Pinhome

  • Blog
  • Finansial
  • Apakah Deposito Adalah Investasi yang Cocok Untukmu?

Apakah Deposito Adalah Investasi yang Cocok Untukmu?

Dipublikasikan oleh Iko ∙ 17 November 2021 ∙ 6 menit membaca

Investasi merupakan salah satu cara untuk mendapatkan penghasilan dengan cara menanamkan modal. Cara ini kini semakin populer di kalangan masyarakat karena banyak orang yang menggunakannya sebagai bentuk penghasilan pasif. Bentuk investasinya pun beragam dan deposito adalah salah satunya selain emas, saham, atau properti.

Pinhome – Orang mungkin banyak mendengar kata deposito ketika ingin melakukan penyimpanan di bank. Biasanya, terdapat berbagai jenis tabungan yang ditawarkan oleh bank dan salah satunya yaitu deposito. Mengapa deposito dianggap sebagai investasi? Mengapa simpanan ini berbeda dari tabungan biasa? Simak penjelasan lebih lanjutnya di bawah ini!

Baca Juga: Cara Mendapatkan Uang 100 Juta Di Usia 25 Tahun

Apa Itu Investasi Deposito?

(Pexels)

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK melalui laman resminya menerangkan bahwa deposito adalah sebuah bentuk simpanan yang pencairannya hanya bisa setelah jangka waktu dan memiliki syarat-syarat tertentu. Jenis investasi ini juga dapat dilakukan dengan uang rupiah maupun mata uang asing.

Deposito bisa disebut sebagai investasi karena uang yang diberikan ke bank tidak hanya disimpan. Pihak bank bisa mengelola uang tersebut dan pemodal akan mendapatkan bunga sesuai dengan simpanan yang dilakukan. Hasil dari bunga deposit itu kemudian bisa diambil bersamaan dengan pencairan simpanan tersebut.

Sebagai contoh, Pins memiliki uang sebesar Rp20 juta dan mendepositkannya ke bank. Pins kemudian memilih tenor simpanan selama 6 bulan. Hal ini berarti selama waktu tersebut, kamu tidak bisa mengambil uang milikmu. Kemudian, di akhir masa perjanjian, uang Rp20 juta tersebut bisa ditarik beserta dengan bunga yang didapat. Besaran bunganya sendiri tergantung masing-masing bank.

Perbedaan Mendasar Deposito dengan Tabungan

(Pixabay)

Baca Juga: Intip Grafik Harga Emas Hari Ini Agar Investasi Tetap Untung

Meskipun sama-sama berbentuk simpanan yang disediakan oleh bank, deposito dan tabungan merupakan dua hal yang berbeda. Deposito adalah sebuah bentuk investasi sedangkan tabungan merupakan simpanan uang yang dititipkan ke bank. Berikut ini berbagai perbedaan dari deposito dan tabungan.

  • Tujuan Simpanan

Perbedaan paling mudah dari ke dua jenis simpanan ini yaitu mengenai tujuan penggunaannya. Nasabah yang memilih deposito memiliki tujuan untuk investasi dan mendapatkan keuntungan. Sedangkan tabungan lebih digunakan untuk keperluan sehari-hari.

  • Tabungan Lebih Fleksibel

Tabungan biasa tidak memiliki jangka waktu perjanjian atau tenor tertentu dengan pihak bank. Hal ini berarti uang yang dimasukkan ke tabungan bisa ditarik kapan pun dan jumlahnya juga bisa ditambah sesuai keinginan. Hal ini berbeda dengan deposito yang memiliki tenor dan apabila nasabah menarik uangnya sebelum waktu perjanjian, maka ada biaya penalti yang perlu dibayarkan.

  • Bunga Deposito Lebih Tinggi

Deposito dipilih sebagai investasi karena menawarkan bunga yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan tabungan. Secara umum, suku bunga yang bisa diperoleh dari deposito yaitu antara 5% sampai 7% per tahun. Sedangkan tabungan biasa hanya menawarkan bunga sebesar 0,5% hingga 2% per tahunnya. Hal ini menjadikan deposito lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan tabungan.

  • Jangka Waktu Simpanan

Tabungan biasa tidak memiliki batas waktu tertentu. Seorang nasabah bisa memiliki rekening yang selalu aktif asalkan saldonya tidak nol. Berbeda dengan deposito yang memiliki tenor tertentu. Jangka waktu tersebut merupakan perjanjian yang dilakukan oleh nasabah dengan pihak bank ketika mendaftarkan deposito.

  • Setoran Minimal Saat Mendaftar

Perbedaan berikutnya dari tabungan dan deposito terletak pada jumlah setorannya. Bank mensyaratkan setoran awal yang lebih rendah untuk tabungan yang biasanya berada di antara Rp100 ribu sampai Rp500 ribu. Sedangkan untuk deposito, jumlah setoran awalnya lebih besar yaitu antara Rp5 juta hingga Rp10 juta.

Jenis-jenis Instrumen Investasi Ini

(Ollaramlan)

Kalau Pins tertarik untuk menanamkan modal melalui deposito, ada 3 jenis investasi yang bisa dilakukan yaitu sebagai berikut.

  • Deposito Berjangka

Jenis investasi ini merupakan yang paling sering dipilih oleh nasabah. Sesuai dengan namanya, deposito berjangka adalah jenis simpanan yang dilakukan dalam waktu tertentu. Lamanya waktu investasi sendiri dilakukan sesuai kesepakatan dan uang simpanan nasabah hanya bisa diambil ketika sudah jatuh tempo.

  • Sertifikat Deposito

Sertifikat deposito adalah jenis simpanan yang diberikan beserta dengan sertifikat. Sertifikat yang didapat bisa dipindahtangankan karena tidak memiliki nama seseorang atau lembaga tertentu. Pencairan uangnya juga berbeda dengan deposito berjangka karena bisa dilakukan di muka, tiap bulan, atau saat jatuh tempo.

  • Deposito On Call

Terakhir yaitu deposito on call yang berbeda dengan jenis investasi lainnya karena jangka waktu simpanan yang lebih pendek. Simpanan jenis ini diterbitkan atas nama nasabah dengan jumlah uang yang besar serta perjanjiannya biasanya kurang dari 1 bulan. Uang tersebut kemudian bisa dicairkan sesuai perjanjian dan nasabah sudah memberitahukannya ke pihak bank terlebih dahulu.

Cara Daftar Deposito di Bank

(My Bank Tracker)

Pins yang ingin melakukan investasi deposito, bisa mendaftar ke bank yang diinginkan. Saat ini, calon nasabah bisa melakukan penanaman modal melalui dua cara yaitu datang langsung ke kantor cabang atau membuka rekening secara online. Caranya sendiri sedikit berbeda, selengkapnya bisa dibawa di bawah ini.

  • Deposit dari Kantor Cabang

Cara pertama untuk membuka rekening deposito yaitu dengan mengunjungi kantor bank secara langsung. Jika Pins menggunakan cara ini, maka semua proses akan dilakukan oleh petugas bank. Langkah-langkahnya yaitu sebagai berikut.

  • Menyiapkan persyaratan yang diperlukan seperti identitas, NPWP, uang setoran, serta materai
  • Mengunjungi kantor bank dan mengambil antrean
  • Menyampaikan tujuan ke petugas bank
  • Menentukan tenor dan jenis deposito
  • Mengisi formulir pendaftaran dengan lengkap dan benar
  • Mengikuti arahan petugas
  • Melakukan setoran awal
  • Petugas akan memproses pengajuan deposit
  • Membuka Rekening via Mobile Banking

Pins juga bisa melakukan deposit melalui layanan mobile banking atau via aplikasi di ponsel masing-masing. Melalui cara ini, kamu tidak perlu datang ke bank dan bisa melakukan pembukaan rekening sendiri. Sebagai contoh, berikut ini cara membuka deposito di mobile banking Bank Mandiri.

  • Membuka aplikasi Livin’ by Mandiri dan login
  • Pilih menu ‘Pembukaan Rekening Baru’ lalu ‘Mandiri Deposito’
  • Pahami ketentuan pembukaan deposito lalu klik ‘Buka Rekening’
  • Pilih sumber rekening dan isi lengkap formulir pendaftaran
  • Membaca syarat dan ketentuan lalu centang kotak persetujuan
  • Konfirmasi dengan memasukkan MPIN
  • Permintaan rekening deposito akan diproses oleh Bank Mandiri

Deposito adalah salah satu bentuk investasi yang bisa dilakukan dengan membuka rekening di bank. Perhatikan cara pembuatannya di atas dan perhatikan juga bank yang akan dipilih. Pastikan Pins mendaftar di bank yang terpercaya dan memberikan banyak keuntungan.


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Safina

Editor: Iko

Tags :

Bagikan Artikel