Kamus Istilah Properti

Pelunasan

istilah properti

Pelunasan

Pelunasan adalah pembayaran hutang/kewajiban hingga lunas/tuntas/selesai.

Ketika sedang memiliki rezeki lebih, biasanya orang akan mengalokasikannya untuk melakukan pelunasan hutang yang dimilikinya. Salah satunya adalah hutang KPR. Banyak sekali orang yang akan memilih melakukan pelunasan KPR saat memiliki rezeki lebih. Benar memang bahwa tidak ada salahnya mengalokasikan sebagian rezeki untuk melunasi cicilan KPR. Namun, ternyata terdapat beberapa hal yang perlu Pins pertimbangkan sebelum melakukan pelunasan KPR. Selain karena biaya penuntasan yang cukup mahal, terdapat beberapa persyaratan yang perlu Pins penuhi.

Tentu dari Pins banyak yang penasaran apa keuntungan melakukan pelunasan KPR? Apa saja sih yang perlu dipertimbangkan saat akan melakukan pelunasan KPR? Lalu bagaimana cara melakukan penuntasan KPR di bank? Tenang! Simak informasi lengkapnya pada ulasan di bawah ini.

Manfaat Pelunasan Hutang KPR

sumber: Pexels

1. Beban Finansial Berkurang

Tentu manfaat ini adalah salah satu hal yang muncul di benak Pins saat akan melakukan pelunasan hutang KPR. Ya, dengan melunasi KPR, beban terhadap finansial Pins akan berkurang. Ini artinya akan ada satu pengeluaran yang akhirnya tidak ada lagi. Sehingga pengeluaran yang biasanya digunakan untuk membayar cicilan KPR dapat Pins alokasikan untuk kebutuhan lain.

2. Alokasi Dana Darurat 

Ya, dengan hilangnya satu pengeluaran rutin bulanan, Pins jadi memiliki uang yang dapat dikumpulkan sebagai dana darurat loh. Dana ini nantinya dapat menolong Pins jika terjadi hal-hal mendesak yang tidak terduga.

Hal-Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Pelunasan KPR

pelunasan
sumber: Pexels

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, melakukan pelunasan pada KPR memang tidak ada salahnya. Namun terdapat beberapa hal yang ternyata perlu Pins pertimbangkan loh! Ini dia alasannya.

1. Penalti

Biasanya bank akan memberikan penalti jika nasabahnya yang memiliki hutang ingin melakukan pelunasan lebih cepat dari tempo yang seharusnya. Mengapa? Ya, karena hal ini adalah strategi bank untuk memaksimalkan keuntungan bagi bank. Semakin panjang tenor yang Pins pilih saat mengajukan KPR, maka keuntungan bagi bank juga semakin besar.

Penalti ini dikenakan pada debitur agar dapat meminimalkan keuntungan. Besaran penalti pun disesuaikan dengan perhitungan yang terdapat dalam SPK (Surat Perintah Kerja). Jadi, sebelum melakukan penuntasan pastikan bahwa Pins sudah mengetahui hal yang satu ini ya!

2. Sistem Bunga

Saat Pins mengajukan KPR biasanya bank akan melakukan metode bunga. Terdapat dua metode bunga, yaitu flat rate (bunga tetap) dan metode annuity rate (bunga anuitas). Pada anuitas, biasanya besaran bunga dapat berubah-ubah tergantung suku bunga Bank Indonesia (BI) dan penyesuaian pihak bank. Berbeda dengan bunga tetap yang tidak berubah.

Bunga anuitas akan membuat Pins membayar bunga setiap bulannya dengan jumlah yang hampir sama dengan cicilan hutang pokok. Oleh karena itu, banyak sekali orang yang merasa sudah melakukan pembayaran setiap bulannya namun berkurangnya utang pokok tidak banyak.

Bunga anuitas ini biasanya diterapkan sejak awal Pins melakukan cicilan, namun sebagian bank juga ada yang memberikan kebijakan untuk menetapkan bunga anuitas saat sudah memasuki cicilan 6 tahun ke atas.

3. Kondisi Finansial

Hal selanjutnya yang perlu Pins pertimbangkan adalah kondisi finansial. Sebelum melakukan pelunasan KPR, Pin sebaiknya memeriksa seluruh kebutuhan Pins. Apakah terdapat kebutuhan mendesak yang perlu segera dibayarkan. Karena untuk melakukan penuntasan KPR perlu dana yang cukup besar. Oleh karena itu pastikan Pins telah memeriksa seluruh kebutuhan Pins.

Cara Melunasi KPR di Bank

pelunasan
sumber: Pexels

Saat ingin melakukan pelunasan KPR di bank, mungkin masih banyak dari Pins yang belum memahami skema penuntasan KPR di bank. Karena terdapat beberapa langkah yang perlu Pins lakukan saat melakukan pembayaran pelunasan KPR, yaitu :

  1. Datanglah ke kantor cabang bank tempat Pins melakukan KPR
  2. Pastikan Pins telah menyiapkan segala dokumen yang akan dibutuhkan mulai dari KTP, kartu debitur, materai, dan sebagainya.
  3. Sampaikan tujuan Pins kepada satpam atau service officer lainnya agar Pins langsung diantarkan ke tempat pelayanan KPR
  4. Setelah bertemu dengan customer service yang khusus melayani KPR biasanya Pins akan diwawancarai tentang alasan pelunasan KPR. Setelah itu Pins akan diberikan form dan surat penuntasan KPR yang perlu diisi.
  5. Habis itu selesai, surat akan diserahkan oleh pegawai bank kepada pimpinan untuk ditandatangani
  6. Jika surat pelunasan KPR sudah selesai ditandatangani oleh pimpinan bank, Pins akan dipanggil untuk melakukan pembayaran pelunasan KPR dan menerima dokumen-dokumen pelunasan.

Itulah informasi mengenai kelebihan melunasi KPR, hal-hal yang perlu Pins pertimbangkan sebelum melakukan pelunasan KPR, dan cara pelunasan KPR ke bank. Pastikan Pins telah memeriksa seluruh kebutuhan dan kondisi finansial Pins sebelum melakukan penuntasan KPR ya! Pins juga perlu menyiapkan berbagai dokumen yang menjadi persyaratan penuntasan agar tidak menyulitkan Pins saat mengajukan permohonan penuntasan KPR di bank. Semoga bermanfaat!


Bagi kamu yang sedang mencari rumah idaman, temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama kami di Rekan Pinhome sebagai Agen.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti