Kamus Istilah Properti

Low Rise Apartment

istilah properti

Low Rise Apartment

Low rise apartment adalah jenis apartemen berskala kecil yang mana jumlah lantainya tidak lebih dari enam lantai. Bangunan apartemen ini juga tidak terlalu tinggi.

Apa itu low rise apartment?

(Kompas)

Apartemen merupakan salah satu hunian yang banyak dibangun untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal di daerah urban. Hal ini dikarenakan kawasan urban tidak punya banyak lahan. MembFuat bangunan vertikal merupakan sebuah jawaban akan permasalahan rumit soal lahan. Dengan begini, developer bisa membuat satu konstruksi dengan lebih banyak unit hunian.

Beberapa pihak merasa nyaman untuk tinggal di apartemen. Ada juga yang menjadikan properti jenis ini sebagai aset investasi. Apabila Pins, sedang mencari apartmen yang punya harga terjangkau, pilihan dapat dijatuhkan pada low rise apartment.

Low rise apartment adalah jenis apartemen berskala kecil. Beberapa sumber mengatakan bahwa jumlah lantai apartemen jenis ini tidak lebih dari 6 lantai. Sementara itu, beberapa sumber lain berpendapat bahwa lantai dari apartemen berskala kecil ini maksimal hanya 4 lantai saja.

Beberapa apartemen jenis ini ada yang dijual dengan furniture penuh di dalamnya. Banyak juga yang dijual kosong, tanpa barang apapun di dalamnya.

Meskipun tergolong bangunan vertikal, banyak developer low rise apartment melakukan development bangunan ke arah samping. Jadi, hunian di apartemen jenis kemungkinan akan lebih mirip dengan rumah karena pembangunan yang didasarkan dengan melebarkan konstruksi. Unit-unit hunian akan mendapatkan ruang yang cukup lebar seperti halnya rumah.

Baca Juga:

Keuntungan tinggal di low rise apartment

Strukturnya yang berbeda dengan bangunan apartemen yang berlantai lebih banyak membuat adanya beberapa perbedaan yang menjadi sisi positif dari low rise apartment. Adapun keuntungan yang dimaksud adalah sebagai berikut.

Dimensi hunian lebih luas

Seperti yang sudah disinggung pada bagian sebelumnya, unit hunian yang ada di apartemen jenis ini mempunyai dimensi yang lebih luas. Hal ini dikarenakan dasar pembangunan yang dilakukan pada apartemen jenis ini adalah pembangunan melebar. Sebuah alternatif yang menarik untuk dipilih apabila kamu sedang mencari sebuah hunian yang lebih mirip dengan rumah namun bertempat di bangunan vertikal.

Akses yang mudah ke lantai dasar

Hunian yang ada di bangunan jenis ini lebih dekat aksesnya dengan lantai dasar. Jadi, para penghuni bisa sangat mudah untuk bersantai di area outdoor sekitar apartemen. Hal ini dikarenakan lantai dari apartemen jenis ini tidak terlalu tinggi. Untuk pihak-pihak yang punya ketakutan untuk tinggal di bangunan-bangunan tinggi, apartemen jenis ini bisa menjadi alternatif pilihan untuk ditinggali. Begitu juga saat terjadi bencana. Evakuasi para penghuni juga akan lebih mudah dilakukan.

Cenderung lebih tenang

Jumlah unitnya yang lebih sedikit dibandingkan dengan apartemen yang bidang bangunannya lebih tinggi menjadi alasan low rise apartment cenderung lebih tenang. Jadi, tinggal di apartemen jenis ini bisa memperkecil kemungkinan kamu untuk terganggu dengan adanya suara gaduh.

Terkesan eksklusif

Jumlah unitnya yang tidak terlalu banyak juga menjadi nilai plus terkait eksklusivitas dari apartemen jenis ini. Dengan begitu, fasilitas umum yang dibangun untuk penghuninya akan lebih privat dan eksklusif dibandingkan dengan apartemen yang punya banyak unit hunian. Misalnya, kolam renang, area bermain, dan lain-lain.

Sedikitnya unit dipengaruhi oleh keterbatasan bidang bangunan dari apartemen. Jika apartemen berada di lokasi yang strategis dan diminati oleh banyak orang, maka ada kemungkinan harga dari unit apartemen ini akan naik lebih cepat karena keterbatasan pasokan hunian.

Baca Juga:

Memilih unit di lantai bawah atau lantai atas?

(Kompas)

Ketika kita memutuskan untuk membeli sebuah apartemen, maka hal selanjutnya yang perlu kita lakukan adalah menentukan keberadaan unit yang akan kita pilih. Keberadaan yang dimaksud adalah di lantai mana unit tersebut berada. Apakah berada di lantai bawah atau lantai atas.

Masing-masing lantai punya kelebihan masing-masing. Adapun kelebihan yang dimaksud akan dijelaskan pada bagian di bawah ini.

Kelebihan unit di lantai bawah

  • Lebih mudah untuk mengakses jalan.
  • Tidak perlu berjalan lebih jauh atau menunggu lift untuk mengaksesnya.
  • Lebih dekat dengan area hijau ketimbang unit yang ada di lantai atas.

Kelebihan unit di lantai atas

  • Pemandangan dari unit di lantai atas lebih baik ketimbang unit yang ada di lantai bawah.
  • Lebih privat karena orang-orang yang mengakses lantai tersebut cenderung lebih sedikit (kecuali ada fasilitas umum di area atas apartemen).
  • Cenderung lebih tenang karena jauh dari jalan dan pusat aktivitas yang kebanyakan di lantai bawah apartemen.
  • Lebih sedikit serangga karena jauh dari genangan air atau area hijau apartemen.
  • Lebih baik dalam urusan sirkulasi udara karena punya kecenderungan untuk tidak terhalang oleh bangunan lain. Angin di area yang lebih tinggi juga bertiup lebih kencang.

Penjelasan di atas menjadi akhir dari artikel yang membahas tentang low rise apartment. Semoga apa yang sudah diutarakan di penjelasan-penjelasan tadi bisa membantu kamu ya, Pins! Sampai jumpa di artikel Glossary selanjutnya ya!

Baca Juga:

Featured Image Source: Summareconserpong.com


Temukan pilihan rumah terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. Cek pilihan rumah di Kota Jakarta Selatan terbaik dari Pinhome sekarang!

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.