Kamus Istilah Properti

Jenis Bangunan

istilah properti

Jenis Bangunan

Jenis bangunan adalah berbagai macam struktur buatan manusia yang terdiri atas dinding dan atap yang didirikan secara permanen di suatu tempat.

Apa itu Jenis Bangunan? 

Pengertian bangunan adalah struktur hasil karya manusia yang terdiri atas dinding dan atap, mempunyai tinggi yang didirikan secara permanen di suatu tempat. Struktur bangunan sendiri dapat diartikan sebagai bagian-bagian yang membentuk berdirinya sebuah bangunan, mulai dari pondasi, sloof, dinding, kolom, ring, kuda-kuda, hingga atap.

Saat ini terdapat beberapa jenis bangunan terdiri dari banyak bentuk yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan manusia. 

Fungsinya pun tak hanya sebatas tempat tinggal, tetapi bangunan juga memiliki kebutuhan untuk menjawab keperluan dalam hal pemerintah, komersial, fasilitas pendidikan, kesehatan, budaya, dan lain-lain. 

Jenis Struktur Bangunan

(Jasa Arsitek Malang)

Sebelum mengetahui jenis bangunan, penting juga untuk mengetahui struktur bangunan. Pada umumnya, struktur bangunan sendiri terdiri atas tiga jenis, yakni:

  • Struktur bawah: bagian-bagian bangunan yang terletak di bawah permukaan tanah, contohnya pondasi dan sloof.
  • Struktur tengah berada di antara tanah dan atap, seperti dinding, kolom, dan ring. 
  • Structure atas, berfungsi sebagai penopang atap dan berbentuk memanjang ke atas. Contoh struktur ini adalah pondasi, rangka, serta kuda-kuda.

Jenis Bangunan Berdasarkan Tekniknya

Bangunan Teknik Sipil Kering

Bangunan sipil kering adalah sebuah proyek bangunan yang fungsinya berkaitan dengan interaksi dengan berbagai macam bangunan dengan tempat-tempat yang kering.

Elemen yang harus diperhatikan dalam menjalankan metode pekerjaan sipil kering itu sendiri meliputi atap dan rangka atap, ring balok dan kolom, dinding, sloof, pintu, jendela, ventilasi, kunci-kunci, plafon, hingga lantai.

Adapun contoh dari bangunan teknik sipil kering yaitu:

  • Rumah tinggal
  • Gedung
  • Jalan raya
  • Pabrik
  • Bandara

Bangunan Teknik Sipil Basah 

Pengerjaan sipil basah adalah suatu bangunan atau suatu tempat yang dibangun berhubungan dengan air. Pada sipil basah, biasanya setiap sudutnya akan berinteraksi dengan tempat-tempat yang basah atau berair atau juga dengan tanah.

Pengerjaan yang dilakukan dalam proyek yang satu ini meliputi pengerjaan pondasi (terutama pondasi bagian dalam), pengerjaan jembatan di sekitar perairan, pekerjaan hidrologi, serta pengerjaan pelabuhan di sekitar area pantai dan laut.

Contoh jenis bangunan teknik sipil basah yaitu:

  • Saluran irigasi
  • Menara air
  • Bendungan
  • Pelabuhan  

Jenis Bangunan Berdasarkan Fungsinya

(detikInet)

1. Tempat Tinggal

Bangunan tempat tinggal termasuk salah satu bentuk proyek sipil kering untuk memenuhi kebutuhan manusia akan “papan”.

Pembuatan bangunan ini harus memperhatikan faktor keamanan dan kenyamanannya penghuninya. 

Contoh-contoh bangunan rumah tinggal antara lain:

  • Rumah
  • Komplek perumahan
  • Rumah susun
  • Apartemen
  • Mess
  • Kontrakan dan kos-kosan
  • Asrama

2. Bangunan Komersial

Jenis bangunan komersial didirikan untuk mendukung aktivitas dan keperluan bisnis komersial meliputi jual, beli, dan sewa. 

Faktor lokasi yang strategis memegang peranan penting bagi kesuksesan bangunan ini.

Contoh-contoh bangunan komersial di antaranya:

  • Pasar
  • Pertokoan
  • Supermarket
  • Mall
  • Perkantoran

3. Bangunan Sarana Pendidikan 

Tujuan dari bangunan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam hal sarana pendidikan dalam memperoleh ilmu dan pengetahuan.

Beberapa contoh dari bangunan pendidikan misalnya:

  • Sekolah
  • Perpustakaan
  • Sanggar
  • Laboratorium

4. Bangunan Sarana Kesehatan

Demi menunjang kebutuhan untuk meningkatkan kesehatan manusia, maka dibuatlah berbagai bangunan sarana kesehatan.

Contoh bangunan untuk kesehatan diantaranya:

  • Rumah sakit
  • Puskesmas
  • Klinik
  • Apotek
  • Laboratorium medis
  • Gymnasium
  • Salon kecantikan
  • Pusat terapi
  • Pusat rehabilitasi.

5. Bangunan Peribadatan

Manusia juga harus memenuhi kebutuhan dalam hal menjalin hubungan dengan Tuhan. Untuk itu, ada macam bangunan yang berfungsi sebagai tempat beribadah dan upacara keagamaan.

Bangunan peribadatan ini disesuaikan dengan agama yang dianut manusia, seperti:

  • Masjid untuk umat Islam
  • Gereja untuk umat Kristen
  • Kelenteng untuk penganut agama Tri Dharma Taoisme Konghucu
  • Pura untuk umat Hindu
  • Vihara untuk Budha

6. Penginapan

Jenis bangunan penginapan dibuat untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk berpindah tempat secara mobilitas atau akomodasi.

Keberadaan penginapan membuat seseorang bisa menyewanya dalam beberapa waktu. Contoh bangunan penginapan antara lain:

  • Hotel
  • Cottage
  • Wisma Tamu 
  • Vila

7. Bangunan Transportasi

Kebutuhan manusia untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lain juga mengharuskan terciptanya bangunan untuk keperluan transportasi.

Di bangunan fasilitas transportasi ini juga umumnya dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas layanan yang menunjang alat transportasi tersebut.

Bangunan ini dibuat sebagai pusat dari alat transportasi tertentu. Misalnya:

  • Terminal untuk tempat berhentinya bus
  • Pelabuhan sebagai tempat menepinya kapal
  • Stasiun untuk pemberhentian kereta api
  • Bandara sebagai tempat mendaratnya pesawat

8. Bangunan Budaya dan Hiburan

Budaya dan hiburan saling berkaitan satu sama lain. Jenis bangunan budaya dipakai untuk melestarikan dan atau mempertunjukkan suatu kebudayaan. 

Sedangkan bangunan hiburan adalah bangunan yang dipakai sebagai tempat menciptakan hal-hal yang menghibur. 

Sementara itu contoh dari bangunan ini adalah:

  • Gedung pertunjukan 
  • Bioskop
  • Museum 

9. Bangunan Pemerintahan dan Layanan Publik

Bangunan pemerintahan digunakan oleh pemerintah untuk menunaikan tugas dan kewajibannya. 

Beberapa bangunan ini juga harus menciptakan kebutuhan akan layanan publik seperti dalam pengurusan data kependudukan, berkas-berkas resmi, surat perijinan, laporan pengaduan, dan lain-lain.