Beli Rumah KPR? Pahami Dulu Prosedur Akad Kredit Ini!

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 19 November 2021 ∙ 5 menit membaca

Kredit Pemilikan Rumah atau KPR merupakan pilihan pembiayaan yang paling membantu kita mendapatkan hunian. Tapi tunggu dulu, sebelum Pins melangkah ke bank, pahami dulu proses dan prosedur akad kredit biar semua tahapan jadi lancar!

Menurut Bank Indonesia, seperti dilansir dari Katadata, KPR masih menjadi metode pembiayaan paling populer bagi masyarakat Indonesia dibandingkan melalui tunai atau tunai bertahap.

Walaupun demikian, investasi yang akan dikeluarkan oleh bank nilainya sangat besar. Sehingga proses dan prosedur akad kredit akan terasa lebih rumit dari biasanya.

Tapi tenang, baca prosedur akad kredit ini sampai habis, agar Pins bisa melakukan persiapan ekstra dan memperbesar kemungkinan pengajuan KPR diterima!s

Prosedur Akad Kredit

prosedur akad kredit

1. Cari informasi sebanyak-banyaknya

Pins, satu hal yang perlu disadari, membeli rumah bukan seperti membeli kacang goreng. Take your time. Cari informasi sebanyak-banyaknya, mengenai konsep KPR, jenis-jenis KPR, besaran bunga, perhitungan besaran cicilan per bulan dan sebagainya.

Jika Pins membeli rumah dari developer, tanyakan kepada agen apakah ada program khusus terkait masalah KPR ini.

Selain itu, Pins, tak ada salahnya jika kita membandingkan penawaran-penawaran yang ditawarkan oleh bank. Siapkan beberapa pilihan bank yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan demikian, Pins akan memiliki cadangan jika pengajuan KPR di bank pertama ditolak.

Baca juga: Lebih Dekat dengan Jenis-jenis KPR dan Bunganya

2. Datangi bank dengan daftar pertanyaan yang detail

Setelah Pins mendapatkan semua informasi yang cukup, Pins bisa datang ke bank untuk mengajukan KPR. Siapkan daftar pertanyaan dan informasi sedetail mungkin, termasuk informasi properti yang akan diajukan KPR-nya.

Jadi, Pins bisa bersama-sama menghitung uang muka, besaran bunga, sampai perhitungan cicilan sesuai dengan pilihan tenor pinjaman. Oh ya, jangan lupa untuk menanyakan biaya-biaya yang mungkin muncul saat masa pinjaman berlangsung.

Baca juga: Penting! Ini Biaya-biaya yang Bisa Muncul Selama Masa Angsuran KPR

3. Siapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan KPR

prosedur akad kredit

Untuk mempersingkat waktu dan tidak bolak-balik, Pins sebaiknya sudah menyiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan KPR. Secara umum, dokumen yang harus ada untuk pengajuan KPR adalah:

  • Formulir pengajuan aplikasi kredit yang sudah diisi.
  • Fotokopi identitas pemohon dan pasangan (jika ada).
  • Fotokopi kartu keluarga dan surat nikah (atau surat cerai).
  • Pas foto terbaru pemohon dan pasangan (jika ada).
  • Fotokopi NPWP.
  • Slip gaji asli atau Surat Keterangan Penghasilan yang distempel oleh tempat bekerja.
  • Fotokopi SK Pengangkatan Pegawai Tetap (untuk pegawai dan karyawan).
  • Fotokopi akta pendirian perusahaan, misalnya SIUP, SITU, atau TDP (untuk wiraswasta).
  • Fotokopi izin praktek (untuk profesional).
  • Fotokopi rekening koran atau buku tabungan selama 3 bulan terakhir.
  • Laporan keuangan hasil usaha selama 3 bulan terakhir.

Ada beberapa kelengkapan dokumen lain yang harus Pins minta dari developer atau pemilik rumah, seperti salinan sertifikat rumah, IMB, PBB, dan sebagainya.

Baca juga:

4. BI Checking dan appraisal

Setelah pengajuan diterima, Pins tinggal menunggu proses berikutnya, yaitu BI Checking. Hal ini dilakukan untuk mengetahui riwayat kesehatan keuangan kita dan memberikan gambaran kapasitas kita untuk membayar cicilan KPR. Jadi, pastikan catatan kredit Pins bersih, ya!

Selain itu, jika Pins membeli rumah seken atau apartemen, pihak bank akan melakukan proses appraisal. Tahapan ini akan menentukan penilaian nilai obyek properti yang diajukan KPR-nya. Dari sini, baru Pins akan mendapatkan jumlah pasti nilai KPR yang akan diberikan oleh bank.

Baca juga:

5. Persetujuan KPR dan penandatanganan akad

Setelah semua proses dilalui dan nilai KPR sudah disepakati, bank akan menunjuk notaris untuk mengurus semua persyaratannya. Hal ini meliputi Perjanjian Kredit (PK), Akta Jual Beli (AJB), biaya balik nama, cek sertifikat, Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT), dan lain-lain.

Setelah semua dokumen tersebut siap, langkah terakhir adalah tanda tangan akad kredit, Pins. Untuk proses kali ini, Pins harus bertemu langsung dan didampingi oleh beberapa pihak, yaitu:

  • Pihak pembeli (suami dan istri, jika sudah menikah).
  • Perwakilan pihak bank.
  • Developer atau pemilik properti.
  • Notaris.

Setelah tanda tangan, pihak bank akan mentransfer dana yang sudah disetujui ke pihak penjual, sedangkan notaris akan melakukan follow-up terhadap akta jual beli dan proses balik nama.

Surat-surat tersebut, termasuk IMB dan sertifikat kepemilikan akan disimpan oleh notaris dan dikirimkan kepada bank sebagai jaminan.

Selesai! Pins sekarang sudah memiliki rumah. Jangan lupa membayar cicilan KPR tepat waktu, ya!

Baca juga: Kenali Surat Jual Beli Rumah Sebelum Membeli Rumah

Kesimpulan

Memang proses pengajuan KPR ini panjang, Pins. Tapi ini, kan, investasi jangka panjang dan dapat menjadi aset yang berharga untuk kita.

Nah, biar gak makin bingung, beli rumahnya di Pinhome saja! Pinhome akan menghubungkan kita dengan konsultan terpercaya yang akan mendampingi seluruh proses transaksi properti.

Seluruh stakeholders, seperti notaris, bank, dan kontraktor juga bisa kita hubungi melalui satu aplikasi. Transaksi properti menjadi cepat, mudah, dan transparan!

Baca Juga: 


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Tak hanya itu, Pinhome juga memfasilitasi pengajuan KPR, bekerjasama dengan bank-bank berikut ini: 

KPR Bank Maybank | KPR CIMB Niaga | KPR OCBC NISP | KPR Bank Mandiri | KPR Bank Danamon | KPR BNI | KPR UOB Indonesia | KPR BWS | KPR Maybank Syariah | KPR CIMB Niaga Syariah | KPR OCBC NISP Syariah | KPR Danamon Syariah | KPR Muamalat | KPR BTN | KPR BTN Syariah | KPR Panin Dubai Syariah

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Apartemen
Apartemen Pilih Apartemen 2 Lantai Tipe Loft Atau Duplex ?

Jenis apartemen sangat beragam misalnya jenis classix six, studio, garden, hingga convertible. Namu

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 11 Model Keramik Dinding Teras Motif Batu Alam

Indonesia kaya akan batu alam yang sebenarnya sangat cantik dipasang sebagai bahan bangunan di ruma

Lifestyle
Lifestyle 12 Rekomendasi HP Samsung 4 Jutaan dari Galaxy Series

Ketika sudah terlanjur suka dengan smartphone keluaran Samsung, pasti kamu sudah enggan untuk memak

Lifestyle
Lifestyle 13 Rekomendasi HP 10 Jutaan dengan Fitur Terkini & Canggih

Apakah Pins adalah tipikal user smartphone yang rela membeli produk yang memiliki kualitas bagus me

Lifestyle
Lifestyle 15 Rekomendasi HP 4 Jutaan yang Terjangkau & Punya Performa Gahar

Bagi sebagian besar orang, ada yang memilih smartphone untuk kebutuhan komunikasi. Aplikasi yang di

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia