Pinhome

Cara Menghitung Kebutuhan Material Bangunan Rumah

Dipublikasikan oleh Tsamira Tya Abigail ∙ 3 October 2021 ∙ 3 menit membaca

Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membangun rumah, salah satunya adalah menghitung kebutuhan material bangunan. Material bangunan merupakan aspek terpenting saat membangun rumah. Jika perhitungan material bangunan tidak tepat, tentu akan menimbulkan berbagai masalah seperti kekurangan dana, dan menghambat proses pembangunan.

Untuk itulah, pemilik bangunan perlu mempertimbangkan matang-matang mengenai rencana anggaran biaya bangun rumah yang akan digunakan, sehingga tidak terjadi masalah di kemudian hari, seperti kekurangan bahan bangunan karena dana tidak mencukupi atau gaji tukang bangunan yang tidak bisa dibayar.

Dengan begitu, saat membangun rumah sebaiknya mencatat dan menghitung kebutuhan apa saja yang akan dikeluarkan, khususnya dalam kebutuhan material bangunan. Berikut ini cara menghitung kebutuhan material bangunan rumah dengan tepat.

Baca juga: 3 Tips dalam Memilih Kontraktor Jasa Bangun Rumah

Cara Menghitung Kebutuhan Material Bangunan

cara menghitung kebutuhan material bangunan
(Shutterstock)

1. Melakukan Survei

Sebelum menghitung material bangunan, sebaiknya lakukan terlebih dahulu survei mengenai tipe dan jenis rumah yang akan dibangun. Setelah itu sesuaikan dana atau budget dengan tipe dan jenis rumah tersebut.

Ada beberapa macam tipe dan jenis rumah, seperti rumah tipe 36 yang sederhana dan hanya terdiri dan satu lantai, ada juga tipe 36 yang memiliki dua lantai, sama halnya dengan tipe 72. Ada juga rumah tipe 92 menawarkan jenis rumah mewah yang memiliki dua lantai. Survei bisa dilakukan melalui internet atau bertanya langsung kepada kontraktor bangunan.

Baca juga: 4 Tips Menghemat Material Saat Membangun Rumah Minimalis

2. Mencatat Kebutuhan Bahan Bangunan 

cara menghitung kebutuhan material bangunan
(Shutterstock)

Langkah selanjutnya setelah mengetahui tipe dan jenis rumah adalah mencatat semua kebutuhan bahan bangunan rumah yang akan dibanguan secara jelas dan lebih detail, mulai dari kebutuhan material sampai dengan biaya tukang bangunan yang akan dipekerjakan.

Misalnya saja, jika menginginkan rumah dengan tipe 36 dengan satu lantai yang sederhana, material yang dibutuhkan seperti: pondasi yang menggunakan cakar ayam, tiang yang menggunakan besi beton berukuran 6/8/10/13mm, dinding rumah yang terbuat dari batako atau hebel.

Ada juga kebutuhan keramik lantai yang menggunakan granit berukuran 60 x 60, daun pintu dan kusen yang membutuhkan kayu kamper atau bisa juga aluminium, atap berupa konstruksi baja ringan plus aluminium foil, bahan-bahan bangunan seperti kayu, bambu untuk rangka, paku, gergaji, sendok semen, dan lain sebagainya.

Baca juga:Tips Memilih Material Bangunan dengan Teliti, Jeli, dan Ramah Lingkungan

3. Menghitung Biaya Bahan Bangunan

cara menghitung kebutuhan material bangunan

Setelah selesai membuat daftar bahan bangunan yang akan digunakan untuk membangun rumah secara detail dan rinci, saatnya menghitung biaya masing-masing bahan bangunan secara keseluruhan.

Lakukan survei terlebih dahulu mengenai harga satuan masing-masing bahan bangunan tersebut, bisa melalui media internet atau bertanya langsung ke toko bahan bangunan. Bisa juga mengonsultasikannya dengan tukang bangunan yang akan kamu pekerjakan.

Biasanya mereka memiliki toko langganan tersendiri dan akan merekomendasikannya kepadamu. Keuntungannya, kamu bisa mendapatkan harga khusus karena pemilik toko mengenal tukang tersebut.

Baca juga: 


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Perjanjian Kerjasama dan Cara Benar Membuatnya

Sebuah perusahan tentu tak bisa berdiri sembari. Untuk memperluas cangkupan bisnis diperlukan kerja

Edukasi
Edukasi 3 Contoh Surat Rekomendasi dan Cara Membuatnya yang Benar

Surat rekomendasi kerap dibutuhkan dalam berbagai keperluan, seperti melamar pekerjaan serta mencar

Edukasi
Edukasi 6 Contoh Surat Lamaran Kerja di Rumah Sakit, Semua Posisi!

Pinhome - Sebagai lulusan tenaga ahli medis, kamu juga perlu membuat surat lamaran kerja ke rumah s

Edukasi
Edukasi 5 Contoh Surat Lamaran Kerja di Bank, Lengkap! 

Pinhome - Ingin bekerja sebagai pegawai bank yang ada di Indonesia? Bank di Indonesia biasanya memb

Edukasi
Edukasi Cara Membuat Surat Lamaran Pekerjaan Tulis Tangan dan Contohnya

Walau zaman sudah modern, tapi masih ada perusahan tertentu yang memilih untuk menggunakan surat la

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia