Kamus Istilah Properti

Transit Oriented Development (TOD)

istilah properti

Transit Oriented Development (TOD)

Transit Oriented Development (TOD) adalah pada konsep perencanaan kota yang terintegrasi dengan menggabungkan sistem transportasi, tempat tinggal, area komersial, ruang terbuka, dan ruang publik.

Apa Itu Transit Oriented Development (TOD)?

(Serpong Garden Apartemen)

Dalam hal perencanaan tata kota, istilah Transit Oriented Development (TOD) kini semakin banyak ditemukan di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Transit Oriented Development (TOD) adalah pada konsep perencanaan kota yang terintegrasi dengan menggabungkan sistem transportasi, tempat tinggal, area komersial, ruang terbuka, dan ruang publik. 

Tujuan konsep TOD tak lain untuk memudahkan masyarakat dan pengguna untuk melakukan perjalanan dengan berjalan kaki, sepeda, maupun moda transportasi umum.

Pengoptimalan penggunaan moda transportasi umum ini, menjadikan kota-kota yang menerapkan konsep TOD berhasil mengurangi angka kemacetan karena penggunaan kendaraan pribadi juga berkurang. 

Negara-negara yang sukses dengan Transit Oriented Development adalah Singapura, Amerika Serikat, Tokyo, Seoul, Hongkong, dan negara-negara di Eropa.  

Di Indonesia, konsep ini pun semakin dikembangkan. Dengan menerapkan pengembangan mix-used development berupa area perpaduan kawasan hunian dan kawasan bisnis. Konsep pun dirancang untuk menjadi area yang ramah pejalan kaki.

Maka dari itu, pengembangan TOD ini tidak dapat berdiri sendiri. Artinya, perlu dukungan dan kolaborasi yang baik dari sejumlah pihak, baik itu pengembang properti, pemerintah, dan pengelola transportasi. 

Keuntungan Konsep Transit Oriented Development (TOD) pada Tata Kota 

(Property Inside News)

Penerapan TOD dinilai akan memberikan banyak keuntungan bagi para penghuni maupun developer yang mengembangkan hunian maupun area bisnis di kawasan ini. 

Berikut ini beberapa kelebihan dari TOD: 

Strategis 

memiliki hunian berkonsep TOD, Pins dijamin memiliki akses yang mudah ke berbagai pilihan moda transportasi, seperti LRT, MRT, Transjakarta, tol, dan sebagainya. 

Sehingga, Pins memilih rute dan moda transportasi yang paling mudah dan nyaman untuk kegiatan sehari-hari. Pun tak dapat menghindari macet, rumah Pins sudah dekat.  

Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Hadirnya konsep TOD pada perencanaan kota ternyata dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya menjadi lebih baik. Pasalnya, konsep ini punya dampak positif terhadap lingkungan.

Dengan konsep yang modern, biasanya pembangunan akan memperhatikan aspek lingkungan. Selain itu, karena penggunaan kendaraan pribadi (bermotor) berkurang, maka lingkungan menjadi lebih sehat dan bebas polusi.  

Prospek Investasi yang Baik 

Yang menarik dari konsep TOD ini adalah prospek investasinya yang sangat menjanjikan, Pins! Bayangkan saja, titik akses transportasi sudah pasti merangsang ekonomi masyarakat sekitar; apalagi jika ditambah hunian. 

Selain itu, ada beberapa proyek TOD yang memiliki visi jauh di depan, menyesuaikan dengan rencana pengembangan pemerintah sehingga dapat dipastikan harga tanah di kawasan TOD akan terus meningkat juga. 

Memberikan Dampak Ekonomi  

Disadari atau tidak, TOD juga punya dampak yang baik dari segi ekonomi. Banyak pihak yang akan diuntungkan dari pembangunan ini, selain penghuni dan pengembang tentunya. 

Pengembangan kawasan TOD ini akan menciptakan multiplier effect yang dapat memberikan nilai tambah dari nilai lahan, nilai properti, pajak properti, pendapatan masyarakat, dan jumlah kesempatan kerja.

Ciri Khas Kawasan TOD 

(Asean Connectivity)

Ciri utama kawasan yang mengadaptasi konsep Transit Oriented Development (TOD) ini adalah adanya integrasi tata ruang di mana Pins dapat dengan mudah menjangkau beragam fasilitas umum dan fasilitas sosial dengan berjalan kaki. 

Selain itu, ada beberapa ciri lain dari konsep TOD, diantaranya: 

  • Konsep mixed-use development yang menggabungkan kawasan hunian berdampingan dengan kawasan bisnis dan perkantoran.
  • Termasuk kawasan padat dan serba terhubung.
  • Memiliki banyak hunian vertikal seperti apartemen, rumah susun, maupun condominium yang memanfaatkan lahan terbatas. 
  • Tersedia fasilitas pendukung lainnya meliputi pusat perbelanjaan, sarana kesehatan, pusat pendidikan, kawasan hiburan, fasilitas perbankan dan sarana olahraga    

Contoh Kawasan TOD di Indonesia 

(Berita Satu)

Kabar baik buat Pins yang sedang mencari rumah, Pinhome memiliki beberapa pilihan proyek hunian berkonsep TOD di kawasan Jabodetabek. 

Selain strategis dan aksesnya serba mudah, proyek-proyek ini harganya juga terjangkau di kelasnya. Yuk, simak daftarnya berikut ini:

Green Avenue

Green Avenue didesain dalam bentuk apartemen untuk kamu milenial yang aktif, simple dan praktis. Ini ditunjukan dari desain fasad yang atraktif dan interior minimalis. 

Hunian ini menyediakan banyak unit studio yang diminati milenial, ditambah jarak menuju LRT Jatimulya hanya 30 m, akses bus Transjakarta & Trans Patriot, dan Green Walk Mall yang mendukung gaya hidup masyarakat modern.

Tenjo Metropolis

Tenjo Metropolis adalah salah satu hunian TOD dengan harga terjangkau bagi millennial, namun tidak mengurangi kenyamanan dan fasilitas yang ditawarkan. 

Terletak di daerah Tenjo, yang merupakan daerah yang ditunjuk oleh Pemda untuk dibentuk menjadi Kawasan Kota Baru, Tenjo City Metropolis memiliki banyak pilihan akses yang strategis, seperti KRL Commuter Line, 1 km stasiun Tenjo, serta tersedia akses Tol terdekat yang menggabungkan Serpong Balaraja. 

Adhi City Sentul

Adhi City Sentul adalah hunian yang memiliki visi “Integrated Future City” ini memaksimalkan penggunaan angkutan umum dan pendekatan tata ruang campuran. 

Hunian ini diusung bagi segmen senior millennial dan active boomer yang akan menikmati nuansa alam dipadukan fasilitas berupa kluster rumah tapak, fasilitas sosial dan wisata, serta pusat bisnis dan finansial yang akan meningkatkan kualitas hidup. 

Akses terdekat dari kawasan hunian ini adalah LRT Sentul dan pintu tol Sentul yang hanya berjarak satu menit saja!

Grand Citeras

Grand Citeras berdampingan dengan Citra Maja, yang ditunjuk pemerintah sebagai kawasan kota baru. 

Lokasi Grand Citeras dekat dengan Stasiun Citeras yang akan diperbaharui dan dimodernisasi pemerintah, sekaligus menghubungkan ke Tanah Abang. Hunian ini memiliki potensi investasi yang menarik beberapa tahun ke depan.

Urban Signature

Urban Signature dibangun di atas mall 3 lantai yang didominasi oleh pusat kuliner dan perbelanjaan, sekaligus akses langsung LRT Ciracas. 

Kemudahan tersebut tentu akan meningkatkan produktivitas konsumen, sebagaimana konsep Urban Signature “Harmony & Quality Life”, yaitu menyegarkan kembali para penghuni dari hiruk-pikuk Ibu Kota Jakarta.


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Kamu Agen properti independen atau Agen kantor properti. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Kamu kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Linda

Editor: Iko