Pinhome

Data yang diperlukan Notaris dalam jual beli rumah

Dipublikasikan oleh Tsamira Tya Abigail ∙ 17 January 2021 ∙ 2 menit membaca

Saat melakukan transaksi jual beli rumah sebaiknya dilakukan secara legal agar secara resmi disahkan oleh hukum negara untuk menghindari timbulnya masalah dibelakang hari. Memang sedikit merepotkan dan membutuhkan biaya tambahan namun ini demi kebaikan pihak penjual dan pembeli rumah. Bisa saja salah satu pihak lupa atau lupa diri dikemudian hari sehingga tidak mengakui proses transaksi jual beli rumah yang telah dilakukan sebelumnya, untuk itu perlu disahkan secara hukum melalui perantara Notaris atau PPAT. Nah.. dalam menghadap Notaris tidak perlu membawa dokumen apa-apa jika maksud kunjunganya hanya mau tanya-tanya dulu tentang data yang diperlukan Notaris dalam jual beli rumah , selanjutnya setelah tahu apa saja datanya ya.. silahkan disiapkan dan dibawa menghadap Notaris 🙂 , data yang perlu dipersiapkan kurang lebih sebagai berikut :

Baca juga: Data yang Perlu Disiapkan Untuk Desain Rumah

Jika Penjual & Pembeli Perorangan

Data Penjual Rumah

  1. Foto Kopi KTP Penjual & Pasangan.
  2. Foto Kopi Kartu Keluarga Penjual.

Data Pembeli Rumah

  1. Foto Kopi KTP Pembeli & Pasangan.
  2. Foto kopi kartu keluarga pembeli.
  3. Foto Kopi Surat Nikah

Baca juga: Kenali Surat Jual Beli Rumah Sebelum Membeli Rumah

Jika Penjual & Pembeli Perusahaan PT (Persereoan Terbatas)

Data Perusahaan Penjual & Pembeli Rumah

  1. KTP Komisaris dan direksi.
  2. Akta pendirian perusahaan.
  3. Berita acara perubahan anggaran dasar perusahaan sampai dengan yang terbaru.
  4. Pengesahan perusahaan oleh kementrian Hukum dan Hak asasi manusia.
  5. Berita acara RUPS (Rapat umum pemegang saham) jika yang dialihkan lebih dari 50% dari aset perusahaan.

Data Obyek rumah yang dijual

sertifikat rumah
  • Sertifikat rumah Asli ( Bisa SHGB, SHM, SHGU atau SHMSRS)
  • IMB, tapi yang ini tidak bersifat harus tersedia.
  • Bukti pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) 5 tahun terakhir.
  • Materai tempel untuk dokumen perjanjian.
  • Tanah atau rumahnya tersedia dan benar-benar ada, tapi gak perlu dibawa-bawa ke kantor Notaris 🙂

Baca juga: Cara over kredit rumah KPR melalui Notaris

Semua dokumen tersebut sebaiknya dipersiapkan dengan komplit agar mudah dan lancar dalam mengurus proses pengalihan hak melalui jasa Notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah PPAT. Selanjutnya kita akan buatkan satu artikel khusus yang membahas tentang Biaya apa saja yang timbul saat mengurus jual beli rumah di Notaris, Selamat berjual beli rumah semoga aman, nyaman dan memuaskan 🙂

Baca juga:

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Kecantikan
Kecantikan 16 Model Rambut Pria French Crop

Model rambut pria french crop merupakan salah satu jenis potongan rambut pendek pria yang menekanka

Uncategorized
Edukasi
Edukasi Surat Kepemilikan Tanah yang Resmi & Sah

Surat kepemilikan tanah (SKT) adalah berkas yang wajib dimiliki jika kamu memiliki niat untuk membe

Edukasi
Edukasi Format dan Contoh Surat Lamaran Kerja di Toko

contoh surat lamaran kerja di toko tulis tangan contoh surat lamaran pekerjaan di toko cont

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Niaga, Lengkap Beserta Penjelasannya!

Dalam dunia bisnis, surat niaga sangat umum digunakan untuk kebutuhan bisnis sehari-hari. Biasanya

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia