Pinhome

  • Blog
  • Properti
  • Informasi Lengkap Atap Baja Ringan Seng Galvalum: Menghitung Biaya Pembelian, Keunggulan dan Kelemahannya

Informasi Lengkap Atap Baja Ringan Seng Galvalum: Menghitung Biaya Pembelian, Keunggulan dan Kelemahannya

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 12 menit membaca

Dewasa ini terdapat berbagai macam alternatif material yang bisa dipilih untuk dijadikan sebagai atap rumah atau bangunan. Dari mulai yang berbahan kayu, beton precast, sampai dengan baja ringan. Termasuk untuk mengetahui cara menghitung biaya atap baja ringan dengan penutup seng galvalum.

Pinhome – Plus minusnya bisa dijadikan sebagai pertimbangan dalam memilih bahan atap yang cocok untuk digunakan. Perhitungan dapat dibuat secara sederhana saja. Dilihat dari pandangan masyarakat secara umum agar lebih mudah dalam membayangkan berapa kira-kira budget yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan atap.

Baca Juga:

Cara Menghitung Biaya Bangun RUmah Ukuran 7×8
Simak, Cara Menghitung Kebutuhan Lantai Keramik Kamar Mandi

Cara Menghitung Borongan Baja Ringan Seng Galvalum Per M2

(Harga123.info)
  • Membuat gambar bentuk atap yang disertai ukuran, hal ini sebagai dasar untuk menghitung luasan atap dalam m2 sesuai bentuk bidang atap yang akan dihitung,
  • Menghitung luas atap dalam m2, misalnya jika atapnya berbentuk segitiga maka luasanya bisa dihitung dengan rumus panjang alas kali tinggi dibagi dua, jika trapesium maka rumusnya jumlah sisi sejajar dibagi dua dikalikan tinggi, jika persegi panjang maka memakai rumus panjang kali lebar.
  • Mencari info berapa harga borongan atap galvalum dengan rangka baja ringan per m2, caranya bisa dengan meminta penawaran kepada para pemborong sekaligus untuk menyeleksinya sehingga bisa mendapatkan harga termurah dengan kualitas terbaik.
  • Untuk mengetahui nilai biaya atap baja ringan dengan finishing galvalum kamu perlu memahami caranya Pins. Cara menghitung borongan baja ringan tersebut yaitu dengan mengalikan luas atap dengan harga per m2.

Baca Juga:

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Toilet
Simak, Cara Menghitung Biaya Bangun Rumah 2 Lantai

Rumus Biaya Rangka Atap Baja Ringan Finish Galvalum

Rumus cara menghitung borongan baja ringan untuk mengetahui nilai biayanya yaitu = La X Hb, dimana:

  • La = Luas atap dalam satuan m2.
  • Hb = Harga borongan atap baja ringan finish galvalum sudah termasuk material dan upah tenaga kerja

Contoh Menghitung Biaya Atap Baja Ringan Galvalum

cara menghitung biaya atap baja ringan  seng galvalum
(Readymix.co.id)

Misalnya kita akan mengerjakan atap rumah dari konstruksi baja ringan dengan bentuk seperti gambar ini.

  • Atapnya berbentuk persegi panjang, jadi luas atapnya adalah 5m x 12m = 60m2
  • Setelah melakukan penyelidikan kita dapatkan harga borongan per meter persegi = Rp.120.000,- /m2
  • Biaya atap = 60m2 x Rp.120.000,- = Rp.7.200.000,- terbilang (sembilan juta rupiah)

Baca Juga:

Cara Menghitung Luas Bangunan Atau Rumah
Struktur Ukuran RUmah Sloof 2 Lantai

Lalu Bagaimana Jika Mengerjakan Atap Sendiri?

(SEOSatu.com)

disini kita perlu membuat rincian material apa saja yang akan dipakai dan berapa jumlah kebutuhanya. misalnya dengan model atap seperti gambar tadi kita dapatkan hitungan volume material seperti ini.

  • Galvalum = 5m x 12m = 60m2.
  • Profil Canal C baja ringan = 12m x 4bh = 48m2, perbatang 6m, jadi perlunya 48/6 = 8 batang.
  • profil reng baja ringan = 5m x 12bh = 60m, perbatang 6m, jadi perlunya 48/6 = 10 batang.

Lalu kita cari tahu harga material dipasaran, misalnya kita dapatkan harga segini

  • Galvalum = Rp.35.000,-/m2
  • Profil C baja ringan = Rp.70.000,- /btg
  • Profil reng = Rp.30.000,- /btg

lalu kita hitung total biayanya dengan mengalikan volume material dengan harga

  • Galvalum = 60m2 x Rp.35.000,-/m2 = Rp.2.100.000,-
  • Profil C baja ringan = 8btg x Rp.70.000,- = Rp.560.000,-
  • Profil reng = 10btg x Rp.30.000,- = Rp.300.000,-
  • skrup, dan lain-lain = Rp.500.000,-

Jumlah biaya material = Rp.3.460.000,-

Baca Juga: Cara Menghitung Kebutuhan Atap Genteng Rumah

Upah Tenaga Kerja

Lalu biaya upah tenaga kerjanya, misalnya kita memerlukan waktu 6 hari untuk mengerjakan atap tersebut dengan 2 tukang baja ringan, upah tenaga perhari masing-masing tukang = Rp.100.000,- maka total biaya upahnya yaitu

  • 6 hari x 2 tukang x Rp.100.000,- = Rp.1.200.000,-

Jadi total biaya atap baja ringan upah + material = Rp.3.460.000,- + Rp.1.200.000,- = Rp.4.660.000,- dibulatkan jadi Rp.4.700.0000,-

Harganya lebih murah dikerjakan sendiri daripada diberikan kepada pemborong atau kontraktor, karena selisih harga tersebut merupakan keuntungan borongan.

Begitulah sistem mudah cara menghitung biaya atap baja ringan dengan penutup seng galvalum, cara yang pertama menggunakan sistem m2, sedangkan yang kedua dengan mengerjakan secara mandiri dan membeli material sendiri. semoga bermanfaat.

Meskipun popularitasnya sedang naik daun, ada baiknya kita tetap mempertimbangkan satu dua hal sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli material baja ringan sebagai bahan kerangka atap kita, Pins. Berikut beberapa hal yang patut kita pertimbangkan.

Harga Baja Ringan

Sebagai referensi, Pinhome memberikan kisaran harga atap baja ringan yang bisa digunakan acuan.

harga baja ringan

Bagaimana dengan harga kelengkapannya? Berikut adalah harga kelengkapan baja ringan.

atap baja ringan

Jika ingin menghitung harga baja ringan yang sudah terpasang, tabel berikut bisa kamu jadikan sebagai referensi:

Namun perlu diingat, Pins, harga baja ringan di atas, hanyalah referensi kisaran saja. Harga dapat berubah seiring waktu.

Hal yang Mempengaruhi Harga Baja Ringan

Harga baja ringan
(Pixabay)

Penggunaan baja ringan sebagai rangka atap dapat menggunakan bahan galvanis atau galvalum yang akan mempengaruhi harga per m2. Selain itu pemberian garansi pemasangan sampai sekian tahun juga dapat memberikan harga pelayanan yang lebih mahal.

Misalnya sebuah penyedia jasa pemasangan baja ringan di kota Jakarta, ada yang memberikan garansi pemasangan diantara 5 tahun sampai dengan 10 tahun dengan kriteria service yang dilayani adalah sesuai kesepakatan antara pemilik rumah dan penyedia jasa pada saat mengadakan kontrak borongan sebelum pelaksanaan pemasangan rangka atap baja ringan.

Baca Juga : Kelebihan Rangka Baja Ringan

Baja ringan dapat dibeli di toko bangunan atau bisa langsung ke pabrik produsen bahan bangunan ini untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Beberapa penyedia borongan baja ringan biasanya menawarkan harga bahan per m2 saja atau berikut harga tenaga kerja pemasangan baja ringan.

Untuk mendapatkan harga termurah dapat dilakukan dengan cara meminta daftar harga baja ringan kepada beberapa kontraktor kemudian membandingkannya untuk mendapatkan baja ringan murah sehingga dapat menghemat biaya membangun rumah.

Harga baja ringan yang murah merupakan bentuk upaya dalam menghemat biaya pembangunan rumah. Namun sebaiknya tetap berhati-hati agar tidak mendapatkan baja ringan yang murahan sehingga dapat dihasilkan sebuah konstruksi atap rumah yang kuat awet dan murah dengan kualitas yang maksimal serta dapat memberikan rasa aman dari bahaya kerobohan akibat struktur rangka atap tidak kuat menahan beban bangunan.

Baca Juga : Kelebihan Atap Fiber

Kelebihan dari baja ringan

(Asia Jaya Steel)

Mudah dipasang dan ringan

Berat rata-rata dari baja ringan biasanya hanya berkisar di angka 9 kg per meter perseginya. Berkat sifat ringan yang dimilikinya, atap baja ringan tidak hanya memudahkan pekerja bangunan saat proses pemasangan tapi juga bisa menghemat biaya penyewaan tukang karena waktu yang dihabiskan untuk memasang tidak perlu berlama-lama. Sistem penyambungan yang dimiliki oleh baja ringan begitu bervariasi, ada yang memakai baut besi, las, keling ataupun sekrup.

Berat dari baja ringan hanya sekitar 9 kg/m2 yang menjadikannya ringan ketika proses pemasangan. Tidak seperti kayu atau baja konvensional, baja ringan dapat menghemat waktu dalam proses instalasinya. Rangkaian baja mudah untuk dipasang karena memiliki sistem sambungan yang baik

Kuat dan berkualitas tinggi

Meski terbilang anak bawang dibanding dengan atap jenis lainnya, material atap baja ringan ini terbilang sangat kuat. Kerangka atap baja ringan tidak akan mudah berkarat dan cukup bandel dalam melindungi rumah dan keluarga saat menghadapi cuaca ekstrem. Kualitasnya jauh lebih tahan lama dibanding dengan atap kayu yang memiliki resiko keropos dan terserang rayap ataupun kerangka atap baja konvensional yang masih mudah berkarat seiring berlalunya waktu. Meski kelihatannya lebih tipis dan jauh lebih ringan, kenyataannya material ini tidak mudah menyusut ataupun memuai. Harganya pun sangat kompetitif bila dibandingkan dengan bahan material lainnya.

Baja ringan mampu menahan deformasi yang besar namun tidak menyebabkan kerusakan pada beban tarik pada proses konstruksi atau transportasi. Hal tersebut memiliki poin yang unggul dari pada kayu atau baja konvensional yang mudah hancur jika terkena beban berat secara tiba-tiba. Karena kelenturan dari baja ringan dapat menahan beban tersebut dan lebih fleksibel. 

Mudah disambung dan dibentuk

Kadang, kita sulit mewujudkan desain layout rumah impian karena desainnya cukup rumit jika disesuaikan dengan bahan material yang tersedia. Tapi tidak kali ini, Pins. Bahan material baja ringan mudah dipotong dan dibentuk sesuai dengan bentuk rangka atap yang sudah kita miliki. Setelah kerangka atap baja ringan terpasang pun, material ini bisa dengan mudah disambungkan dengan jenis atap lainnya dengan hanya menggunkaan material penghubung baja.

Dalam membangun rumah pastinya Pins ingin memiliki rumah yang sesuai dengan keinginan. Dengan baja ringan Pins dapat memesan bentuknya sesuai dengan konstruksi bangunan rumah yang Pins inginkan. Baja ringan juga mudah dipotong jika ada ketidaksesuaian pada rangka bangunan. 

Memiliki tegangan tarik yang tinggi

Dibandingkan dengan bahan material kerangka atap lainnya, atap baja ringan memiliki tekstur yang jauh lebih lentur dan jangan salah, hal ini sangat penting penting untuk dijadikan pertimbangan loh Pins. Kenapa? Karena semakin besar tegangan tarikan atap maka semakin banyak pula energi yang bisa diserap. Hal ini bertolak belakang dengan materi baja konvensional yang memiliki tegangan tarik rendah. Sebagai referensi saja nih, Pins. Material baja ringan memiliki tegangan tarik di angka rata-rata 550 Mpa sedangkan untuk material baja konvensional memiliki tegangan tarik di angka rata-rata 300 Mpa.

Ramah lingkungan karena bisa didaur ulang

Berkat sifat materialnya yang kuat dan tahan lama, kita bisa menggunakan bekas ataupun sisa baja ringan untuk bagian lain dari konstruksi rumah kita. Material baja ringan pun bisa dilelehkan dan dibentuk menjadi salah satu bahan bangunan dan fondasi rumah. Pemerintah juga sudah mengesahkan program memakai atap baja ringan dalam upaya menghemat penggunaan kayu dalam setiap kegiatan konstruksi, Pins. Otomatis, dengan menghemat penggunaan kayu, kita juga bisa membantu menghemat kayu dan menghentikan penebangan pohon sehingga hutan dan lingkungan di sekitar kita bisa menjadi lebih lestari lagi.

Anti Keropos dan Umur yang Panjang

Keunggulan lain dari baja ringan adalah daya tahannya yang tinggi dan memiliki kekuatan yang tahan lama. Dengan baja ringan Pins tidak perlu mengkhawatirkan rayap atau keropos. Baja ringan sudah terlapisi oleh bahan yang tahan terhadap korosif. 

Baca juga: Ingin Bangun Rumah Sendiri? Ini Info Harga Bahan Bangunan yang Harus Diketahui!

Kekurangan dari baja ringan

(Builder ID)

Selain keunggulan dan kelebihan yang dimiliki, material baja ringan juga punya beberapa kekurangan yang patut kita pertimbangkan sebelum membeli nih, Pins!

Biaya yang Tinggi

Dengan kualitas yang tidak sembarangan membuat baja ringan memiliki harga yang tidak murah. Harga baja ringan biasanya dihitung per 6 cm yang berharga mulai dari Rp30.000 hingga Rp120.000 yang berbeda-beda setiap merknya. Semakin tinggi harganya semakin baik pula kualitas baja ringan tersebut. 

Bukan termasuk material murah

Memiliki banyak kelebihan, tak heran kalau material baja ringan dibandrol dengan harga yang lebih mahal. Namun percayalah, untuk hal ini ada kualitas ada harga, Pins. Contohnya saja, harga baja ringan dihitung per 6 cm dari harga awal Rp 30.000 hingga Rp 120.000, harga ini pun belum termasuk biaya kelengkapan lain seperti reng, sekrup, kanal, alumunium foil dan genteng metalnya.

Baca juga: Bangun Rumah dengan Atap Baja Ringan? Pelajari Harga Baja Ringan

Bisa tergeser dan terbawa angin

Tenang, hal ini baru akan terjadi jika proses pemasangan tidak benar, Pins. Kemungkinan ini tetap ada karena sifat materialnya yang sangat ringan, apalagi di daerah-daerah yang memang pada dasarnya berangin cukup kencang, apalagi di saat musim hujan. Penyebabnya pun tak lain dan tak bukan karena sistem sambungan kerangka atap baja ringan ini hanya menggunakan baut sehingga menjadi sangat rawan saat angin besar datang dan bertiup kencang. Tapi, perlu diingat lagi yah Pins, hal ini hanya akan terjadi jika proses pemasangan kerangka atap ini tidak sempurna. Jadi, selalu yakinkan proses pemasangan ini sudah sempurna yah.

Tidak rapi dan kurang nilai estetik

Seperti yang kita perbincangkan sebelumnya, struktur atap rumah kita harus bisa menampung beban atap yang lumayan berat. Semakin berat jenis penutup atap yang dipasang otomatis kerangka atap yang dipasang semakin rapat. Meski memang bagus dari sisi kekuatan fondasi, jika dilihat dari sudut pandang estetika, kerangka atap baja ringan ini lumayan merusak keinginan bangunan. Terutama bila Pins memiliki sebagian atau seluruh atap yang transparan. Akan menjadi lebih baik kalau kerangka atap baja ringan ini dilapisi dengan plafon untuk menutup kerangka yang cukup berantakan.

Membutuhkan perhitungan yang matang

Untuk bisa membangun atap yang kuat dan tahan lama, baja ringan menggunakan sistem jaring untuk kerangka atapnya. Tapi perlu Pins ketahui, jaring dan kerangka ini bisa jadi berbahaya jika tidak diperhitungkan dengan teliti. Sebelum mulai membangun, ada baiknya Pins menghitung dan mempertimbangkan kemungkinan pemuaian dan penyusutan meski pada kenyataannya hal ini sangat jarang terjadi.

Tak bisa dipamerkan

Berbeda dengan jenis material atap lainnya, atap baja ringan tidak bisa dibuka secara transparan. Hal ini disebabkan oleh banyak hal terutama tampilannya yang tidak rapi seperti yang sudah dijelaskan di poin pertama. Salah-salah, hal ini dapat merusak estetika seluruh fasad rumah. Selain itu, jika material baja ringan terekspos matahari secara langsung dalam waktu yang sangat lama, maka rumah akan terasa panas. Inilah yang menjadi jawaban kenapa hampir semua atap baja ringan ditutupi kembali oleh kayu ataupun genteng agar rumah beserta para penghuninya bisa terlindungi dari panas dan tentunya menjadi lebih rapi.

Tidak sama seperti kayu yang estetik jika dihadirkan secara terbuka, baja ringan jelek jika dibiarkan terbuka. Tampilan dari baja ringan yang hanya memiliki warna besi menjadikan bangunan tampak suram jika tidak dilapisi apapun. Maka dari itu mengapa setiap konstruksi dengan baja ringan pasti dilapisi lagi dengan bahan lainnya. 

Baca Juga:

Cara Menghitung RAB
Model Keramik Lantai Minimalis

Tips Memilih Atap Baja Ringan

Yakin, ingin menggunakan baja ringan sebagai atap rumah Pins? Tapi sebelumnya, make sure kita mengetahui beberapa faktor penting yang wajib diperhatikan dalam pemilihan baja ringan sebagai atap rumah.

Pilih baja ringan yang memiliki lapisan anti karat

Setiap rangka atap baja ringan wajib memiliki lapisan anti karat. Jika musuh kayu adalah lapuk, maka musuh baja ringan adalah karat. Semakin tebal lapisannya, akan semakin baik.

Pilih baja ringan yang memiliki garansi

Cari baja ringan yang memiliki garansi, Pins. Pastikan dengan menanyakannya kepada penjual atap baja ringan. Kebanyakan toko menawarkan garansi penuh 1 tahun.

Pilih baja ringan dengan fitur yang lengkap

Pilih baja ringan yang dilengkapi dengan panduan untuk mendesain struktur baja ringan, paku self-drilling, dan bracing atau sistem pengaku.

Semantara untuk pemasangannya, atap baja ringan sangat membutuhkan ketelitian, Pins. Pokoknya, jangan sampai ada kesalahan dalam pemasangannya. Kalau sampai terjadi, keluhan bocor atau merembes dari atap saat hujan bisa dialami.


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap seperti rumah pada perumahan Widari Village di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel