Kamus Istilah Properti

Koridor

istilah properti

Koridor

Koridor adalah sebuah lorong yang menjadi penghubung antar ruang atau tempat.

Apa Itu Koridor?

koridor
(Light Glass)

Istilah koridor mengacu pada lorong panjang di dalam bangunan yang memiliki pintu di kedua sisinya. Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), koridor adalah lorong dalam rumah; lorong yang menghubungkan gedung yang satu dengan gedung yang lain. 

Pins bisa menemukan koridor di berbagai jenis bangunan, seperti rumah, apartemen, perkantoran, hotel, rumah sakit, hingga penjara. Area yang disebut sebagai hallway ini juga mengarah pada lorong di dalam kereta api atau kapal.

Biasanya ukuran lorong ini tidak lebar tetapi panjang dan menghubungkan berbagai bagian bangunan. Namun, seberapa lebar koridor tergantung pada fungsi bangunan. Misalnya, rumah sakit dan hotel memiliki ukuran yang lebih lebar karena harus bisa memuat koper, troli, tempat tidur, kursi roda, dan sebagainya.  

Selain itu, desain koridor pada rumah sakit atau hotel, harus memungkinkan arus lalu lintas dua arah. Sebagai penghubung, sebuah koridor biasanya dibiarkan kosong tanpa isi. Meski demikian, Pins juga bisa menata penampilan area atau ruang ini supaya terlihat menarik.

Koridor mungkin memerlukan akses cahaya alami dari jendela maupun melalui penerangan yang baik secara artifisial untuk menghindari sudut gelap dan memungkinkan sirkulasi udara lebih baik. 

Fungsi Koridor pada Bangunan

fungsi koridor

Fungsi utama sebuah koridor adalah sebagai penghubung antar ruang, gedung, atau tempat tertentu. Selain itu, ada beberapa manfaat dan fungsi lorong ini, antara lain:

  • Sebagai area yang akan menghubungkan satu ke ruangan ke ruangan lain, atau satu gedung ke gedung yang lain.
  • Jalur yang digunakan manusia untuk berjalan dari sebuah ruang ke ruangan lainnya, baik itu di dalam rumah ataupun di luar bangunan.  
  • Menciptakan suatu bentuk privasi di dalam bangunan, sehingga Pins tidak perlu melewati satu ruangan untuk menuju ke ruangan lainnya.  
  • Mendukung sejumlah aktivitas seperti berjalan kaki, berhenti sejenak, hingga menikmati pemandangan.  
  • Kalau ditata dengan baik, lorong ini dapat meningkatkan keindahan dan daya tarik bangunan.

Jenis Koridor

Lorong ini memiliki dua jenis koridor, yaitu single loaded dan double loaded. Jenis ini dibedakan berdasarkan berapa jumlah ruangan yang dilalui melalui corridor tersebut. Yuk, simak penjelasannya berikut ini, Pins!

Single Loaded Corridor

(Pinterest)

Single loaded adalah corridor yang berfungsi sebagai akses satu bagian sisi ruang saja. Biasanya, tipe ini terdapat pada bagian yang menghadap di satu deret ruangan dan menghadap langsung pada bukaan jendela atau ruang.

Adapun salah satu kelebihan dari pengaturan single-loaded corridor adalah dapat memungkinkan terciptanya ruang corridor yang terang dan berventilasi alami.  

Double Loaded Corridor

(The Architecture Factory)

Sebaliknya, double loaded ditujukan untuk corridor yang menuju dua ruangan atau lebih. Jenis ini dijadikan solusi untuk bangunan dua sisi dan berukuran lebih besar dan lalu lintas orang yang lebih banyak. Bagian lorong ini akan berada diantara dua deret ruangan.

Keunggulan dari jenis ini adalah efisiensi ruang sirkulasi yang lebih besar dibandingkan dengan single loaded corridor. Pins akan menemukan jenis ini di berbagai fasilitas publik, seperti corridor di stasiun dan terminal.

Tips Mendesain Koridor di Rumah

desain koridor
(Homenish)

Tertarik menghadirkan corridor di dalam rumahmu, Pins? Pastikan kamu sudah mengetahui cara mendesain koridor agar bisa berfungsi secara maksimal berikut ini:

Letak Koridor

Sebenarnya, letak area ini bisa diletakkan di mana saja. Misalnya, di antara pintu depan dan taman, atau ruang tengah dengan kamar. Bahkan, cukup dengan menghadirkan sejumlah tiang atau tepian pada plafon dari area balkon pun sudah tercipta ruang koridor yang cantik.

Tak hanya di dalam rumah, Pins juga bisa meletakkannya di luar rumah. Keunggulannya, area ini bisa dijadikan sebagai tempat bersantai dan mencari ketenangan. 

Ukuran Koridor yang Tepat

Mengingat fungsinya lorong ini sebagai jalur penghubung sehingga syarat utama dalam mendesainnya yaitu harus mampu dilewati oleh orang dengan nyaman. Caranya dengan menentukan ukuran corridor yang akan dihadirkan di dalam rumah.

Ukuran lebar ideal koridor adalah disesuaikan dengan kondisi dua setengah kali lebar bahu orang dewasa. Melansir dari Interior Design, ukuran idealnya yaitu satu setengah meter, perhitungan ini didapat dari ukuran standar tubuh manusia yaitu 60 cm.

Kemudian, Pins bisa memberikan jarak antara manusia dengan batasan dinding sebesar 10 cm. Lalu, untuk tinggi dan panjang koridor bisa disesuaikan dengan ukuran ruangan yang akan dihubungkan.

Tentukan Konsep Desain Koridor

Setelah tahu lokasi dan ukurannya, Pins bisa langsung menentukan konsep desain koridor yang akan digunakan. Utamakan, desain koridormu selaras dengan tema desain rumahmu secara keseluruhan. 

Misalnya, konsep rumahmu bergaya industrial, maka desain corridor bisa menyesuaikan dengan tiang-tiang penyangga dari besi atau alumunium. Begitupun kalau rumahmu bergaya vintage atau rustic. Elemen dekorasi dari kayu, batu, atau unsur alami lainnya, bisa kamu tambahkan sebagai pemanis agar area ini bisa jadi hangat dan juga indah. 

Pastikan Ruang Koridor Mendapatkan Pencahayaan yang Baik

Mengingat area ini berupa lorong, maka pencahayaan adalah hal penting yang harus diperhatikan. Pencahayaan akan memberikan dampak dan pengaruh langsung terhadap suasana dan nuansa suatu ruang.

Kalau koridormu terbuka, maka dapat memanfaatkan sinar matahari sebagai aksesori dinding dengan cara menambah lubang angin atau roster pada dindingnya. Lalu, Pins juga bisa menambahkan lampu yang terang merata di seluruh bagian lorong. Pilihlah lampu berwarna putih yang terang untuk ukuran corridor yang tidak terlalu besar. 

Tempatkan Furnitur Multifungsi

Siapa bilang area corridor tak bisa ditempatkan furnitur? Furnitur ini berfungsi untuk membuat area ini menjadi semakin hidup. Jadi, pilihlah bentuk dan ukuran furnitur yang sesuai dengan koridormu, Pins! 

Pilih furnitur yang minimalis dan bentuk yang kompak. Misalnya, kabinet serbaguna, rak multifungsi untuk menyimpan sepatu, dan sebagainya. Berkreasilah dengan menambahkan cermin atau benda mengkilap lainnya di koridor agar bisa memantulkan cahaya dengan baik.

Bagaimana, Pins, sudah siap menciptakan area penghubung ini menjadi semakin cantik? Semoga informasi ini bermanfaat untukmu, ya!


Temukan pilihan rumah terlengkap di Aplikasi Pinhome. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini.

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.