Mengenal Investasi Devosito, Pilihan Tepat Untuk Milenial!

Diperbarui oleh Rizko Fatra ∙ September 8, 2022 ∙ 6 menit membaca

Investasi merupakan salah satu cara untuk mendapatkan penghasilan dengan cara menanamkan modal. Cara ini kini semakin populer di kalangan masyarakat karena banyak orang yang menggunakannya sebagai bentuk penghasilan pasif. Bentuk investasinya pun beragam dan investasi deposito adalah salah satunya selain emas, saham, atau properti. Lalu apa perbedaan deposito dan tabungan?

Sebagian orang mungkin banyak mendengar kata deposito ketika ingin melakukan penyimpanan di bank. Biasanya, terdapat berbagai jenis tabungan yang ditawarkan oleh bank dan salah satunya yaitu deposito. Mengapa deposito dianggap sebagai investasi? Mengapa simpanan ini berbeda dari tabungan biasa? Simak penjelasan lebih lanjutnya di bawah ini!

Baca juga: Cara Mendapatkan Uang 100 Juta Di Usia 25 Tahun

Apa Itu Investasi Deposito?

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK melalui laman resminya menerangkan bahwa deposito adalah sebuah bentuk simpanan yang pencairannya hanya bisa setelah jangka waktu dan memiliki syarat-syarat tertentu. Jenis investasi ini juga dapat dilakukan dengan uang rupiah maupun mata uang asing.

Deposito disebut sebagai investasi karena uang yang diberikan ke bank tidak hanya disimpan. Pihak bank bisa mengelola uang tersebut dan pemodal akan mendapatkan bunga sesuai dengan simpanan yang dilakukan. Hasil dari bunga deposit itu kemudian bisa diambil bersamaan dengan pencairan simpanan tersebut.

Sebagai contoh, Pins memiliki uang sebesar Rp 20 juta dan mendepositkannya ke bank. Pins kemudian memilih tenor simpanan selama 6 bulan. Hal ini berarti selama waktu tersebut, kamu tidak bisa mengambil uang milikmu. Kemudian, di akhir masa perjanjian, uang Rp 20 juta tersebut bisa ditarik beserta dengan bunga yang didapat. Besaran bunganya sendiri tergantung masing-masing bank.

Baca juga: Intip Grafik Harga Emas Hari Ini Agar Investasi Tetap Untung

Perbedaan Deposito dengan Tabungan

Meskipun sama-sama berbentuk simpanan yang disediakan oleh bank, deposito dan tabungan merupakan dua hal yang berbeda. Deposito adalah sebuah bentuk investasi sedangkan tabungan merupakan simpanan uang yang dititipkan ke bank. Berikut ini berbagai perbedaan dari deposito dan tabungan.

Tujuan Simpanan

Perbedaan paling mudah dari ke dua jenis simpanan ini yaitu mengenai tujuan penggunaannya. Nasabah yang memilih deposito memiliki tujuan untuk investasi dan mendapatkan keuntungan. Sedangkan tabungan lebih digunakan untuk keperluan sehari-hari.

Tabungan Lebih Fleksibel

Tabungan biasa tidak memiliki jangka waktu perjanjian atau tenor tertentu dengan pihak bank. Hal ini berarti uang yang dimasukkan ke tabungan bisa ditarik kapan pun dan jumlahnya juga bisa ditambah sesuai keinginan. Hal ini berbeda dengan deposito yang memiliki tenor dan apabila nasabah menarik uangnya sebelum waktu perjanjian, maka ada biaya penalti yang perlu dibayarkan.

Baca juga: Sudah Punya Buku Tabungan BRI Syariah? Pahami Dulu Biar Jelas Yuk!

Bunga Deposito Lebih Tinggi

Deposito dipilih sebagai investasi karena menawarkan bunga yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan tabungan. Secara umum, suku bunga yang bisa diperoleh dari deposito yaitu antara 5% sampai 7% per tahun. Sedangkan tabungan biasa hanya menawarkan bunga sebesar 0,5% hingga 2% per tahunnya. Hal ini menjadikan deposito lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan tabungan.

Jangka Waktu Simpanan

Tabungan biasa tidak memiliki batas waktu tertentu. Seorang nasabah bisa memiliki rekening yang selalu aktif asalkan saldonya tidak nol. Berbeda dengan deposito yang memiliki tenor tertentu. Jangka waktu tersebut merupakan perjanjian yang dilakukan oleh nasabah dengan pihak bank ketika mendaftarkan deposito.

Setoran Minimal Saat Mendaftar

Perbedaan berikutnya dari tabungan dan deposito terletak pada jumlah setorannya. Bank mensyaratkan setoran awal yang lebih rendah untuk tabungan yang biasanya berada di antara Rp100 ribu sampai Rp500 ribu. Sedangkan untuk deposito, jumlah setoran awalnya lebih besar yaitu antara Rp5 juta hingga Rp10 juta.

Baca juga: Apa Saja yang Termasuk Saham Layak Investasi Jangka Panjang?

Jenis Investasi Deposito

Kalau Pins tertarik untuk menanamkan modal melalui deposito, ada 3 jenis investasi yang bisa dilakukan yaitu sebagai berikut.

Deposito Berjangka

Jenis investasi ini merupakan yang paling sering dipilih oleh nasabah. Sesuai dengan namanya, deposito berjangka adalah jenis simpanan yang dilakukan dalam waktu tertentu. Lamanya waktu investasi sendiri dilakukan sesuai kesepakatan dan uang simpanan nasabah hanya bisa diambil ketika sudah jatuh tempo.

Sertifikat Deposito

Sertifikat deposito adalah jenis simpanan yang diberikan beserta dengan sertifikat. Sertifikat yang didapat bisa dipindahtangankan karena tidak memiliki nama seseorang atau lembaga tertentu. Pencairan uangnya juga berbeda dengan deposito berjangka karena bisa dilakukan di muka, tiap bulan, atau saat jatuh tempo.

Deposito On Call

Terakhir yaitu deposito on call yang berbeda dengan jenis investasi lainnya karena jangka waktu simpanan yang lebih pendek. Simpanan jenis ini diterbitkan atas nama nasabah dengan jumlah uang yang besar serta perjanjiannya biasanya kurang dari 1 bulan. Uang tersebut kemudian bisa dicairkan sesuai perjanjian dan nasabah sudah memberitahukannya ke pihak bank terlebih dahulu.

Baca juga: Mengenal Investasi Obligasi untuk Para Investor Muda

Cara Daftar Deposito di Bank

Pins yang ingin melakukan investasi deposito, bisa mendaftar ke bank yang diinginkan. Saat ini, calon nasabah bisa melakukan penanaman modal melalui dua cara yaitu datang langsung ke kantor cabang atau membuka rekening secara online. Caranya sendiri sedikit berbeda, selengkapnya bisa dibawa di bawah ini.

Deposit dari Kantor Cabang

Cara pertama untuk membuka rekening deposito yaitu dengan mengunjungi kantor bank secara langsung. Jika Pins menggunakan cara ini, maka semua proses akan dilakukan oleh petugas bank. Langkah-langkahnya yaitu sebagai berikut.

  • Menyiapkan persyaratan yang diperlukan seperti identitas, NPWP, uang setoran, serta materai.
  • Mengunjungi kantor bank dan mengambil antrean.
  • Menyampaikan tujuan ke petugas bank.
  • Menentukan tenor dan jenis deposito.
  • Mengisi formulir pendaftaran dengan lengkap dan benar.
  • Mengikuti arahan petugas.
  • Melakukan setoran awal.
  • Petugas akan memproses pengajuan deposit.

Membuka Rekening via Mobile Banking

Pins juga bisa melakukan deposit melalui layanan mobile banking atau via aplikasi di ponsel masing-masing. Melalui cara ini, kamu tidak perlu datang ke bank dan bisa melakukan pembukaan rekening sendiri. Sebagai contoh, berikut ini cara membuka deposito di mobile banking Bank Mandiri.

  • Membuka aplikasi Livin’ by Mandiri dan login.
  • Pilih menu ‘Pembukaan Rekening Baru’ lalu ‘Mandiri Deposito’.
  • Pahami ketentuan pembukaan deposito lalu klik ‘Buka Rekening’.
  • Pilih sumber rekening dan isi lengkap formulir pendaftaran.
  • Membaca syarat dan ketentuan lalu centang kotak persetujuan.
  • Konfirmasi dengan memasukkan MPIN.
  • Permintaan rekening deposito akan diproses oleh Bank Mandiri.

Deposito adalah salah satu bentuk investasi yang bisa dilakukan dengan membuka rekening di bank. Perhatikan cara pembuatannya di atas dan perhatikan juga bank yang akan dipilih. Pastikan Pins mendaftar di bank yang terpercaya dan memberikan banyak keuntungan.

Baca juga:

Kontributor: Safina


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Source Feature Image: Pixabay

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial Simple! Begini Cara Membuat Trading Plan untuk Pemula

Tidak berbeda dengan kehidupan, investasi juga memerlukan perencanaan yang matang, sehingga kamu bi

Finansial
Finansial Apa itu White Paper di Cryptocurrency?

Apa itu white paper, termasuk dalam hal ini white paper crypto adalah suatu dokumen yang memiliki p

Finansial
Finansial Apa itu ETF? Pengertian, Keuntungan dan Kerugiannya

Produk investasi memiliki jenis yang sangat beragam. Tentunya, agar tidak salah memilih, kamu harus

Finansial
Finansial Apa itu Stop Loss? Pengertian dan Cara Menggunakannya

Berbicara mengenai dunia investasi dan trading, selalu terdapat istilah-istilah terkait yang mungki

Gadget
Gadget 15 Rekomendasi HP Xiaomi Terbaik Desember 2022, Wajib Punya!

Xiaomi merupakan salah satu produsen smartphone yang cukup terkenal dan sudah mendunia, terutama un

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia