Pinhome

  • Blog
  • Finansial
  • Deposito Adalah: Pengertian, Jenis, dan Untung Ruginya

Finansial

Deposito Adalah: Pengertian, Jenis, dan Untung Ruginya

Dipublikasikan oleh Iko ∙ 22 November 2021 ∙ 5 menit membaca

Deposito atau bisa juga disebut deposito adalah salah satu bentuk simpanan yang bisa dilakukan di bank. Jenis simpanan ini berbeda dengan tabungan biasa karena ada ketentuan yang berlaku serta bunganya juga lebih tinggi. Oleh karena itu, deposito sering dipakai sebagai salah satu investasi karena memberikan keuntungan lebih.

Pinhome – Saat ini, hampir setiap bank di Indonesia telah membuka layanan simpanan deposito baik itu bank milik negara maupun swasta. Masing-masing bank juga menawarkan keuntungan yang berbeda-beda. Jika Pins tertarik untuk melakukan deposito di bank, simak penjelasan lengkapnya dulu di bawah ini!

Baca Juga: Pahami Nilai Bunga Deposito BCA Dan Simulasi Perhitungannya

Apa Arti dari Deposito?

(Corporate Finance Institute)

Secara mudahnya, deposito bisa diartikan sebagai simpanan. Di dalam artian ini, deposito adalah salah satu cara investasi yang dilakukan oleh seorang nasabah dengan menyimpan sejumlah uang di bank. Penyimpanan tersebut terikat perjanjian jangka waktu tertentu dan selama waktu itu nasabah tidak bisa menarik uangnya. Kemudian, setelah jatuh tempo, nasabah bisa mengambil uang sekaligus bunga yang diperoleh.

Di sisi lain, deposito juga memiliki pengertian sebagai jaminan. Deposito adalah sejumlah uang yang diberikan ke pihak lain sebagai jaminan dari pemberi. Misalnya saja, ketika seseorang tinggal di sebuah hotel dan diminta untuk memberikan uang deposito. Uang tersebut kemudian akan digunakan oleh pihak hotel ketika pelanggan melakukan pembelian baik barang atau jasa di hotel tersebut.

Meskipun memiliki berbagai arti, deposito paling sering dikaitkan oleh simpanan yang dilakukan di bank. deposito sering dijadikan sebagai pilihan ketika seseorang ingin menyimpan uang dalam jumlah dan waktu tertentu sekaligus mendapatkan keuntungan. Jenis investasi ini banyak dipilih karena nasabah tidak perlu mengembangkan uang tersebut sendiri dan seluruhnya diserahkan kepada pihak bank.

Jenis-jenis Deposito

(HSBC Indonesia)

Baca Juga: Apakah Deposito Adalah Investasi Yang Cocok Untukmu?

Ada berbagai jenis deposito yang disediakan oleh bank. Masing-masing deposito memiliki pengertian dan sistem yang berbeda. Penjelasan lebih lanjutnya yaitu sebagai berikut.

  • Time Deposit

deposito berjangka atau time deposito adalah salah satu jenis simpanan yang paling umum diberikan oleh bank. Sesuai dengan namanya, deposito jenis ini dilakukan dalam waktu tertentu mulai dari 1 bulan hingga 1 tahun. Saat melakukan penanaman modal, nasabah akan memilih tenor yang diinginkan sesuai dengan yang disediakan oleh bank.

Karena terikat waktu, nasabah yang melakukan investasi jenis ini tidak bisa melakukan penarikan uang secara bebas. Nasabah hanya bisa mendapatkan uang plus bunga dari deposito ketika waktu jatuh tempo. Jika penarikan dilakukan di luar waktu tersebut, maka nasabah akan mendapatkan penalti.

Keuntungan yang didapat dari time deposit adalah bunga dari bank. Besarannya sendiri berbeda-beda dan dipengaruhi oleh beberapa hal seperti jumlah uang deposito, jangka waktu simpanan, jenis mata uang yang dipakai, dan lain-lain.

  • Sertifikat deposito

Sertifikat deposito merupakan sebuah surat yang diberikan oleh pihak bank ketika seseorang melakukan penanaman modal. Uniknya, tidak ada nama seseorang yang tertera di sertifikat yang diberikan. Hal ini menyebabkan sertifikat deposito bisa dipindahtangankan atau diperjualbelikan.

  • Deposito On Call

Jenis deposito yang ketiga yaitu deposito on call. Simpanan ini ditujukan khusus bagi nasabah yang ingin menyimpan uang berjumlah besar namun dalam waktu yang relatif singkat. Biasanya waktu simpanan hanya berkisar antara 7 hari sampai 1 bulan. Meskipun begitu, karena jumlah uangnya besar, bunga yang diberikan untuk deposito ini lebih besar.

Selain dibedakan dalam 3 hal tersebut, deposito juga bisa dikelompokkan berdasar perpanjangan yang akan dilakukan. Secara umum, deposito jenis ini dibagi menjadi dua yaitu sebagai berikut.

  • Deposito Non Automatic Roll Over

deposito jenis ini akan terikat dengan jangka waktu yang telah disepakati oleh bank dan nasabah. Ketika deposito sudah jatuh tempo, maka uang pokok dan bunga yang diperoleh akan langsung ditransfer ke rekening nasabah.

  • Deposito Automatic Roll Over

Berbeda dengan jenis deposito sebelumnya, deposito automatic roll over memungkinkan nasabah untuk terus melakukan simpanan. Apabila di saat jatuh tempo nasabah tidak melakukan pencairan dana, maka bank akan secara otomatis memperpanjang waktu deposito. Jangka waktunya sendiri disesuaikan dengan perjanjian awalnya.

Untung Rugi Deposito di Bank

(The Welch Group)

Deposito merupakan salah satu jenis investasi dan tentunya memiliki keuntungan serta kerugian tersendiri. Berikut ini berbagai keunggulan dan kelemahan dari deposito.

  • Keamanan Terjamin

Deposito banyak dipilih untuk investasi karena risikonya kecil dan keamanannya lebih terjamin. Nasabah tidak perlu khawatir uangnya hilang dari bank karena deposito sudah diawasi oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Hal ini membuat nasabah lebih tenang dan percaya ketika memberikan uangnya ke pihak bank.

  • Mendapat Bunga yang Lebih Besar

Walaupun sama-sama menyimpan uang di bank, bunga dari deposito lebih besar dari tabungan biasa. Besarannya sendiri berbeda-beda tergantung bank dan juga pasaran yang ada. Selain itu, proses pencairan bunga juga mudah karena bisa langsung diambil saat deposito jatuh tempo.

  • Pilihan Tepat untuk Menyimpan Uang

Jika Pins memiliki sejumlah uang tertentu dan tidak akan menggunakannya, simpanan berbentuk deposito akan menjadi pilihan yang tepat. Uang milik Pins akan aman dan juga akan bertambah karena adanya bunga yang diberikan oleh bank.

  • Uang yang Disimpan Tetap Kena Inflasi

Kelemahan dari deposito yang perlu diketahui salah satunya terkait dengan inflasi yang terjadi. Ketika seseorang menanamkan uang sebesar Rp50 juta, maka ketika jatuh tempo uangnya akan tetap sama. Padahal, jika terjadi inflasi, nominal tersebut sudah tidak memiliki nilai yang sama.

  • Ada Biaya Pajak

Bunga yang diberikan dalam deposito akan dikenai pajak tertentu. Nasabah tidak akan mendapatkan bunga secara penuh karena sudah dipotong oleh pajak yang berlaku. Besarannya sendiri tergantung pada bunga yang didapatkan, semakin banyak bunga yang diperoleh, potongannya juga semakin tinggi.

Deposito adalah salah satu bentuk simpanan yang disediakan oleh bank. Pins bisa memilih jenis simpanan ini jika ingin mendapatkan keuntungan lebih hanya dengan menitipkan uang.


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Safina

Editor: Iko

Tags :

Bagikan Artikel