Pinhome

Lifestyle

Tips Memilih Interior Rumah Minimalis

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 2 menit membaca

Desain rumah minimalis sangat sesuai diaplikasikan bagi Anda yang memiliki ritme aktifitas cukup tinggi maupun yang menyukai gaya hidup serba praktis. Desain rumah minimalis yang simpel dan serba praktis memberikan kemudahan bagi Anda saat merawat serta membersihkannya. Yang tidak kalah menariknya, desain rumah minimalis juga bisa menghemat biaya dan menjadi alternatif desain rumah bagi Anda yang tinggal di kota besar dengan lahan yang terbatas.

kamar tidur minimalis

Desain rumah minimalis akan semakin terlihat menarik bila diimbangi dengan penataan interior rumah yang baik. Penataan interior harus memperhatikan hal-hal berikut ini:

Pertama, pemilihan furnitur dan ornamen. Gunakan furnitur dan ornamen yang berbentuk geometri. Hindari memajang furnitur atau ornamen yang terlalu banyak detail. Pilihlah yang bentuknya simpel namun tetap menarik. Perhatikan pula ukurannya. Sesuaikan ukuran furnitur dan ornamen dengan luas ruangan. Agar rumah minimalis Anda tidak terkesan sumpek, jangan memasang banyak furnitur dalam suatu ruangan. Optimalkan keberadaan furnitur tersebut dengan menggunakan furnitur yang multifungsi. Untuk teralis dan railing tangga, pilihlah yang motifnya simpel. Misalnya berupa perpaduan antara garis vertikal dan horizontal. Sebagai penutup jendela, Anda bisa menggunakan basic blind atau roller. Sedangkan lampu, ada beberapa alternatif yang bisa Anda pilih. Di antaranya model lampu sembunyi, down light, ataupun lampu gantung.

Kedua, pemilihan warna. Pastikan setiap aksesori dan furnitur yang Anda gunakan serasi dengan konsep ruangan. Demikian pula dengan warnanya. Pilihlah warna-warna yang serasi antara ornamen, furnitur, maupun aksesori lain dalam ruangan. Untuk kusen jendela dan pintu sebaiknya Anda menggunakan warna-warna gelap dan tanpa profil.

Ketiga, optimalkan tempat penyimpanan. Untuk mendapatkan kesan rumah minimalis yang rapi dan bersih, hindari memajang barang-barang seperti buku dan mainan di tempat terbuka. Pastikan barang-barang tadi bisa masuk ke dalam rak atau lemari. Untuk mensiasati keterbatasan tempat, Anda bisa mengoptimalkan tempat penyimpanan. Misalnya dengan membuat rak di kolong tempat tidur, lemari di bawah tangga dan di bawah wastafel, atau di sudut-sudut rumah yang tidak terpakai.

Bagikan Artikel