Pinhome

Jenis Sertifikat Rumah yang Wajib Diketahui

Dipublikasikan oleh Tsamira Tya Abigail ∙ 17 January 2021 ∙ 3 menit membaca

Ketika seseorang menempati sebuah bangunan atau rumah, tentu ada penanda bahwa ia adalah pemilik asli dari rumah tersebut. Bukan semata-mata berdasarkan warisan, tradisi turun temurun atau pengakuan tanpa adanya tulisan tangan yang dianggap sah. Setiap pemilik rumah membutuhkan dokumen yang dianggap sah yaitu sertifikat. Sertifikat merupakan dokumen yang diakui berdasarkan hukum yang telah di tetapkan di Indonesia. Setiap sertifikat itu memiliki tipe yang berbeda sesuai dengan tipe bangunan dan kepemilikannya. Oleh krena itu, sebelum membeli bangunan kenali terlebih dahulu jenis sertifikat agar tidak ada kesalahpahaman atas kepemilikan properti.

Baca Juga: Apa Saja yang Ada Dalam Sertifikat Rumah?

Dengan mengetahui jenis sertifikat, bisa meminimalisir jika suatu saat mendapatkan dokumen yang di sampulnya terdapat tulisan sertifikat, pemilik bisa langsung tahu jenis sertifikat tersebut. Jenis sertifikat sudah diatur dalam UU nomor 5 tahun 1960. Berikut adalah penjelasannya:

contoh sertifikat rumah
contoh sertifikat rumah

Sertifikat Hak Milik (SHM)

SHM merupakan sertifikat yang menjelaskan tentang hak penuh atas kepemilikam tanah dan bangunan pada pemilik sertifikat. SHM merupakan sertifikat terkuat dibanding yang lainnya. Seritifkat jenis ini melegitimasi satu kepemilikan tanpa adanya kepemilikan orang lain tanpa batasan waktu. Hanya WNI yang berhak memiliki sertifikat tersebut sedangkan WNA tidak diperkenankan. Nama yang sudah tertera pada SHM merupakan pemilik sah dari yang dijelaskan pada SHM. SHM bisa diwariskan kepada keluarga, bisa digunakan sebagai alat bukti yang cukup kuat, serta sebagai pengajuan pinjaman kredit di bank.

Baca Juga: Tips Cara Membeli Tanah Tanpa Sertifikat Agar Aman

Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB)

Sertifikat ini merupakan sertifikat untuk menjelaskan bahwa lahan adalah milik negara. Meski sertifikat ini menjelaskan tentang lahan namun pemilik boleh mendirikan bangunan di atasnya. SHGB biasanya ada pada developer pembangunan perumahan, apartemen, pasar dan gedung perkantoran. SHGB berbeda dengan SHM karena memiliki batas waktu sekitar 20-30 tahun. Pemilik bisa memperpanjang kembali jika masa berlaku habis. Apabila sertifikat tidak diperpanjang maka hak tanah dikembalikan kepada negara.

Baca juga: Pelajari Cara Mengurus Izin Mendirikan Bangunan

Sertifikat Hak Satuan Rumah Susun (SHSRS)

Sesuai dengan namanya, jenis sertifikat ini khusus untuk pemilik rumah susun. Sertifikat SHGB digunakan untuk membangun rumah susun, kemudian ketika rumah susun ditempati oleh konsumen maka pemilik rumah akan mendapatkan SHSRS. Bisa dibilang bangunan tersebut merupakan kepemilikan bersama.  SHSRS tidak bisa digunakan untuk agunan di bank. Sekalipun batas waktu dan hak diperpanjang sama seperti SHGB.

Girik

Girik adalah tanda bukti atas pembayaran pajak suatu lahan. Biasanya girik disebut dengan istilah petok atau tanah adat. Pada dasarnya girik tak memiliki dasar hukum yang kuat. Namun apabila pemilik girik juga memiliki akta jual beli dan surat warisan kepemilikan lahan maka hukumnya menjadi kuat. Beberapa ahli juga mengatakan bahwa girik tidak termasuk bagian dari sertifikat tanah.

Baca juga: Kenapa Wajib Pakai Notaris saat Membuat Sertifikat


Temukan pilihan rumah seperti perumahan baru di Batam dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Perjanjian Kerjasama dan Cara Benar Membuatnya

Sebuah perusahan tentu tak bisa berdiri sembari. Untuk memperluas cangkupan bisnis diperlukan kerja

Edukasi
Edukasi 3 Contoh Surat Rekomendasi dan Cara Membuatnya yang Benar

Surat rekomendasi kerap dibutuhkan dalam berbagai keperluan, seperti melamar pekerjaan serta mencar

Edukasi
Edukasi 6 Contoh Surat Lamaran Kerja di Rumah Sakit, Semua Posisi!

Pinhome - Sebagai lulusan tenaga ahli medis, kamu juga perlu membuat surat lamaran kerja ke rumah s

Edukasi
Edukasi 5 Contoh Surat Lamaran Kerja di Bank, Lengkap! 

Pinhome - Ingin bekerja sebagai pegawai bank yang ada di Indonesia? Bank di Indonesia biasanya memb

Edukasi
Edukasi Cara Membuat Surat Lamaran Pekerjaan Tulis Tangan dan Contohnya

Walau zaman sudah modern, tapi masih ada perusahan tertentu yang memilih untuk menggunakan surat la

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia