Pinhome

Tips Properti

Pelajari Bagaimana Mendaftar Rumah Subsidi Pemerintah

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 3 menit membaca

Memiliki rumah adalah idaman setiap orang. Namun, harga rumah yang tidak murah terkadang jadi kendala bagi sebagian orang. Belum lagi uang muka yang besar. Oleh karena itu, pemerintah membantu masyarakat agar memiliki hunian melalui rumah subsidi pemerintah dan KPR. Nah, bagaimana cara mendaftar rumah subsidi pemerintah? Yuk simak selengkapnya di sini!

Pasti Pins sudah tidak asing dengan istilah KPR subsidi, kan? KPR merupakan singkatan dari Kredit Pemilikan Rumah. KPR jenis ini merupakan subsidi langsung dari pemerintah yang membantu masyarakat berpenghasilan di bawah 7 juta rupiah per bulan untuk memiliki rumah layak huni dengan harga yang terjangkau.

Kendala yang biasanya dialami ketika akan membeli rumah adalah uang muka yang besar. Nah, dengan subsidi ini kamu bisa membeli rumah layak huni hanya dengan membayar uang muka sebesar 1% dari harga jual rumah. Malah terkadang ada program subsidi pemerintah dengan DP 0%, yang artinya kamu tidak perlu membayar DP sama sekali, Pins!

Keuntungan yang lain dari program ini adalah tingkat suku bunga yang rendah, cicilan terjangkau dan flat dengan jangka waktu angsuran hingga 20 tahun. Kamu pun bebas dari premi asuransi dan PPN.

Apa syarat untuk mendapatkan KPR Subsidi?

Warga negara Indonesia dan usia
Program KPR hanya ditujukan untuk WNI dengan usia diatas 21 tahun dan telah menikah.

Belum memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi pemerintah
Pemohon KPR haruslah yang belum pernah memiliki rumah sama sekali, karena program ini bertujuan untuk masyarakat menengah ke bawah agar memiliki rumah yang layak dihuni.

Penghasilan tidak lebih dari 8 juta
Pemerintah menetapkan bagi masyarakat yang ingin membeli rumah dengan program ini maka penghasilan tidak boleh lebih dari 8 juta rupiah.

Masa kerja
Bagi pemohon program KPR harus mempunyai masa kerja atau bidang usaha minimal satu tahun.

Mempunyai NPWP dan SPT pajak penghasilan orang pribadi
Setiap pemohon wajib mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Masa pajak penghasilan (PPh 21).


Setelah syarat-syarat di atas terpenuhi, Pins juga harus melengkapi beberapa dokumen di bawah ini:

  • Formulir aplikasi kredit yang dilengkapi pas foto terbaru  pemohon dan pasangan.
  • Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemohon dan pasangan, fotocopy kartu keluarga, fotocopy surat nikah atau cerai.
  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dan Surat Keterangan Domisili serta laporan keuangan tiga bulan terakhir (untuk pemohon wiraswasta)
  • Fotocopy izin praktik (untuk pemohon profesional)
  • Slip gaji terakhir atau surat keterangan penghasilan, fotokopi Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Tetap atau Surat Keterangan Kerja (untuk pemohon pegawai).
  • Fotocopy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Itu dia beberapa hal yang wajib kamu ketahui tentang rumah subsidi pemerintah, jadi Pins tidak perlu takut untuk mulai mencicil rumah karena program pemerintah ini dapat menolong Pins untuk mendapatkan rumah yang layak dengan harga yang terjangkau.

Baca juga: Beli Rumah dengan KPR? Pahami Dulu Proses dan Prosedur Akad Kredit dari Awal hingga Akhir

Bagi Pins yang sedang bingung mencari rumah yang tepat, ayo temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Kantor Properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel