BlogPemilik PropertiDesain HunianMengenal Plafon Hollow untuk Pondasi Rangka Rumah

Mengenal Plafon Hollow untuk Pondasi Rangka Rumah

Dipublikasikan oleh Voni Wijayanti dan Diperbarui oleh Nabila Azmi

Okt 29, 2024

4 menit membaca

Copied to clipboard

Sebagai salah satu material yang populer dalam konstruksi, plafon hollow semakin diminati untuk rangka plafon di rumah-rumah modern. Plafon hollow tidak hanya memperkuat plafon, tetapi juga memberikan kesan estetis yang minimalis dan modern.

Material ini terkenal ringan dan mudah dipasang, membuatnya menjadi solusi yang efisien untuk menciptakan plafon rumah yang kokoh dan tahan lama. Cari tahu informasi lengkapnya di bawah ini, yuk!

Apa Itu Plafon Hollow?

Plafon hollow adalah jenis rangka plafon yang terbuat dari besi berbentuk kotak atau persegi panjang. Jenis rangka ini biasanya dilapisi bahan pelindung seperti galvanis atau galvalum. Lapisan yang terbuat dari baja atau aluminium ini tahan terhadap karat sehingga ideal untuk lingkungan dengan kelembapan tinggi.

Sifatnya juga ringan namun kokoh, sehingga bisa Pins gunakan untuk menopang beban dekorasi, seperti lampu atau kipas angin. Pins juga bisa dengan mudah membentuk rangka ini sesuai dengan kebutuhan desain interior rumah.

Baca juga: Serba Serbi Plafon PVC dan Model yang Bisa Jadi Inspirasi

Jenis-jenis Plafon Hollow

Source : Shutterstock

Berikut ini beberapa jenis plafon hollow yang sering digunakan pada konstruksi bangunan.

1. Besi Hollow Gypsum

Besi hollow dengan bahan gypsum adalah salah satu bahan yang paling diminati untuk konstruksi bangunan. Memiliki sifat yang kokoh dan tahan lama. Pins bisa menggunakannya untuk membuat rangka plafon di rumah ataupun gedung. Bahkan, kualitasnya juga lebih bagus dibandingkan dengan kayu dan aman dari rayap.

2. Besi Hollow Galvalume

Besi ini sering juga disebut sebagai Zinc-Alume atau galvalume yang menjadi besi hollow paling bagus diantara lainnya. Komposisi yang digunakan memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap karat dibandingkan jenis lainnya.

Kandungan didalamnya terdapat 1,5% lapisan silikon, unsur coating aluminium 55%, dan 43,5% unsur besi.

3. Besi Hollow Galvanis

Kualitas yang dimiliki oleh besi hollow galvanis berada dibawah besi hollow galvalume. Kekurangannya adalah mudah terkena korosi jika terpotong atau bergesekan dengan material lain. Dari segi bahan juga sedikit berbeda, mengandung coating zinc sebesar 97% dan coating aluminium sebesar 1% saja.

4. Besi Hollow Hitam

Terakhir adalah jenis besi hollow hitam dengan bahan dasar baja hitam. Jenis besi hollow ini memiliki ketebalan yang tinggi dan sangat kuat untuk dijadikan bahan konstruksi. Namun, kekurangannya adalah ukuran yang telah di standarisasi dan tidak banyak pilihan.

Baca juga: 15 Ide Model Partisi Ruangan dari Besi Hollow

Kelebihan Plafon Hollow

plafon-hollow
Source : Shutterstock

Untuk kelebihan utama dari besi hollow sebagai penyangga tiang plafon tentunya karena kekuatan yang dimilikinya. Berikut beberapa kelebihannya.

1. Kuat dan Tahan Lama

Plafon hollow memiliki daya tahan tinggi, mampu menopang dekorasi atau peralatan tambahan pada plafon, seperti lampu gantung. Material ini juga dirancang untuk tahan terhadap karat, terutama pada jenis hollow galvanis dan galvalum, sehingga cocok digunakan di berbagai kondisi cuaca.

2. Bobot yang Ringan

Karena bobotnya yang ringan, plafon hollow memudahkan proses pemasangan dan tidak memberatkan struktur bangunan secara keseluruhan. Ini membuatnya menjadi pilihan populer bagi kontraktor yang ingin menghemat waktu pemasangan.

3. Mudah dirawat

Perawatannya cukup sederhana karena cukup dibersihkan secara berkala tanpa perlu bahan kimia khusus. Hal ini juga menghemat biaya perawatan jangka panjang karena sifat tahan karat pada hollow yang dilapisi​.

4. Desain Fleksibel

Material hollow yang berbentuk persegi atau kotak dapat disesuaikan dengan berbagai desain plafon rumah. Hal tersebut memberikan fleksibilitas untuk menciptakan berbagai konsep ruangan yang modern dan minimalis.

5. Pemasangan Cepat

Dengan bobot yang ringan dan desain modular, plafon hollow dapat dipasang dengan cepat, menghemat waktu serta biaya tenaga kerja, terutama pada proyek renovasi atau pembangunan rumah baru.

Baca juga: Harga Terbaru Besi Hollow Beserta Jenis dan Ukurannya

Kekurangan Plafon Hollow

Source : Shutterstock

Dibalik kelebihannya yang kuat dan sering digunakan pada konstruksi bangunan. Besi hollow masih memiliki kekurangan. Berikut ini beberapa diantaranya.

1. Beban Terbatas

Plafon hollow tidak dirancang untuk menahan beban berat berlebih. Jika dipaksakan, plafon bisa mengalami penyok atau bengkok, sehingga tidak cocok untuk menahan material atau peralatan berat di atas plafon.

2. Rentan Korosi Jika Tidak Dilindungi

Jenis hollow yang tidak dilapisi galvanis atau galvalum rentan terhadap karat saat terpapar kelembapan, terutama di area lembap atau daerah pesisir. Untuk mengatasi ini, penggunaan hollow berlapis sangat direkomendasikan​.

3. Ukuran Terbatas

Besi hollow umumnya hanya tersedia dalam ukuran standar, yang kadang tidak fleksibel untuk beberapa kebutuhan desain atau proyek skala besar yang memerlukan ukuran khusus.

4. Tidak Ideal untuk Eksterior

Karena ketahanannya terhadap cuaca terbatas, hollow plafon lebih cocok digunakan di dalam ruangan. Di luar ruangan, faktor korosi dan kelembapan lebih cepat mengurangi masa pakainya.

5. Harga Material Berkualitas Tinggi

Hollow dengan kualitas baik, seperti jenis berlapis galvanis atau galvalum, biasanya berharga lebih tinggi. Hal ini bisa menjadi faktor pertimbangan biaya bagi pemilik rumah yang menginginkan plafon dengan ketahanan ekstra.

Baca juga: Perbedaan Plafon Gypsum dan Plafon Asbes

Kisaran Harga Plafon Hollow

Untuk kisaran harga dari plafon hollow mungkin akan berbeda-beda di setiap toko matrial, juga dihitung berdasarkan ukuran panjangnya. Namun, secara garis besar biasanya harga plafon hollow berkisar antara:

Ukuran Besi HollowPanjang BesiHarga Besi
20x20x1,5 mm6 meterRp71.000
30x15x1,5 mm6 meterRp81.000
30x30x1,5 mm6 meterRp112.000
30x30x1,7 mm6 meterRp144.000
40x20x1,5 mm6 meterRp112.000
40x20x1,7 mm6 meterRp144.000
40x40x1,7 mm6 meterRp198.000
40x40x2,7 mm6 meterRp284.000
50x50x1,7 mm6 meterRp252.000
50x50x2,7 mm6 meterRp364.000
60x30x1,5 mm6 meterRp172.000
60x30x1,7 mm6 meterRp225.000
60x40x1,7 mm6 meterRp252.000
75x75x2,7 mm6 meterRp566.000
50x100x1,8 mm6 meterRp292.000
20x40x0,3 mm (plafon)4 meterRp13.000
16x32x0,3 mm (plafon)4 meterRp15.500
17x35x0,25 mm (plafon)4 meterRp18.500
32x32x0,25 mm (plafon)4 meterRp19.500
35x35x0,3 mm (plafon)4 meterRp23.500

Bagaimana Cara Menghitung Kebutuhan Rangka Plafon Hollow?

plafon hollow
Source : Shutterstock

Setelah Pins paham tentang apa itu plafon hollow, jenis, kelebihan dan kekurangannya, berikut cara mudah untuk menghitung kebutuhan plafon hollow pada bangunan.

1. Hitung Luas Ruangan

Hal pertama yang harus Pins lakukan adalah mengetahui seberapa besar ruangan yang akan dipasangi plafon. Misalnya hanya satu ruangan saja yang hendak dipasangi berukuran 4m x 5m. Atau bisa juga memasang plafon pada seluruh ruangan rumah.

Hitung luasnya secara keseluruhan dengan akurat menggunakan meteran. Walaupun Pins sedang membuat rumah minimalis, tetapi dalam pengukuran harus dilakukan dengan tepat.

2. Hitung Bagian Dinding

Untuk bagian dinding, cara menghitungnya adalah tambahkan panjang kurang lebih 1 meter. Misalnya pada suatu ruangan yang memiliki ukuran 3m x 3m. Maka panjang hollow yang dibutuhkan adalah 3m + 1m = 4m. Kelebihan panjang tersebut nantinya dipakai untuk gantungan.

3. Hitung Bagian Isian Rangka

Biasanya pada isian rangka, hitungannya adalah per 60 cm. Hitungannya, karena ruangan yang dijadikan contoh memiliki panjang 3 meter, maka konversikan terlebih dahulu ke dalam satuan cm dan dibagi panjang per 60 cm secara matematis menjadi 300 : 60 = 5 batang.

Hitungan cross 4 x 4 cm x 3 meter x 2 batang, ukuran plafonnya adalah 9 m2, jadi kebutuhan pada rangka hollow adalah 3 m x 4 batang = 12 meter. Kemudian ditambah 3 meter x 5 batang = 15 meter, terakhir ditambah hasil dari 2 x 3 batang = 6 m. Secara keseluruhan, kebutuahan hollow untuk rangka adalah 12 meter + 15 meter + 6 meter = 33 meter, atau sekitar 10 batang hollow.

4. Hitung Bagian Lis Profil

Setelah mendapatkan angka untuk hasil kebutuhan pada kerangka, selanjutnya adalah menghitung plafon untuk dipasang di bagian tepi. Panjang ruangan 3 meter dikalikan jumlah panjang plus 1 seperti pada step hollow dinding nomor 2. Untuk hitungannya adalah 3 meter x 4 buah = 12 meter.

Sudah paham kan Pins apa itu plafon hollow, jenis-jenisnya, kekurangan dan kelebihannya, serta cara menghitung kebutuhannya yang tepat? Sekarang Pins sudah lebih siap untuk membangun rumah impian dengan kisaran harga plafon hollow yang sesuai dengan kebutuhan serta budget yang dimiliki.

Baca juga:

Copied to clipboard

Properti Rekomendasi

    Rp 550,8 Juta - Rp 1,5 Miliar
    Angsuran mulai dari Rp3,8 Juta/bln
      Rp 181 Juta
      Angsuran mulai dari Rp1,2 Juta/bln
        Rp 357,1 Juta - Rp 780 Juta
        Angsuran mulai dari Rp2,5 Juta/bln

        Properti Eksklusif: Green Paradise City

        Parung Panjang, Kab. Bogor
          Rp 1 Miliar - Rp 1,1 Miliar
          Angsuran mulai dari Rp7,2 Juta/bln

          Properti Eksklusif: The Agathis

          Pancoran Mas, Kota Depok

          © www.pinhome.id

          Pinhome App

          Coba Aplikasi Pinhome

          Cari, konsultasi, beli, hingga jasa perawatan rumah, semua ada!
          Unduh sekarang dan nikmati manfaatnya.

          iOS PCA DownloadAndroid PCA Download