Kamus Istilah Properti

Budget

istilah properti

Budget

Budget adalah kegiatan untuk merencanakan keuangan pada periode tertentu agar tetap stabil.

Apa itu Budget? 

Istilah budget dalam bahasa Indonesia memiliki arti anggaran adalah perencanaan atau perkiraan. Biasanya anggaran dibuat dalam satuan waktu bulanan.

Seorang ahli ekonomi, Munandar (2011), memberikan penjelasan mengenai budget:

“Suatu rencana yang disusun dengan sistematis yang meliputi semua aktivitas perusahaan yang dinyatakan dalam unit atau kesatuan moneter yang berlaku untuk jangka waktu tertentu.”

Budget diperlukan dalam berbagai macam kegiatan, seperti mempersiapkan membeli rumah, membangun rumah, renovasi, hingga budgeting dalam keuangan keluarga. 

Fungsi Budget

Fungsi budget
(Pixabay)

Tak sedikit orang yang meremehkan fungsi mengatur budget keuangan. Padahal ada banyak fungsi dan manfaat budget dalam kehidupan. 

Budget Sebagai Perencanaan

Proses pengaturan budget alias budgeting ini idealnya dilakukan pada awal bulan. Dengan tersusunnya budget, maka terdapat perencanaan tertulis yang memberi gambaran jelas mengenai kegiatan ke depan dalam jangka waktu yang ditentukan.

Ketika mengatur budget lebih terperinci, Pins bisa mengetahui untuk apa saja uang digunakan dalam sebulan ke depan. 

Budget Sebagai Pelaksanaan

Setelah melakukan perencanaan, budget dapat dijadikan sebagai pedoman penggunaan pendapatan. Budget berperan penting dalam menyelaraskan setiap bagian kegiatan.  

Hasilnya, keuangan Pins pun jadi lebih terkontrol. Tak perlu lagi bingung berapa uang yang dapat dikeluarkan untuk masing-masing pos. Bahkan, pembuatan anggaran yang tepat, dapat meningkatkan tabungan dan investasi bulanan, lho! 

Budget Sebagai Pengawasan

Setelah menyusun dan melaksanakan budgeting yang dibuat, Pins juga bisa melakukan pengawasan dan evaluasi di akhir periode. 

Tujuannya untuk menghindari penggunaan uang yang melebihi anggaran (over budget).  Idealnya dilakukan setiap akhir pekan. Tetapi, Pins juga dapat melakukan pengawasan anggaran setiap akhir bulan.

Budget Sebagai Sarana Komunikasi

Fungsi budget terakhir yaitu sarana komunikasi. Jika Pins menyusun budget untuk kebutuhan keluarga, maka setiap anggota keluarga dapat saling memperingatkan untuk mematuhinya. 

Misal Istri memberi peringatan kepada suami untuk mengurangi biaya untuk belanja kebutuhan-kebutuhan pribadi. Begitupula suami juga dapat memperingatkan istri untuk menambah pengeluaran untuk ke bengkel. 

Simulasi Mempersiapkan Budget Rumah 

Simulasi
(Pixabay)

Setelah mengetahui fungsi budget yang begitu besar terutama dalam perencanaan keuangan keluarga, apakah Pins tertarik langsung mempraktikkannya?

Nah, jika saat ini Pins ingin mempersiapkan budget membangun rumah, berikut ini simulasi dan pedomannya.  

Harus diketahui bahwa ukuran rumah tidak sama dengan luas tanah yang digunakan. Untuk itu, pastikan Pins menghitung ukuran rumah dan keseluruhan luas dengan teliti dan cermat.

Contohnya seperti untuk material bagian dinding, langit-langit, lantai, serta keperluan finishing. Berikut ini simulasinya: 

  • Panjang x lebar (9 m x 10m)= 90 m²
  • Estimasi biaya membangun per meter persegi= Rp4.000.000

Total anggaran membangun rumah= ukuran rumah x total biaya membangun per m²

Jadi, Pins harus mempersiapkan anggaran untuk bangun rumah yaitu: 

90 m² x Rp4000.000 = Rp360 juta. 

Jika ingin membangun dua tingkat, biaya tersebut harus dikalikan dua. Selain itu, sebisa mungkin Pins harus mempersiapkan dana tambahan untuk membangun rumah sebesar 10% dari total semua pengeluaran yang diperlukan.

Tips Biar Bangun Rumah Biar Hemat Budget 

Tips bangun rumah hemat
(Pixabay)

Seringkali saat ingin membangun rumah terjadi over budget. Hal ini biasanya terjadi secara tidak terduga. Bisa saja dikarenakan biaya material yang tiba-tiba naik, atau waktu pengerjaan yang molor.

Pins sebenarnya bisa menyiasatinya dengan beberapa cara, seperti: 

1. Melakukan Pencatatan dengan Detail 

Ketika Pins punya impian ingin membangun rumah, maka Pins bisa mulai melakukan pencatatan secara terperinci. Hal ini sangatlah penting agar penggunaan uang dapat dimonitor dengan baik. 

Pins bisa melakukannya mandiri dengan cara mengatur perkiraan berapa pengeluaran dana. Catat sendiri harga material, biaya tukang yang akan mengerjakan, hingga biaya tak terduga. 

Kalau mau lebih gampang, Pins bisa mengandalkan kontraktor, konsultasikan terlebih dulu soal dana yang dimiliki. 

Perlu diingat, dalam menentukan anggaran pembangunan rumah harus secara rinci dan jelas. Semuanya harus kamu catat dan rekam di dalam sebuah tabel khusus. Sebab, rencana anggaran kamu akan menjadi acuan dan panduan kamu dalam membangun rumah dari awal sampai akhir. Dengan begitu, Pins bisa tahu perkiraan total anggaran yang diperlukan untuk membangun rumah idaman.

2. Buat Gambaran Rancangan Anggaran Pembangunan

Rancangan biaya merupakan salah satu hal penting yang tidak boleh Pins lewati. Untuk melakukannya, Pins bisa memulainya dengan perencanaan ukuran tanah dan bangunan, kesesuaian bentuk rumah yang diinginkan, serta waktu pembangunannya. 

Tentukan dulu tipe rumah yang terdiri dari luas tanah dan luas bangunan. Nah, penentuan tipe rumah bisa Pins sesuaikan dengan kebutuhan. 

Selanjutnya, tentukan juga bentuk rumah dan denah yang diinginkan. Apakah mau dua lantai, atau satu lantai.  

3. Survei Harga Material  

Sebagai pemilik rumah, maka tak ada salahnya untuk melakukan survei lapangan terhadap harga material dan bahan bangunan lainnya yang dibutuhkan untuk membangun rumah impian. Sebab, biaya bahan bangunan inilah yang sering kali menjadi sumber bengkaknya anggaran secara tiba-tiba.

Untuk Pins ketahui, setiap toko bangunan akan mematok harga bahan mulai dari semen, keramik, hingga cat yang sangat bervariasi. Jadi, Pins bisa mulai mendatangi beberapa toko bahan bangunan agar bisa melakukan pembandingan sehingga bisa menemukan yang paling sesuai dengan uang yang dimiliki. 

Selain dari segi harga produknya, jangan sampai terlewatkan biaya lainnya seperti jarak dari rumah, biaya transport, berapa besar ongkos kirimnya, dan lain-lain. Dari sana, tentukanlah mana yang paling Pins butuhkan.  

4. Menimbang Jenis Material 

Mengingat harga membeli rumah tidak murah dan butuh waktu lama mencapainya, maka pastikan rumah yang nantinya akan dihuni harus dibuat dengan sangat nyaman. Oleh karena itu Pins harus memperhatikan material bangunan yang digunakan untuk membangunnya.

Pastikan semuanya berkualitas supaya rumah bisa bertahan dalam waktu yang lama. Berkualitas bukan berarti harus mahal, harga mahal juga belum tentu berkualitas. 

Pins bisa mulai mencari rekomendasi jenis bata, merk semen, hingga jenis keramik yang paling tepat dan sesuai dengan budget yang dimiliki. 

5. Pilihlah Desain Rumah Minimalis 

Desain rumah yang akan dipilih juga bisa menentukan seberapa besar budget yang dibutuhkan. Mulai dari tata letak ruangan hingga properti di dalamnya.

Desain rumah minimalis salah satu jenis desain rumah yang bisa menekan biaya bangun rumah. Ada beberapa penyebabnya, yaitu:

  • Tidak membutuhkan banyak ruangan sehingga dapat mengurangi biaya bahan bangunan
  • Tidak memerlukan jasa arsitek untuk mendesain rumah karena sudah banyak contohnya di internet. 
  • Tidak perlu membeli lebih banyak properti untuk mengisi ruangan.

6. Pilih Jasa Tukang Terbaik 

Jasa tukang yang akan membangun rumah idaman, ternyata jadi kunci yang seberapa besar budget yang dikeluarkan. Berbagai hal perlu diperhatikan, mulai dari siapa yang akan mengerjakan sampai waktu pengerjaan pembangunan.

Cari tahu tukang bangunan yang dapat dipercaya. Pins bisa meminta rekomendasi dari kerabat atau relasi yang sebelumnya pernah membangun rumah. Pilihlah tukang yang berpengalaman dan memiliki reputasi kerja yang tidak diragukan lagi.

Pins bisa memilih sistem kerja tukang bangunan, yaitu dengan sistem harian dan borongan.  Dari dua sistem tersebut ada plus minusnya. 

Dalam sistem harian, itu berarti Pins harus mengawasi pengerjaan mereka setiap hari. Jika dalam beberapa hari ke depan pengerjaannya terlihat tidak beres, Pins bisa segera mencari penggantinya. 

Sedangkan dalam sistem borongan, akan ada seorang mandor yang mewakili keberadaan pemilik rumah. Tetapi, biasanya sistem borongan ini membutuhkan biaya yang lebih besar dibanding sistem harian.