Kamus Istilah Properti

Dinding Kamprot

istilah properti

Dinding Kamprot

Dinding kamprot adalah teknik finishing dengan adukan plesteran yang memberikan hasil permukaan dinding bertekstur kasar.

Apa Itu Dinding Kamprot?

dinding kamprot
(Pinterest)

Ada banyak cara untuk menciptakan tampilan dinding yang menarik selain dengan melapisinya dengan cat. Salah satunya dengan menerapkan teknik kamprot agar memberikan kesan unik dan menarik. Dinding kamprot adalah teknik finishing dengan adukan plesteran yang memberikan hasil permukaan dinding bertekstur kasar. 

Dilihat dari bentuknya, dinding kamprot terlihat acak tetapi tampilan inilah yang menjadikannya memberikan kesan unik dan menarik. Tampilan tekstur kasar ini dihasilkan dari lapisan plester pada dinding bata. Plesteran ini terbuat dari pasir dan kerikil halus, lalu diaduk campuran semen sehingga menciptakan kesan tekstur timbul. 

Saat disentuh tekstur dari teknik kamprot akan terasa tajam, tetapi Pins bisa menambahkan cat emulsi agar tingkat kekasaran dinding tersebut dapat berkurang. Cat emulsi yang kental akan menciptakan dinding yang semakin halus. 

Tekstur ini juga menciptakan daya tarik berupa efek bayangan jatuh atau shadow di permukaan saat terkena sinar matahari. Saat terkena cahaya, muncul gradasi gelap terang yang akan membuat tekstur dinding terlihat menonjol.

Keunggulan dinding kamprot adalah tahan terhadap cuaca. Supaya menghasilkan tekstur yang cantik, Pins harus memilih pasir yang tepat. Sederhananya, semakin halus pasir yang digunakan, maka tekstur pada dinding akan semakin halus.

Pengaplikasian Dinding Kamprot 

(Grid)

Mengingat teksturnya ini, sebaiknya dinding bertekstur ini diterapkan pada area outdoor, seperti sebagai fasad, di teras, taman, dan halaman. Lalu, sebaiknya teknik ini hanya dihadirkan pada satu bagian dinding saja. 

Pada area indoor, teknik ini jarang ditemukan karena teksturnya yang kasar dan menonjol rentan membuat kulit cedera. Apalagi jika di dalam rumahmu terdapat anak-anak dan hewan peliharaan. 

Meski begitu, Pins tetap menempatkannya di area dalam rumah dengan menambahkan pembatas seperti pot tanaman. Agar lebih maksimal, Pins bisa memadukannya dengan furnitur bermaterial kayu sehingga menambah kesan alami.

Perhatikan Ini Saat Ingin Menerapkan Dinding Kamprot

(Denk Bee)

Melihat tampilannya yang estetik, tentu semakin banyak orang yang ingin menerapkan teknik kamprot pada dinding rumah. Tetapi sebelumnya, ada beberapa hal yang harus Pins perhatikan jika ingin menerapkan dinding ini. Apa saja?

Semen yang Digunakan 

Pemilihan semen menjadi hal penting ketika ingin menggunakan teknik kamprot ini. Kualitas semen yang buruk akan membuat dinding mudah rontok dan terkelupas. Sebaliknya, semen yang berkualitas baik memiliki daya rekat yang tinggi sehingga akan daya tahannya lebih maksimal.

Maka, usahakan Pins memilik merk semen yang sudah terjamin kualitasnya agar dinding rumahmu lebih kokoh dan tahan lama.

Pilih Pasir yang Tepat

Selain semen, pasir juga menjadi komponen penting yang harus diperhatikan saat ingin menerapkan teknik kamprot. Pilihlah pasir halus agar mendapatkan tekstur yang lebih mulus dan sempurna tanpa kotoran atau batu kerikil besar. 

Sebab, jika terdapat batu kerikil akan menghasilkan dinding dengan kontur yang terlalu berantakan dan lagi-lagi jadi lebih mudah rontok. Solusinya, Pins bisa mengayak pasir terlebih dahulu sebelum menjadikan bahan plesteran sehingga hasilnya lebih bersih dan halus.  

Memerlukan Alat Semprot Khusus

Untuk pengerjaan teknik kamprot yang dilakukan secara profesional, maka akan melibatkan alat semprot khusus bermesin kompresor. Alat bernama spray gun ini digunakan untuk pengecatan bahan duco atau melamin supaya dinding bertekstur ini bisa merata dengan sempurna.

Warna Dinding Kamprot

Teknik kamprot tidak harus hanya tampil dalam warna abu-abu semen. Dengan pencampuran cat emulsi, kamu juga bisa mendapatkan tampilan dinding yang lebih bervariasi.

Selain memberikan sentuhan warna, dinding kamprot yang diberi cat emulsi juga bisa diatur tingkat kelembutan atau kekasaran finishing. Semakin kental cat emulsi, maka akan semakin lembut tekstur dinding ini.

Hasil dari Dinding Kamprot

Sebuah dinding kamprot bisa dikatakan berhasil jika teksturnya kasar mirip dengan butiran pasir halus. Finishing-nya mentah, kasar, dan terkesan alami. Kemudian, saat terkena cahaya, akan muncul bayangan yang membuatnya lebih dramatis. 

Hal ini sangat berbanding terbalik dengan hasil plaster atau acian yang menghasilkan dinding yang mulus. Menariknya, dinding ini bisa disesuaikan dengan gaya arsitektur apapun selama bisa memadukannya dengan elemen dekorasi lain yang mendukung desain tersebut. 

Cara Pembuatan Dinding Kamprot

dinding kamprot
(KibrisPDR)

Menggunakan teknik kamprot untuk memberikan hasil yang maksimal ternyata bukanlah hal yang mudah. Pins memerlukan material berkualitas dan juga teknik yang memadai. 

Lantas, seperti apa cara membuat teknik kamprot ini? 

Siapkan Alat dan Bahan

Berikut ini beberapa alat dan bahan yang harus disiapkan saat Pins akan menggunakan teknik kamprot di permukaan dindingmu:

  • Semen putih
  • Pasir 
  • Saringan dari kawat ayam atau kain dan diberi bingkai dari kayu
  • Sarung tangan, sendok atau cetok semen, roskam
  • Cat emulsi

Langkah Membuat Dinding Kamprot

Setelah alat dan bahan disiapkan, Pins bisa mengikuti panduan membuat teknik kamprot berikut ini:

  • Tentukan dinding yang akan diterapkan tekstur kamprot.
  • Plester dinding tersebut secara merata dan sempurna.
  • Ayak pasir sampai tidak ada batu kecil atau kerikil-kerikil didalamnya. Sebelum digunakan, pastikan ayakan sudah dibersihkan terlebih dahulu.
  • Selanjutnya Pins bisa menyiapkan saringan dari kawat ayam atau kain dan diberi bingkai dari kayu.
  • Aduk semen dan pasir dengan perbandingan 1 : 3.
  • Teknik kamprot bisa langsung digunakan. Caranya adukan semen dan pasir tadi bisa langsung ditempelkan ke dinding yang sudah diplester memakai roskam lalu gosok memutar. Tunggu sampai dinding kamprotan setengah kering sebelum menggosok dengan gerakan memutar menggunakan roskam dan kain.
  • Kalau Pins menggunakan saringan kawat, maka teknik kamprot dilakukan dengan cara melempar keras-keras dengan jarak lemparan sekitar 30 cm ke adukan ke dinding plester melewati saringan.
  • Gunakan cat emulsi untuk mengurangi tingkat kekasaran dinding. Pastikan tingkat kekentalannya sudah diatur dengan menentukan tingkat kelembutan dan kekasarannya. Jika cat emulsi dibuat kental, maka tekstur akan semakin lembut.

Selain memakai saringan kawat dan kain, teknik satu ini juga bisa dilakukan dengan spray gun dengan menempelkan adukan pada dinding. Dibandingkan dua cara tadi, teknik kamprot dengan spray gun cenderung lebih cepat. Namun, harga alat semprot ini lebih mahal dan rumit sehingga harus dilakukan oleh ahlinya.

Bagaimana, Pins, tertarik menciptakan kesan dramatis dan estetik pada dinding rumahmu dengan teknik kamprot ini? 


Temukan pilihan rumah terlengkap di Aplikasi Pinhome. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini.

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.