Kamus Istilah Properti

Anchor Tenant

istilah properti

Anchor Tenant

Anchor tenant adalah penyewa ruang yang paling utama dalam sebuah bangunan seperti mall atau ruko perkantoran.  

Apa itu Anchor Tenant? 

Anchor tenant adalah penyewa ruang yang paling utama dalam sebuah bangunan seperti mall atau ruko perkantoran. Di pusat perbelanjaan atau mal, anchor tenant ditandai dengan toko paling besar atau utama berupa department store, supermarket, atau hypermarket.

 

(properti.kompas.com)

Manfaat Anchor Tenant pada Sebuah Properti

(MarketWatch)

1. Untuk Menarik Lebih Banyak Pengunjung

Ketika konsep mal dikembangkan oleh Victor Gruen pada pertengahan 1950-an, bergabungnya department store besar sebagai salah satu penyewa, sangat penting.

Parapenyewa ini menjadi tanda bahwa finansial proyek mal berjalan baik. Selain itu juga untuk menarik lebih banyak pengunjung, agar toko-toko yang lebih kecil juga didatangi. 

2. Membuat Sebuah Kawasan Jadi Lebih Mudah Dikenal   

Kehadiran penyewa utama dapat menempatkan lingkungan yang kurang dikenal di peta. Mereka juga bisa sangat mengubah karakter suatu area. 

Sebagai contoh, mungkin Pins dulu lebih mengenal Pacific Century Place Tower sebagai kantor Shopee Indonesia dibandingkan dengan nama gedungnya sendiri. 

3. Menarik Usaha Lain yang Lebih Kecil 

Jika Pins merupakan seorang pemilik properti seperti gedung, maka kehadiran anchor tenant ini akan sangat bermanfaat demi perkembangan kawasan tersebut.

Hal ini karena penyewa utama yang sukses, akan menarik perusahaan lain yang lebih kecil ke area tersebut, serta fasilitas seperti pompa bensin, kedai kopi, dan restoran.  

Jenis Anchor Tenant

(Arabian Business)

Anchor Tenant di Perkantoran

Anchor tenant yang berada di gedung atau kompleks perkantoran biasanya berupa perusahaan besar yang sedang berkembang. Selain itu, bank juga termasuk dalam penyewa karena bisa menarik pengunjung. 

Jadi bisa dikatakan jika penyewa dapat membantu memvalidasi area tersebut sebagai tempat yang ideal untuk berbisnis.  

Anchor Tenant di Pusat Perbelanjaan  

Properti ritel seperti pusat perbelanjaan, pusat perbelanjaan, atau pusat pariwisata seringkali memiliki department store, biasanya jaringan ritel global, sebagai penyewa utamanya. 

Pusat perbelanjaan dan mal biasanya menampilkan nama penyewa utama di depan mall dengan semua bisnis dan toko lain di pusat perbelanjaan tercantum di bawahnya. 

Beberapa contoh penyewa anchor di pusat perbelanjaan adalah waralaba Matahari Department Store, Carrefour, Giant, dan Hero.

Tips Bagi Pemilik Properti yang Ingin Menggaet Anchor Tenant 

(pymnts.com)

1. Hubungi Perusahaan 

Jika Pins seorang pemilik properti, maka pastikan menjadikan achor tenant sebagai calon penyewa. 

Pins dapat menghubungi perusahaan (misalnya, jaringan ritel besar) secara langsung dan menanyakan rencana ekspansi mereka di kota dan lokasi di mana proyek komersial akan datang.

2. Biaya Sewa Harus Lebih Rendah

Menentukan biaya sewa yang lebih rendah dibandingkan dengan sewa yang berlaku di mal atau gedung tersebut haruslah diberlakukan untuk penyewa.

Biasanya, pemilik properti menawarkan sewa 5-10% lebih rendah kepada penyewa utama. Ini karena penyewa memiliki efek yang sangat besar pada bisnis di dalam gedung terutama untuk mendatangkan pelanggan. 

Selain itu, penyewa besar biasanya diberi diskon besar pada biaya sewanya, bahkan bisa mendapatkan bantuan biaya agar tetap buka di mal tersebut.

3. Perhatikan Jarak Sesama Anchor Tenant 

Dalam penempatannya, anchor tenant alias penyewa besar ini berada dalam satu pusat berbelanja biasanya diletakkan sejauh mungkin dari penyewa besar lainnya. 

Tujuannya agar memaksimalkan jumlah jarak yang harus ditempuh penyewa lainnya.

4. Kebutuhan Ruang Khusus

Biasanya, penyewa kelas kakap dapat menentukan jenis ruang dan konstruksi sesuai dengan kebutuhan. Jika penyewa utama ditandatangani bahkan sebelum pembangunan mal atau bangunan dimulai, maka properti tersebut dapat dikembangkan sesuai dengan itu. 

Sebab, pemilik penyewa memiliki persyaratan spesifiknya sendiri, terkait dengan konstruksi dan ruang, lebih baik bagi pemilik untuk menandatangani akta sewa jangka panjang dengan penyewa.

5. Fasilitas yang Memadai

Secara umum, penyewa akan sangat berimbas baik pada bisnis. Untuk itu, pastikan kebutuhan dan fasilitas di area properti memadai.

Misalnya seperti pengaturan parkir mobil yang memadai harus dibuat oleh pemilik, mengingat fakta bahwa penyewa diharapkan membawa perubahan yang cukup besar.