Pinhome

Tips Properti

Plus-Minus Rumah Susun atau Apartemen Terutama di Ibu Kota

Dipublikasikan oleh Jay ∙ 21 November 2020 ∙ 7 menit membaca

Isu hunian kini semakin menarik untuk dibicarakan, apalagi buat kaum muda yang tinggal di ibu kota. Bagaimana tidak, lahan semakin terbatas sedangkan harga tanah pun semakin melambung tinggi. Maka, salah satu solusinya adalah tinggal di bangunan vertikal, yaitu rumah susun atau apartemen. Tapi ternyata permasalahan tidak berhenti di situ. Kebingungan mulai muncul saat harus memilih salah satunya. Kira-kira bagaimana ya menilai plus minus rumah susun dan apartemen?

Pinhome – Tenang, Pins, jangan galau. Mau rumah susun atau apartemen semuanya sama-sama bagus. Tergantung dari kebutuhan dan beberapa hal yang menjadi pertimbangan. Cari tahu perbedaan keduanya di sini, kemudian cek juga apa saja yang harus dipikirkan saat akan memilih tempat tinggal tersebut. Yuk kita bahas plus minus rumah susun dan apartemen!

Baca Juga: Investasi Rumah Atau Apartemen? Cara Untung Lewat Bisnis Properti

Perbedaan Rumah Susun dan Apartemen

Berikut ini plus minus rumah susun dan apartemen yang perlu diketahui.

(Dinas Pemberdayaan Masyarakat Sumbar)

Fasilitas Dasar

Rumah susun sering diilustrasikan sebagai apartemen versi sederhana. Ini gak sepenuhnya salah, tapi sebenarnya rumah susun adalah bangunan vertikal atau bertingkat yang difungsikan sebagai hunian dan memiliki fasilitas dasar bersama. Sedangkan apartemen konsepnya hampir mirip, hanya saja fasilitas yang disediakan lebih lengkap.

Baca Juga: Cerita Aruhouse: Kisah Tinggal Di Apartemen Berukuran Mini Sebagai Pasangan Muda

Fasilitas Kebutuhan Primer

Fasilitas rumah susun atau apartemen di sini adalah kebutuhan standar, seperti lahan parkir, jaringan listrik dan telepon, serta beberapa ada yang menyediakan taman bermain, mushola, mini market, hingga klinik atau fasilitas kesehatan. Seluruh penghuni rumah susun wajib membayar IPL (Iuran Pemeliharaan Lingkungan) per bulannya dengan besaran yang sudah disepakati sebelumnya.

Area Parkir

Kalau Pins memilih tinggal di apartemen, semua fasilitas di atas sudah pasti ada karena dianggap sebagai kebutuhan dasar. Sebagai tambahannya, penghuni apartemen akan mendapat lahan parkir lebih luas, akses ke tempat gym, hingga pengawasan satpam yang lebih ketat. Tidak perlu membayar IPL lagi sebab biasanya sudah dimasukkan ke biaya sewa.

Lokasi Bangunan

Perbedaan rumah susun atau apartemen lainnya adalah dari lokasi bangunan. Apartemen umumnya dibangun di tengah kota dan lingkungan elit. Wajar saja karena peminatnya para eksekutif muda, pasangan baru menikah kelas menengah ke atas, atau sebagai investasi. Sedangkan rumah susun, meskipun di tengah kota lingkungannya tidak se-bonafide apartemen. Untuk harga yang lebih terjangkau, ada banyak rumah susun yang tersedia di pinggiran kota.

Mana yang Lebih Baik: Tinggal di Rumah Susun atau Apartemen?

(Detik Finance)

Setelah mengetahui perbedaan rumah susun dan apartemen di atas, apakah Pins masih bingung? Sebentar, jangan buru-buru memutuskan karena masih ada beberapa hal yang harus dipikirkan. Urusan menyewa atau membeli hunian gak sesederhana yang dikira. Cek poin-poin di bawah ini sebelum memilih rumah susun atau apartemen!

Lokasi

Di bagian atas saat membandingkan rumah susun atau apartemen, sekilas dibahas tentang lokasi bangunan. Apartemen banyak didirikan di lokasi strategis karena memang sasaran pasarnya adalah masyarakat menengah ke atas. Kesan modern dan elit sangat dikedepankan di sini untuk menarik perhatian.

Sebaliknya, rumah susun diperuntukkan bagi yang perekonomiannya menengah ke bawah, makanya lokasinya pun bukan di pusat perkotaan. Walaupun begitu, saat ini banyak rumah susun yang dibangun dekat dengan fasilitas umum, seperti stasiun, halte busway, mall, dan lainnya. Jadi, meskipun gak hidup di jantung kota bukan berarti jauh dari peradaban, ya! Ada akses transportasi yang mudah untuk dimanfaatkan.

Biaya

Dilihat dari lokasinya, sudah pasti kalau biaya sewa rumah susun atau apartemen berbeda. Apartemen pasti lebih mahal dibandingkan rumah susun. Tapi harga yang dibayarkan sebanding dengan fasilitas yang didapat, lingkungan, serta privilege lainnya, seperti privacy. Ada macam-macam sistem sewa apartemen, yaitu harian, bulanan, dan tahunan. Supaya lebih hemat, lebih baik pilih sewa tahunan untuk rencana jangka panjang.

Buat Pins yang budget-nya gak begitu banyak, bisa pilih rumah susun. Bahkan sebenarnya ada beberapa orang yang mampu menyewa apartemen justru memilih rumah susun. Mereka menyisihkan budget-nya untuk kebutuhan lain atau ditabung. Jadi sesuaikan kemampuan saat mempertimbangkan rumah susun atau apartemen.

Fasilitas

Sebenarnya tinggal di rumah susun udah cukup kok selama Pins gak mau yang aneh-aneh, misalnya nge-gym setiap hari, jogging pagi-pagi, atau craving makanan tertentu. Sebab fasilitas rumah susun sudah memenuhi kebutuhan dasar seseorang. Beda kasusnya kalau Pins mau hal-hal lain yang disebutkan tadi. Maka bisa butuh waktu lebih untuk memilih rumah susun atau apartemen.

Tapi tidak dapat dipungkiri memang fasilitas-fasilitas di apartemen bikin tinggal lebih nyaman dan mudah. Keamanan pun lebih terjamin karena ada satpam dan kamera CCTV yang siap memantau keadaan apartemen selama 24 jam.

Lingkungan

Urusan lingkungan, baik rumah susun atau apartemen, bisa disesuaikan dengan standar dan selera Pins. Kalau Pins kurang nyaman tinggal di lingkungan yang cenderung padat penghuni dan ramai, maka apartemen adalah pilihannya. Meskipun dalam satu gedung apartemen penuh penghuni, mereka cukup tenang dan masing-masing alias individualis.

Para penghuni di rumah susun umumnya mengenal satu sama lain karena lebih suka mengobrol dengan tetangga sebelah atau lain gedung. Sebenarnya ini sedikit banyak dipengaruhi oleh penghuninya yang rata-rata ibu rumah tangga atau pekerja yang tidak begitu sibuk. Jadi kalau senang ngerumpi, Pins gak akan kesepian tinggal di rumah susun.

Status: Single atau Berkeluarga

Nah, ini juga penting nih. Gak banyak yang mempertimbangkan status mereka, apakah masih single atau sudah berkeluarga, apalagi punya anak. Kalau masih single mungkin lebih fleksibel mau tinggal di rumah susun atau apartemen. Tapi gimana buat yang sudah berkeluarga? Pins harus lebih selektif dan berdiskusi dulu nih dengan pasangan.

Tidak selamanya rumah susun lingkungannya buruk untuk yang sudah berkeluarga, begitu pun dengan apartemen. Bisa jadi suasana guyub di rumah susun justru men-support kehidupan berkeluarga di tengah ibu kota. Sedangkan lingkungan apartemen yang cenderung individualis mungkin saja membuat para ibu muda merasa kesepian. Jadi memutuskan rumah susun atau apartemen harus berdiskusi dengan pasangan dulu ya.

Baca juga: Cara Atur Duit Agar Tidak Bingung Saat Mencicil Rumah

Supaya Nggak Salah Pilih Antara Rumah Susun atau Apartemen

(GoodMove)

Ada beberapa cara yang Pins bisa lakukan untuk menentukan hunian yang tepat, khususnya di ibu kota, apakah rumah susun atau apartemen. Banyaknya pilihan memang menguntungkan jadi punya macam-macam referensi sebelum menyewa. Simak langkah-langkahnya di bawah ini dan ikuti satu per satu!

Cek Budget

Menyesuaikan budget adalah langkah pertama dalam menentukan pilihan rumah susun atau apartemen. Hanya karena ingin dapat fasilitas enak, tinggal di lingkungan elit, dan gengsi, lantas berhutang untuk bayar sewa apartemen. Ini gak disarankan ya, Pins! Kalau budget hanya cukup untuk sewa rumah susun ya gak apa-apa. Pins bisa kok memilih lingkungan rumah susun dengan suasana yang nyaman.

Survei Tempat

Ini pun harus dilakukan supaya Pins tahu betul tempat tinggalnya nanti. Jangan cuma cari online rumah susun atau apartemen terus langsung deal. Survey lapangan dulu sekali – dua kali supaya yakin apakah benar mau tinggal di sana. Kalau sudah yakin, baru lah bikin perjanjian dengan si pemilik atau pengelola. Survey tempat juga penting supaya Pins bisa merasakan atmosfer tempat yang akan dihuni.

Minta Rekomendasi

Kalau punya teman atau kerabat di daerah yang akan dituju, maka minta lah rekomendasi mereka. Tanya di mana rumah susun atau apartemen yang sesuai budget dan kriteria Pins. Barangkali teman atau kerabat Pins punya kenalan jadinya dapat harga diskon. Bertanya pada orang lokal biasanya dapat informasi lebih lengkap daripada cari di internet.

Pikirkan Plan Jangka Panjang

Gak semua orang kepikiran untuk jangka panjang. Padahal ini juga mempengaruhi apakah Pins seharusnya menyewa rumah susun atau apartemen saja. Plan jangka panjang ini bermacam-macam, ada yang mempertimbangkan rencana menikah, berapa lama akan bekerja di daerah itu, dan masih banyak lagi. Coba duduk tenang dan prediksi rencana Pins ke depannya mau bagaimana.

Tinggal dan bekerja di ibu kota adalah impian hampir setiap orang. Pasti terbayang kehidupan yang serba gemerlap, gaji tinggi, pekerjaan bergengsi, dan tinggal di tempat mewah. Padahal tidak selamanya kenyataannya seperti itu. Hunian di ibu kota kerap menjadi isu bagi beberapa orang. Rumah susun atau apartemen kerap menjadi pilihan bagi beberapa orang untuk solusi tempat tinggal.


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Kamu Agen properti independen atau Agen kantor properti. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Kamu kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel