Kamus Istilah Properti

Skala

istilah properti

Skala

Skala adalah perbandingan jarak pada gambar dengan jarak sebenarnya. 

Apa itu Skala?

(Pinhome)

Skala adalah perbandingan jarak pada gambar dengan jarak sebenarnya. 

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), skala diartikan sebagai:

  • (n) garis atau titik tanda yang berderet-deret dan sebagainya yang sama jarak antaranya, dipakai untuk mengukur, seperti pada termometer, gelas pengukur barang cair
  • (n) lajur yang dipakai untuk menentukan tingkatan atau banyaknya sesuatu (seperti pada peraturan gaji dan pada daftar bunga uang)
  • (n) perbandingan ukuran besarnya gambar dan sebagainya dengan keadaan yang sebenarnya

Istilah skala umumnya ditemukan dalam gambar peta atau denah Dalam dua benda tersebut, skala kerap dimanfaatkan untuk mengetahui keadaan atau wilayah sesungguhnya.  

Selain peta dan denah, skala juga kerap dikaitkan dengan bidang arstitektur. Dalam bidang ini, skala didefinisikan sebagai perbandingan antara elemen bangunan atau ruang, dengan lingkungan atau elemen arstitektur lainnya. 

Prinsip Skala dalam Bidang Arstitektur

(Digital Commute)

Skala dalam bidang arstitektur merupakan perbandingan ruang dengan elemen bangunan lainnya. Umumnya, penentuan skala arstitektur dikaitkan dengan ukuran bangunan yang ada di dekatnya. Oleh karena itu, wajar bila peran arsitek dalam proses mendesain rumah cukup penting atau krusial. 

Sebagai gambaran dan panduan, berikut ini terdapat tiga jenis prinsip skala yang umum digunakan dalam bidang arstitektur. Berikut uraiannya:

Skala intim 

Skala intim menggunakan prinsip yang dapat menimbulkan kesan lebih kecil dari ukuran atau besaran yang sebenarnya. 

Sebuah skala intim umumnya dapat diperoleh malalui pemakaian ornamen yang lebih besar daripada ukuran standar. Selain itu, skala intim juga dapat diperoleh melalui pencahayaan. 

Sebagai contoh, bila Pins memberikan cahaya redup pada kamar tidur maka akan menimbulkan kesan intim. 

Skala norma atau natural atau manusiawi 

Umumnya, skala dapat diperoleh dari pemecahan masalah fungsional yag wajar. Misalnya saja penggunaan pintu, jendela, atau elemen yang ukurannya sesuai standar. 

Skala monumental atau megah atau herok 

Sesuai dengan penyebutannya, skala ini memiliki sifat berlebihan agar terlihat mewah. Pada praktiknya, skala monumental diperoleh dengan penerapan ukuran yang lebih besar daripada ukuran biasanya. Peletakannya pun biasanya di dekat elemen yang lebih kecil.

Arti Skala pada Desain Bangunan 

(PxHere)

Skala selalu dituliskan dalam sebuah denah atau desain bangunan. Jika diamati, biasanya skala akan dituliskan dengan angka seperti 1:100 misalnya. Lantas, sebetulnya, apa arti dari skala tersebut? 

Untuk lebih jelasnya, simak uraian berikut ini:

Skala 1:100

Skala 1:100 berarti setiap satu sentimeter yang tergambar mewakili 100 sentimeter ukuran bangunan sebenarnya. 

Misalnya, jika ukuran dinding dapur selebar 1 meter atau 100 sentimeter, maka dalam gambar atau denah akan dituliskan 1:100. Satuan ukuran yang biasa digunakan pada skala yakni sentimeter atau cm.

Selain 1:100, terdapat pula berbagai macam ukuran skala yang umum digunakan pada denah bangunan. Ukuran tersebut berbeda-beda tergantung dari ukuran kertas dan besar bangunan yang didesain. 

Berikut ini ada berbagai skala dan penggunaan jenis gambar yang bisa digunakan. 

Skala 1:100

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, arti dari skala ini yakni tiap satu sentimeter mewakili 100 sentimeter ukuran sebenarnya. Biasanya, skala ini digunakan pada denah rumah tampak depan, samping, ataupun denah atap. Tak jarang, skala 1:100 pun dipakai pada denah pola lantai, denan fondasi, serta gambar show drawing

Skala 1:1000

Skala ini kerap digunakan untuk menggambarkan objek yang besar seperti peta kontur tanah atau gedung bertingkat tinggi. Untuk artinya sama dengan skala 1:100. 

Skala 1:20 

Sebuah skala 1:20 digunakan pada gambar detail bangunan seperti fondasi, detail pintu dan jendela, serta detail sanitair.

Skala 1:5

Umumnya, skala ini dipakai untuk gambar yang membutuhkan detail lebih rinci. Misalnya saja sambungan besi struktur atau detail instalasi listrik.

Selain keempat skala di atas, skala pun dituliskan dengan angka seperti 1:1, 1:2, 1:15, 1:40, hingga 1:200 dan seterusnya. 

Ukuruan-ukuran skala di atas, menjadi hal penting yang harus diperhitungkan saat membuat gambar teknik bangunan. Khususnya dengan cara manual. Umumnya, seseorang akan menghitung ukuran skala menggunakan kalkulator agar dapat mengetahui panjang bangunan yang akan digambar.

Sementara, bila menggunakan perangkat lunak seperti autocad, ukuran skala akan langsung dituliskan 1:1. Bila ingin membuat ukuran skala tertentu, kamu kamu harus mengaturnya saat proses cetak kertas saja. 

Cara Menghitung Skala Saat Menggambar Denah Bangunan

(PxHere)

Gambar teknik harus selalu tepat ukurannya. Hal ini perlu dilakukan supaya apa yang digambar dapat mewakili kondisi sebenarnya. 

Nah, berikut contoh perhitungan rumus skala yang dapat digunakan saat menggambar bangunan atau rumah. 

Rumus skala saat menggambar rumah

(Mahir Matematika)

  • Jarak Benda pada Gambar = (Jarak Benda Sesungguhnya x Skala Depan): Skala Belakang
  • JBG = (JBS x SD):SB

Contoh kasus 1

Menggambar lebar jalan satu meter dengan skala 1:20

Maksud dari skala 1:20 yakni setiap satu sentimeter gambar mewakili 20 sentimeter ukuran benda sebenarnya. 

Jadi, jalan selebar satu meter sama dengan 100 sentimeter. Jika yang digambar ialah skala 1:20, maka jarak gambar berarti (100×1): 20 = 5 cm. 

Jadi, Pins perlu menggambar lebar jalan dengan jarak 5 sentimeter.

Contoh kasus 2

Menggambar baut selebar lima milimeter dengan skala 5:1

Contoh ini merupakan kebalikan dari contoh pertama. Di mana, benda sesungguhnya berukuran lebih kecil daripada gambar. 

Dalam contoh ini skala 5:1 berarti setiap lima sentimeter pada gambar mewakili satu sentimeter benda sebenarnya. 

Jadi, baut selebar lima milimeter sama dengan 0,5 sentimeter jika digambar dengan skala 5:1. Maka, jarak pada gambar ialah (0,5×5): 1 = 2,5 cm.

Perhitungan skala ini sangat diperlukan saat menggambar teknik secara manual. Bila Pins kebingungan, lebih baik gunakan perangkat lunak seperti Autocad saja. Atau, jika tidak ingin repot, lebih baik manfaatkan jasa arstitek. Dengan demikian, Pins tidak perlu repot-repot menghitung, karena semuanya akan dikerjakan oleh arsitek. Semoga membantu ya!


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Kamu Agen properti independen atau Agen kantor properti. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Kamu kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Lea Lyliana

Editor: Achlisia