Kamus Istilah Properti

Cash Keras

istilah properti

Cash Keras

Cash keras adalah sistem pembayaran rumah yang dilakukan dalam waktu paling lambat satu bulan, sejak adanya kesepakatan antara pembeli dan pengembang. 

Apa itu Cash Keras? 

Cash keras adalah sistem pembayaran yang dilakukan dalam waktu kurang lebih satu bulan setelah kesepakatan pembelian. Saat memilih cara pembayaran dengan tunai, maka Pins tidak perlu memikirkan beban cicilan tiap bulan. 

Metode pembayaran ini sangat cocok jika Pins memiliki dana ‘menganggur’ atau tabungan rumah yang sudah cukup. 

Bagaimana Skema Pembayaran Cash Keras? 

cash keras
(Unsplash)

Meskipun namanya cash atau tunai keras, tapi bukan berarti Pins harus membawa uang ratusan juta saat hendak membeli rumah. Lalu bagaimana skemanya? Nah, berikut ini skema pembayaran tunai keras. 

  • Pins dapat memilih unit terlebih dahulu dengan cara mendatangi kantor pemasaran perumahan yang diincar atau dengan mengunjungi event properti. 
  • Kemudian, membayar uang tanda jadi kepada pengembang atau penjual pribadi setelah sepakat ingin membeli rumah. Tanda jadi ini biasanya hanya beberapa persen dari total harga properti.
  • Pins punya waktu satu bulan sejak tanggal perjanjian untuk melunasi pembayaran. 

Keuntungan Sistem Pembayaran Tunai

1. Harga Rumah Jauh Lebih Murah 

Ketika beli rumah dengan cara kredit atau KPR, maka Pins harus membayar harga rumah plus bunga-nya. Namun, kalau tunai keras harga yang diberikan pengembang adalah harga asli sehingga jadi lebih murah. 

Menariknya lagi, biasanya pihak pengembang akan memberikan diskon yang sangat signifikan (10-15%) untuk para pembeli rumah yang melakukan pembayaran secara tunai.

2. Proses Pembelian Lebih Cepat 

Membeli rumah dengan cara tunai tentu lebih cepat karena Pins tidak perlu mengumpulkan dokumen persyaratan pengajuan kredit yang cukup banyak. Sebab, seluruh prosesnya akan langsung diurus oleh pengembang properti dengan waktu yang lebih singkat. 

Tak hanya itu, Pins juga tidak perlu repot bolak-balik ke bank untuk proses pengajuan KPR. Lebih hemat tenaga dan hemat waktu, bukan? 

3. Terbebas dari Beban Cicilan

Keuntungan yang paling terasa jika membeli rumah dengan cara cash keras adalah terhindar dari risiko hutang dan beban cicilan yang harus dikeluarkan setiap bulan selama masa kredit. 

Pins juga tak perlu risau terkait fluktuasi suku bunga pinjaman yang kerap melambung tinggi seperti di sistem KPR. Hal ini tentu akan membuat Pins terhindar dari risiko tidak terbayarnya cicilan sehingga mengharuskan menjual rumah. 

4. Rumah Bisa Langsung Dijadikan Jaminan Kredit  

Jika Pins membeli rumah dengan KPR, maka bank akan menyimpan sertifikat rumah tersebut sebagai jaminan. Tetapi surat-surat yang dibeli dengan cara tunai biasanya akan langsung Pins terima dalam waktu lebih cepat.

Artinya, ketika Pins membutuhkan dana dalam jumlah lebih besar untuk keperluan lain seperti modal usaha atau investasi, maka Pins bisa langsung menjaminkan rumah tersebut. 

Kekurangan Sistem Pembayaran Cash Keras

cash keras
(Pexels)

Selain kelebihannya, beli rumah cash juga punya kekurangan. Berikut ini beberapa diantaranya:

  • Butuh waktu yang cukup lama untuk mengumpulkan uang.
  • Jika ternyata kepemilikan rumah tersebut bermasalah, misalnya terkait masalah pembangunan atau legalitas, maka uang yang telah dibayarkan bisa hangus. 

Perbedaan Cash Keras dan Cash Bertahap

Selain tunai keras, biasanya pengembang juga menyediakan skema pembayaran secara tunai bertahap (cash installment). Cara pembayaran tunai bertahap atau cash installment ini pas untuk Pins yang sebenarnya sudah memiliki tabungan yang lebih dari cukup untuk membayar uang muka. 

Biasanya, para developer memiliki skema pembayaran dengan tenor singkat, antara 6 hingga 24 bulan. Keuntungan beli rumah dengan cash installment adalah Pins tidak perlu berlama-lama memiliki pinjaman karena sudah diselesaikan dengan waktu relatif cepat. 

Selain itu, karena ini adalah proyek developer sendiri, maka cicilan cash installment ini biasanya fixed rate alias tidak tergantung dengan suku bunga bank yang naik turun. 

Tips Beli Rumah Secara Cash Keras 

Metode pembayaran ini juga bukannya tanpa resiko, ya! Karena Pins akan melakukan transaksi dengan nilai yang amat besar, maka ada baiknya Pins lebih berhati-hati.

Ada beberapa tips beli rumah dengan cara tunai, yaitu:

  • Pelajari track record pengembang perumahan tersebut. Pastikan developer terdaftar dalam asosiasi perusahaan developer. 
  • Hindari membeli rumah yang masih setengah jadi karena terlalu berisiko seperti bangunan tidak jadi dibangun. 
  • Jika Pins membeli rumah di sebuah proyek yang masih belum jadi, pastikan juga Pins mengetahui secara persis kapan waktu yang realistis untuk serah terima kunci.
  • Manfaatkan jasa agen profesional agar proses beli rumah jadi lebih lancar. 
  • Jangan ragu untuk melakukan tawar-menawar harga. Apalagi jika beli rumah tunai keras, membuat Pins punya bargaining power yang kuat. 

Itulah informasi mengenai tunai keras yang harus diketahui. Semoga berguna ya Pins!