Pinhome

Bagaimana Cara Tepat Memulai Investasi di Usia Muda?

Dipublikasikan oleh Bekti ∙ 19 November 2021 ∙ 6 menit membaca

Mengelola keuangan dengan benar penting untuk dilakukan sejak dini. Banyak orang yang tidak menganggap hal ini dengan serius dan di masa mendatang mengalami kesulitan. Bagi anak muda, selain dengan terus menabung ada salah satu cara yang cukup populer untuk memastikan keuangan masa depan yaitu investasi.

Pinhome – Investasi cukup populer akhir-akhir ini karena aksesnya menjadi lebih mudah. Banyak perusahaan yang memungkinkan seseorang untuk melakukan hal ini dengan modal yang cukup rendah. Selain itu, dengan perkembangan teknologi, setiap investor bisa dengan mudah melacak keuntungan atau kerugian yang didapatkannya.

Selain itu, banyak juga anak muda yang telah sadar mengenai pentingnya hal ini. Mereka cukup mengeluarkan uang dengan jumlah tertentu dan apabila berhasil maka modal mereka akan bertambah. Bisa dibilang, ini merupakan salah satu cara untuk menabung namun dengan kemungkinan uang tersebut bisa bertambah.

Sebelum mulai untuk investasi, ada baiknya untuk mengetahui berbagai hal terlebih dahulu. Yuk, Pins, pahami lebih dalam mengenai cara pengelolaan keuangan berikut ini!

Berbagai Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai

(BusinessTech)

Bagi anak muda, mengeluarkan uang dalam jumlah tertentu bukanlah hal yang mudah. Ada berbagai pertimbangan yang perlu dilakukan sebelum memutuskan untuk menanamkan modal. Berikut ini beberapa poin penting yang perlu diperhatikan.

Mengetahui Tujuan

Hal penting pertama yang perlu diperhatikan sebelum menanamkan dana yaitu mengetahui tujuan awal kamu memilih melakukannya. Tujuan yang jelas dan sistematis akan membantu kamu untuk mengelola keuangan dengan lebih baik.

Misalnya, Pins ingin melakukannya guna mengumpulkan dana untuk memberangkatkan orang tua pergi Haji. Tujuan ini jelas sehingga untuk bisa mendapatkannya, kamu perlu mendapatkan keuntungan sekian persen dari penanaman modal yang telah dilakukan.

Menghitung Modal yang Dimiliki

Berikutnya yaitu dengan mengetahui total uang yang bisa dikeluarkan. Banyak investor muda yang kelabakan dan merugi karena tidak memperhitungkan hal ini. Mengelola dana dengan cara ini memiliki ketidakpastian sehingga jika terlalu gegabah melakukannya, pastinya Pins bisa merugi.

Salah satu contohnya adalah segera menguras tabungan dan membeli saham perusahaan A karena saat itu harganya sedang tinggi. Lalu, beberapa hari kemudian ternyata nilainya menurun dan uang tabungan yang digunakan hangus. Pins tentunya tidak mau hal ini terjadi.

Mengetahui Keuntungan dan Kerugian yang Mungkin Didapat

Saat menanamkan modal, setiap orang pasti ingin mendapatkan keuntungan dan uangnya bertambah. Hanya saja, di dunia ini tidak ada yang pasti. Seorang investor muda harus tahu bahwa seiring dengan keuntungan yang dijanjikan, ada pula kemungkinan untuk bisa merugi.

Guna meminimalisir hal tersebut, cara yang tepat untuk dilakukan yaitu mempelajari berbagai keuntungan dan kerugian dari jenis instrumen yang akan dibeli. Barulah setelah mengetahui hal itu, kamu bisa memilih dan menanamkan modal di instrumen pilihan.

Mengerti Jenis-Jenis Investasi

(Onthemarc)

Seseorang yang masih baru dalam dunia investasi mungkin merasa kebingungan untuk memilih satu yang cocok karena adanya banyak pilihan. Berikut ini beberapa contoh instrumen yang bisa dipilih untuk seorang pemula.

Reksadana

Ketika memilih reksadana, hal yang perlu dilakukan hanyalah memberikan modal. Uang tersebut kemudian akan dikelola oleh seorang ahli guna mendapatkan keuntungan. Cara ini merupakan pilihan yang aman bagi pemula karena modal awalnya kecil dan pemodal tidak perlu langsung berurusan dengan keuntungan yang didapat karena sudah dikelola orang lain.

Emas

Jenis instrumen ini cukup populer baik untuk kalangan muda maupun investor yang sudah ahli. Hal ini dikarenakan logam mulia yang satu ini memiliki harga yang cukup stabil dan bisa disimpan dalam waktu lama. Selain itu, harganya pun tidak terpengaruh inflasi sehingga instrumen ini cocok untuk pilihan jangka panjang.

Properti

Kamu juga bisa memilih untuk menanamkan modal dengan usaha properti. Mungkin kamu merasa ragu karena membutuhkan modal yang cukup besar, namun usaha ini sifatnya hampir sama dengan emas yaitu cocok untuk jangka panjang. Jika Pins tidak memiliki cukup dana, bisa mengajukan KPR dan biaya pelunasannya bisa dibantu oleh uang yang dibayarkan oleh penyewa properti.

Deposito

Deposito termasuk jenis instrumen yang memiliki risiko kerugian rendah. Cara melakukannya sendiri hampir sama dengan reksadana yaitu cukup memberikan modal. Salah satu jasa yang bisa dipilih yaitu deposito ke bank. Kamu cukup menyiapkan uang dan membuka rekening deposito. Setelah waktu tertentu, uang yang diberikan bisa ditarik kembali bersamaan dengan bunga yang didapat.

Saham

Pilihan berikutnya yaitu membeli saham perusahaan. Instrumen ini saat ini sedang naik daun karena banyak perusahaan yang memperjualbelikan sahamnya secara terbuka. Selain itu, investor juga bisa membeli saham dengan jumlah kecil. Jika kamu ingin mencoba menanam modal yang high risk high return, saham bisa menjadi pilihan tepat.

Pilih yang Paling Sesuai dengan Tujuan

(AsianInvestor)

Setelah mempelajari berbagai jenis instrumen serta cara yang ada, langkah berikutnya bagi Pins yaitu memilih yang cocok. Sesuaikan pemilihan instrumen dengan tujuan dan modal yang telah dibuat sebelumnya.

Misalnya, Pins ingin menjalankan investasi sebagai tabungan di masa tua. Karena jangka waktunya panjang, kamu bisa memilih instrumen yang paling cocok seperti emas atau properti. Ke dua instrumen tersebut lebih cocok karena tahan lama serta nilainya cenderung terus naik sedikit demi sedikit.

Mengelola Uang yang Didapat

(Sahal)

Pins yang sudah mendapatkan keuntungan dari penanaman modal yang dilakukan bisa memilih untuk langsung menggunakan hasilnya atau memutarnya kembali. Apabila tujuan utama dari penanaman modal yang dilakukan yaitu untuk membeli sesuatu, maka kamu bisa langsung menggunakannya untuk tujuan tersebut.

Cara lain yang bisa dipilih yaitu memakai hasil penanaman modal untuk memulai sesuatu yang lain. Misalnya yaitu hasil yang didapat digunakan sebagai modal untuk membuat sebuah usaha baru. Pengelolaan yang seperti ini akan memungkinkan kamu memiliki hasil yang lebih besar dari penanaman modal yang dilakukan di awal.

Belajar dan memulai investasi bisa dilakukan mulai dari usia muda. Yuk, mulai melakukan ini guna menambah penghasilan serta belajar mengelola keuangan dengan lebih baik!


Butuh informasi lebih tentang keuangan, pengajuan KPR, beli rumah dan lain-lain? Cek di sini. 


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Safina

Editor: Bekti

Bagikan Artikel