamar, dapur

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia