Kamus Istilah Properti

Pinjaman

istilah properti

Pinjaman

Menurut KBBI, pinjaman merupakan yang dipinjam atau dipinjamkan. Secara bebas, kita dapat mengartikan bahwa pinjaman adalah sesuatu yang berharga yang diberikan sementara kepada orang lain dalam kurun waktu tertentu untuk digunakan dan akan dikembalikan jika jatuh tempo tiba.

Dilansir dari OJK, pinjaman atau kredit merupakan fasilitas keuangan yang memungkinkan seseorang atau badan usaha meminjam uang untuk membeli produk dan membayarnya kembali dalam jangka waktu yang ditentukan dengan dikenakan bunga. Berdasarkan Undang-Undang Perbankan, kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat disamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam antara bank dan pihak lain, yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga. Kredit disediakan oleh bank umum konvensional, BPR, dan Pegadaian. 

Sementara itu, pembiayaan merupakan dukungan pendanaan untuk kebutuhan atau pengadaan barang/aset/jasa tertentu yang mekanisme umumnya melibatkan tiga pihak yaitu pihak pemberi pendanaan, pihak penyedia barang/aset/jasa tertentu, dan pihak yang memanfaatkan barang/ aset/ jasa tertentu. Produk pembiayaan disediakan oleh bank umum syariah/ unit usaha syariah/ BPRS, dan perusahaan pembiayaan. Namun, terdapat pula mekanisme yang hanya melibatkan dua pihak seperti pembiayaan emas di bank/BPR Syariah dan pembiayaan dengan cara jual dan sewa balik (sale and lease back).

Jenis-jenis pinjaman

Berdasarkan sifat kegunaan

1. Kredit modal kerja

Kredit modal kerja merupakan pinjaman yang diberikan kepada perusahaan untuk memperluas atau memperbesar usaha sehingga meningkatkan kemampuan operasional perusahaan tersebut. Pinjaman ini bersifat produktif.

2. Kredit investasi

Kredit investasi merupakan pinjaman yang diberikan kepada seseorang atau suatu perusahaan untuk kepentingan berinvestasi. Ditilik dari kegunaan dan waktunya, pinjaman ini bersifat jangka panjang, baik dari pengambilan keuntungan dan pengembaliannya.

Berdasarkan jangka waktu

1. Kredit jangka pendek

Kredit jangka pendek adalah pinjaman yang harus dilunasi dalam waktu kurang dari satu tahun. Biasanya, pinjaman ini dikucurkan oleh bank untuk usaha-usaha kecil dan menengah serta perorangan.

2. Kredit jangka menengah

Kredit jangka menengah merupakan pinjaman yang harus dilunasi dalam kurun waktu 1 hingga 3 tahun. Salah satu wujud dari pinjaman jangka menengah merupakan kredit kendaraan bermotor.

3. Kredit jangka panjang

Kredit jangka panjang merupakan pinjaman yang harus dilunasi dalam waktu lebih dari 3 tahun. Pinjaman ini biasanya dilakukan untuk transaksi-transaksi besar, seperti investasi, modal perusahaan besar, hingga kredit pemilikan rumah (KPR)

Berdasarkan sifat penggunaannya

1. Pinjaman konsumtif

Pinjaman konsumtif adalah pinjaman yang diberikan untuk membeli barang-barang yang dipakai secara pribadi, misalnya kredit kendaraan bermotor, KPR, pinjaman kartu kredit, dan sebagainya.

2. Pinjaman komersial

Pinjaman komersial adalah pinjaman yang digunakan untuk membiayai kegiatan usaha. Nantinya, pinjaman ini akan dikembalikan dari hasil usaha yang dibiaya tersebut.

Berdasarkan jaminan atau agunan

1. Kredit jaminan orang

Kredit jaminan orang adalah pinjaman yang diberikan dengan jaminan orang yang mengajukan itu sendiri. Pinjaman ini biasanya dilakukan antar keluarga, teman, dan lain-lain.

2. Kredit jaminan efek

Kredit jaminan efek adalah pinjaman dengan jaminan berupa surat berharga atau saham.

3. Kredit jaminan barang

Kredit jaminan barang adalah pinjaman yang jaminannya merupakan barang bergerak, seperti kendaraan bermotor, logam mulia, dan sebagainya.

4. Kredit jaminan dokumenKredit jaminan dokumen adalah pinjaman yang dijaminkan dengan dokumen, misalnya surat tanah, Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), Letter of Credit, dan sebagainya.