Kamus Istilah Properti

Lantai

istilah properti

Lantai

Lantai adalah bagian bangunan berupa suatu luasan yang dibatasi dinding-dinding sebagai tempat dilakukannya aktivitas sesuai dengan fungsi bangunan.

Pengertian Lantai 

sumber: zameen

Pengertian lantai adalah bagian bangunan berupa suatu luasan yang dibatasi dinding-dinding sebagai tempat dilakukannya aktivitas sesuai dengan fungsi bangunan. 

Definisi lantai atau ubin juga bisa berarti sebuah bagian ruang yang membentuk permukaan dengan penutup yang lebih rendah serta tempat seseorang berjalan.

Ubin dapat dikategorikan sebagai elemen struktural maupun elemen non-struktural dari suatu bangunan. Pada gedung bertingkat, ubin memisahkan ruangan-ruangan secara vertikal. 

Fungsi Lantai pada Sebuah Bangunan

sumber: carpetone

Pada sebuah bangunan, lantai memiliki sejumlah fungsi yang berguna untuk para penghuni dan menopang fungsi bangunan. 

Berikut ini fungsi lantai pada sebuah bangunan:

  • Sebagai pemisah ruangan secara mendatar.
  • Sebagai pendukung untuk meningkatkan kekakuan bangunan, terutama pada bangunan berlantai banyak.
  • Dapat mencegah perambatan suara dan meredam pantulan suara. 
  • Berfungsi sebagai isolator terhadap pertukaran suhu sehingga dapat mencegah suhu ekstrim keluar-masuk bangunan.
  • Dapat mencegah masuknya air tanah ke dalam bangunan.
  • Ubin dapat menopang beban langsung dari barang di atasnya.
  • Berfungsi untuk menyokong aktivitas yang berlangsung di atasnya. 

Ciri-ciri yang Lantai yang Baik

(Hipwee)

Lantai yang baik harus memenuhi persyaratan untuk mendukung fungsinya. Ini dia Pins ciri-ciri ubin bangunan yang berfungsi baik: 

  • Material pembuat ubin gampang diaplikasikan dan bisa dipasang dengan cepat.
  • Memiliki kekuatan yang mampu mendukung beban yang bekerja di atasnya.
  • Tumpuan pada balok atau dinding wajib dapat menyalurkan beban sekaligus memperkaku struktur.
  • Mempunyai berat yang ideal untuk meredam suara dan mencegah getaran.
  • Memiliki daya tahan dan tingkat keawetan yang cukup tinggi.
  • Perawatan terhadap ubin mudah dikerjakan serta tidak membutuhkan perawatan yang merepotkan.
  • Memiliki porositas yang berukuran cukup untuk menjadi pertukaran suhu dan kelembaban

Jenis-jenis Lantai

(Hai Bunda)

Lantai mempunyai karakteristik yang beragam. Jenis-jenis ubin ini juga disesuaikan dengan bahan dan material yang digunakan. 

Apa saja jenis-jenis lantai? Yuk simak penjelasannya di sini:

1. Lantai Plester

Lantai plester terbuat dari campuran semen portland dan pasir. Jenis ini termasuk yang paling sederhana dan mudah hanya dengan memplester dinding dan diaci hingga halus. Warna yang ditimbulkan pun sama dengan warna semen atau pasir tetapi cenderung lebih gelap.

Meski pembuatannya mudah dan perawatannya murah, tetapi ubin jenis plester punya kelemahan yaitu ketika terjadi retak tidak dapat diganti dengan material melainkan harus ditambal. 

2. Lantai Keramik

Keramik merupakan salah satu jenis ubin yang banyak digunakan masyarakat. Keunggulan lantai keramik yaitu fleksibilitasnya yang tinggi dan dapat diaplikasikan pada hampir seluruh bagian rumah. 

Selain kuat, lantai rumah dari bahan keramik juga tidak membutuhkan pemolesan dan mudah dalam perawatannya. 

3. Lantai Marmer

Marmer adalah batuan alami yang terbentuk dari metamorfosa batu gamping. Jenis marmer banyak disukai karena tampak berkelas dan mewah. Harga marmer lebih mahal daripada keramik karena tekstur dan pola yang tidak teratur serta persediaan alam yang terbatas.

Material marmer memiliki kesan dingin dan kuat. Kelemahan marmer adalah memiliki pori-pori relatif besar sehingga membutuhkan perawatan ekstra. Hal ini karena marmer mudah menyerap cairan dan layaknya karpet, meninggalkan noda jika tidak cepat dibersihkan.

4. Lantai Granit

Jenis selanjutnya yaitu granit. Lantai granit adalah salah satu tipe termahal yang dijual di pasaran. Ubin granit memiliki beragam pola, desain, dan warna yang mampu membuat ruangan mana pun tampak mewah dan elegan. 

Granit memiliki pori-pori yang lebih rapat, sehingga memiliki kemungkinan yang lebih kecil untuk dimasuki air dan kotoran. Granit memiliki kesan dingin dan berkesan kokoh. Selain itu, ubin granit memiliki karakteristik anti gores, anti slip dan tidak menyerap noda.

5. Lantai Kayu

Lantai kayu sedang populer saat ini. Terutama jika Pins ingin menerapkan tema rustic di rumah. Ubin Kayu terdiri dari beberapa jenis dan penggunaan antara lain Parket Kayu, Flooring kayu, Decking Kayu, Laminate Flooring, dan Vinyl.

Material kayu memiliki kesan hangat dan alami. Untuk harganya sendiri bervariasi tergantung jenis dan cara pemasangannya. 

Apapun Jenisnya, Pahami Cara Merawat Lantai dengan Benar

(CASA Indonesia)

Merawat lantai rumah tidak boleh asal. Sebab, ubin sangat berguna untuk kenyamanan penghuninya. 

Apa pun jenis ubin yang Pins miliki di rumah, perawatan yang tepat dapat membantu memperpanjang umur ubin dan membuatnya tetap terlihat bagus. Yuk simak tips merawat ubin dengan benar, berikut ini:

Miliki Alat-alat untuk Perawatan Lantai  

Untuk menjaga kebersihan dan perawatan lantai, pastikan Pins memiliki peralatan yang diperlukan untuk menjaga ubin tetap bersih. Barang-barang dasar ini adalah cara terbaik untuk merawat ubin tanpa menggunakan bahan kimia yang keras. 

Perlengkapan perawatan ubin dasar mencakup pel atau pegangan dengan bantalan pembersih, handuk atau kain pel, formula pembersih yang dirancang untuk jenis ubin tertentu, sapu, pengki, dan penyedot debu berkualitas baik.

Rajin Dibersihkan 

Apapun jenis lantainya, sebaiknya Pins rajin membersihkan, menyapu, dan mengepel ubin. Tujuannya untuk menghindari kotoran-kotoran dan menghilangkan butiran pasir di ubin yang dapat menyebabkan goresan di permukaannya.

Mengepel Lantai Secara Teratur

Tak hanya menyapu, jangan lupa untuk rutin mengepel lantai. Untuk hasil terbaik, gunakan lebih sedikit produk pembersih, tetapi bersihkan lebih sering dan teratur. Kemudian, lap dengan kain pel basah yang bersih. 

Jangan terlalu membasahi ubin atau menggunakan bahan kimia keras, yang dapat merusak permukaannya.

Vakum Mingguan

Sedot karpet setidaknya sekali seminggu, dan rawat area dengan lalu lintas tinggi dua kali seminggu. Untuk pembersihan terbaik, sesuaikan beater bar pada penyedot debu sehingga hanya menyentuh permukaan karpet.  

Pembersihan Profesional Reguler

Karpet harus dibersihkan dengan ekstraksi air panas profesional setiap 18 bulan untuk menjaga garansi tetap berlaku. Pembersihan profesional secara teratur membantu mencegah kotoran mengendap terlalu dalam.

Jangan Lupakan Lantai di Luar Ruangan

Lantai yang berada di luar sering terkena panas matahari sehingga kemungkinan akan mudah kotor dan berkerak. Sebaiknya, ubin di luar lebih sering dibersihkan. Untuk menghilangkan kerak, gunakan obat pembersih. Setelah dibersihkan, bilas dengan air. Terakhir, keringkan keramik menggunakan pel kering.

Itulah informasi yang bisa kami sampaikan. Semoga berguna ya, Pins!