BlogPembeli Properti PemulaPanduan KPR/KPACatat! Ini Beberapa Poin Penting untuk Syarat Pengajuan KPR
0
0

Catat! Ini Beberapa Poin Penting untuk Syarat Pengajuan KPR

Dipublikasikan oleh Bryan Dharmanta dan Diperbarui oleh Voni Wijayanti

Apr 5, 2023

8 menit membaca

Copied to clipboard
syarat pengajuan kprtop-right-banner

Banyak sekali persyaratan yang perlu dijadikan sebagai pertimbangan penting sebelum kamu memutuskan untuk melakukan pengajuan KPR. Begitupun jika Pins sedang mencoba untuk mencari rumah di Kota Jakarta Selatan dengan sistem KPR. Memahami berbagai syarat pengajuan KPR agar mudah disetujui dan diproses dengan cepat merupakan hal yang penting.

Ketika Pins akan membeli rumah menggunakan KPR seperti di Perumahan Orchad Village Bekasi, terdapat beberapa proses yang tidak bisa terlewatkan. Baik itu ketika kamu menggunakan sistem KPR dari Bank atapun secara langsung ke pihak pengelola perumahan. Yuk, simak apa saja persyaratan penting untuk mengajukan KPR berikut ini!

Syarat Membeli Rumah dengan Cara KPR

Source : Pixabay

Sebenarnya apa saja syarat-syarat yang harus dipenuhi agar permintaan Pins untuk membeli rumah dengan sistem KPR disetujui oleh pihak BANK? Berikut ini beberapa uraian Selengkapnya!

  • Adanya pihak developer, pembeli, Jasa notaris dan perbankan sebagai pihak-pihak yang akan terlibat dalam proses perjanjian kredit pemilikan rumah. Semua pihak tersebut dalam kondisi baik serta mampu untuk melakukan proses jual beli rumah dengan cara KPR.
  • Adanya rumah sudah jadi yang akan diperjual belikan dengan sistem KPR.
  • Adanya surat – surat rumah dan tanah seperti surat izin mendirikan bangunan, surat tanah dll.
  • Foto kopi KTP calon pembeli rumah
  • Surat keterangan mengontrak atau menumpang dari RT atau kelurahan tempat tinggal calon pembeli rumah jika menginginkan untuk mendapat subsidi pemerintah agar memperoleh harga rumah yang lebih murah.
  • Foto kopi kartu keluarga calon pembeli rumah
  • Membayar uang muka perumahan sebesar yang sudah ditetapkan pihak developer atau pengembang perumahan yang mengacu pada persyaratan BANK yaitu uang muka minimal 10% dari total uang muka rumah sedangkan sisanya dibayar dengan sistem angsuran KPR.
  • Slip gaji atau surat keterangan penghasilan bagi karyawan atau surat yang menjelaskan besarnya penghasilan bagi pengusaha.
  • Jumlah angsuran per bulan tidak lebih adalah maksimal 30% dari nilai gaji atau penghasilan per bulan.
  • Penandatanganan surat perjanjian kredit pemilikan rumah oleh pihak pembeli dan BANK sebagai sarana pembelian rumah dengan cara KPR.

Macam-macam Dokumen Syarat KPR Rumah

Dalam mengajukan kredit kepemilikan rumah kepada pihak Bank di Indonesia dibutuhkan macam-macam dokumen syarat KPR sebagai bahan pertimbangan dan jaminan perbankan untuk menganalisa dan memutuskan apakah pemohon layak untuk mendapatkan fasilitas KPR rumah.

Jika Belum Menikah

  • Foto kopi KTP pemohon.
  • Foto kopi kartu keluarga.
  • Usia tidak melebihi dari 50 tahun.
  • Dokumen agunan rumah berupa sertifikat tanah dan rumah (SHGB / SHM), Pajak bumi dan bangunan (PBB), izin mendirikan bangunan (IMB).
  • Nomor pokok wajib pajak (NPWP).
  • Materai 6000.
  • Tanda tangan pemohon dan mengisi formulir yang disediakan Bank.

Jika Sudah Menikah

Kamu perlu menambah dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Surat Nikah atau surat cerai.
  • Foto kopi KTP pasangan.
  • Pas foto pasangan.
  • Tanda tangan pasangan pada formulir pengajuan.
  • Pasangan hadir saat akad kredit KPR.

Jika Warga Negara Keturunan

Kamu perlu menambah dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Surat keterangan warga negara indonesia (WNI).

Jika Berstatus Sebagai Karyawan

Kamu perlu menambah dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Slip gaji atau surat keterangan penghasilan 3 bulan terakhir.
  • SK pengangkatan, atau surat keterangan sebagai pegawai tetap
  • Foto kopi buku atau rekening koran tabungan yang memperlihatkan data 3 bulan terakhir.

Jika Berstatus Sebagai Wiraswasta, Pengusaha atau Profesional

Kamu perlu menambah dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Surat izin usaha perdagangan (SIUP)
  • Surat izin lain sesuai profesi misalnya surat izin praktek dokter.
  • Tanda daftar perusahaan (TDP)
  • Foto kopi akta pendirian perusahaan.
  • Bukti keluar masuk transaksi keuangan usaha.
  • Buku tabungan usaha.

Pertanyaan untuk Diri Sendiri Sebelum Mengajukan KPR

Seperti yang Pins tahu, syarat pengajuan KPR sebenarnya susah-susah gampang. Alur pengajuan cicilan ke bank ini pun tidak begitu rumit. Namun, ada beragam hal penting yang patut diperhatikan sebelum mengajukan KPR. 

Poin-poin penting yang sifatnya pertanyaan ini membantu menuntun para calon pembeli rumah, apakah merekah berhak mengajukan KPR ke bank.

Walau setiap bank memiliki aturan yang berbeda, jawaban dari pertanyaan dasar ini bisa jadi gambaran mengenai kemungkinan hasil yang didapatkan. Simak selengkapnya di bawah ini, yuk!

Apakah Pekerjaan Saya Berisiko Tinggi?

Source : Pinhome

Salah satu syarat mengajukan KPR rumah adalah menyertakan informasi seputar pekerjaan. Nyatanya, aturan mengenai jenis pekerjaan yang diterima oleh suatu bank dengan bank lainnya mungkin berbeda. Selain itu, informasi ini mungkin tidak dapat dijumpai secara online maupun menanyakan langsung. 

Walau begitu, Pins ibsa menilai sendiri apakah pekerjaan saat ini masuk dalam kategori peminjam berisiko tinggi atau tidak. Sebagai contoh, pegawai swasta berskala kecil saat pandemi bisa dikategorikan berisiko tinggi. Ini karena ada begitu banyak perusahaan yang goyah hingga dinyatakan bangkrut sampai seluruh karyawan dirumahkan. 

Baca juga: Beli Rumah KPR? Pahami Dulu Prosedur Akad Kredit Ini!

Apakah Masa Bekerja Saya Sudah Lebih dari Setahun?

Selain jenis pekerjaan, masa bekerja ternyata bisa jadi tolak ukur apakah bank melihat kemampuan Pins dalam membayar pinjaman KPR. Pasalnya, periode kerja bisa menggambarkan risiko pembayaran cicilan kamu. 

Misal, pegawai yang baru bekerja selama 2 bulan di sebuah perusahaan dianggap berisiko tinggi untuk diterima pengajuan KPR-nya. Ini karena pegawai tersebut masih mungkin tidak lulus masa uji coba. 

Hal ini juga berlaku ketika Pins baru saja membuka bisnis selama 3 bulan. Jika baru 3 bulan, bank melihat kondisi ini terlalu berisiko meskipun keuntungannya cukup besar. Periode tersebut belum menjamin apakah bisnis yang dijalankan bertahan lama atau tidak. 

Berapa Lama Lagi Usia Pensiun Saya?

Source : Pinhome

Sebelum mengumpulkan syarat pengajuan KPR, Pins perlu melihat lagi apakah saat ini usia sudah mendekati masa pensiun atau tidak. Sama seperti jenis pekerjaan, tidak ada patokan pasti mengenai umur saat mengajukan KPR. Namun, ada baiknya usia Pins belum mendekati masa pensiun untuk menjamin pemasukan tetap stabil saat bayar cicilan KPR. 

Apakah Cicilan Lain dan Utang Sudah Saya Sudah Lunas?

Pins juga perlu memastikan bahwa saat ini tidak sedang terjerat hutang yang berlarut-larut sampai terkena denda saat mengajukan KPR. Jenis hutang yang dimaksud adalah cicilan barang, pinjaman ke bank, hingga pembayaran kartu kredit. 

Terlebih lagi, syarat yang diterapkan bank seputar toleransi keterlambatan pembayaran pada riwayat hutang pun berbeda-beda. Maka dari itu, Pins perlu segera menyelesaikan hutang-hutang yang tersisa sebelum mengajukan KPR. 

Baca juga: Dijamin Berhasil! Tips Lolos BI Checking

Bahan Evaluasi dalam Syarat Pengajuan KPR

Setelah mendapatkan jawaban yang diinginkan, Pins bisa melanjutkan beberapa bahan evaluasi di bawah ini. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai syarat mengajukan KPR. 

Evaluasi Ulang Kondisi Finansial saat Ini

Source : Pinhome

Pada dasarnya cicilan properti yang dibayarkan Pins memang bernilai cukup besar. Jika saat ini Pins masih memiliki cicilan lain yang menghabiskan banyak uang, sebaiknya tunda dulu membeli properti. 

Tidak hanya meningktkan risiko peminjaman uang kepada Pins dari sudut pandang bank, kondisi ini bisa menyulitkan kamu melunasi seluruh cicilan. Hal ini tentu harus dibarengi dengan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Umumnya, bank menganggap total cicilan yang aman dalam kisaran 60-70% dari total pendapatan. Namun, angka ini berbeda untuk setiap bank, ya. 

Pastikan Memiliki Wawasan Soal Properti yang akan Dibeli

Salah satu hal yang pasti ditanyakan oleh bank saat mengajukan KPR adalah wawasan seputar properti yang hendak dibeli, seperti berikut ini: 

  • Lokasi
  • Jenis properti
  • Kondisi sertifikat
  • Lingkungan sekitar
  • Perkiraan harga
  • Plafon pinjaman

Beberapa bank mempunyai peraturan khusus seputar properti yang disetujui untuk diberikan pinjaman. Sebagai contoh, ada bank yang menyetujui pengajuan KPR untuk kamu yang ingin punya rumah baru. 

Bahkan, tidak sedikit bank yang bekerja sama dengan pengembang sehingga syarat pengajuan KPR kamu lebih mudah diterima. Bank pemberi pinjaman juga memastikan sertifikat properti yang dibeli tidak akan menimbulkan masalah. 

Baca juga: Bingung Ambil KPR Rumah Sekarang atau Nanti? Cek Pertimbangannya!

Siapkan Dokumen Pengajuan KPR yang Dibutuhkan

Setelah yakin dengan jawaban dari pertanyaan kamu dan sudah mengevaluasi diri, sudah saatnya Pins menyiapkan dokumen yang diperlukan. Dokumen pengajuan KPR ini cukup banyak sehingga membutuhkan waktu yang tidak sebentar. 

Tujuan dari dokumen-dokumen ini untuk memastikan jaminan pada pihak bank, apakah kamu mampu membayar cicilan hingga lunas. Berikut ini dokumen untuk mengajukan KPR secara umum yang perlu disiapkan. 

Jika Belum Menikah

  • Foto kopi KTP pemohon.
  • Foto kopi kartu keluarga.
  • Usia tidak melebihi dari 50 tahun.
  • Dokumen agunan rumah berupa sertifikat tanah dan rumah (SHGB / SHM), Pajak bumi dan bangunan (PBB), izin mendirikan bangunan (IMB).
  • Nomor pokok wajib pajak (NPWP).
  • Materai 6000.
  • Tanda tangan pemohon dan mengisi formulir yang disediakan Bank.

Jika Sudah Menikah (tambahan dokumen)

  • Surat Nikah atau surat cerai.
  • Foto kopi KTP pasangan.
  • Pas foto pasangan.
  • Tanda tangan pasangan pada formulir pengajuan.
  • Pasangan hadir saat akad kredit KPR.

Jika Warga Keturunan (tambahan dokumen)

  • Surat keterangan warga negara indonesia (WNI).

Berstatus Sebagai Karyawan atau Pegawai

  • Slip gaji atau surat keterangan penghasilan 3 bulan terakhir.
  • SK pengangkatan, atau surat keterangan sebagai pegawai tetap
  • Foto kopi buku atau rekening koran tabungan yang memperlihatkan data 3 bulan terakhir.

Berstatus Sebagai Pengusaha atau Wiraswasta

  • Surat izin usaha perdagangan (SIUP.
  • Surat izin lain sesuai profesi misalnya surat izin praktek dokter.
  • Tanda daftar perusahaan (TDP).
  • Foto kopi akta pendirian perusahaan.
  • Bukti keluar masuk transaksi keuangan usaha.
  • Buku tabungan usaha.

Nah, itu tadi deretan poin penting yang perlu diperhatikan sebelum mengumpulkan syarat pengajuan KPR. Usahakan untuk selalu melakukan cek kembali terhadap kelengkapan dan kesiapan data persyaratan seperti contoh di atas ya. Semoga bermanfaat, Pins!

Baca juga: Lebih Dekat dengan Jenis-jenis KPR dan Suku Bunganya

Featured image source: Pinhome


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Cek properti pilihan kami Apartemen Nuansa Pondok Kelapa dan temukan keunggulan, fasilitas menarik dan promo menguntungkan lainnya cuma di Pinhome! Cari tahu juga tips penting persiapan beli rumah dan KPR di Property Academy by Pinhome.   

Hanya Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Copied to clipboard
bottom-sidebar-banner
left footer bannerright footer banner
left footer bannerright footer banner

Properti Rekomendasi

    Rp 550,8 Juta - Rp 1,5 Miliar
    Angsuran mulai dari Rp3,8 Juta/bln
      Rp 181 Juta
      Angsuran mulai dari Rp1,2 Juta/bln
        Rp 357,1 Juta - Rp 780 Juta
        Angsuran mulai dari Rp2,5 Juta/bln

        Properti Eksklusif: Green Paradise City

        Parung Panjang, Kab. Bogor
          Rp 1 Miliar - Rp 1,1 Miliar
          Angsuran mulai dari Rp7,2 Juta/bln

          Properti Eksklusif: The Agathis

          Pancoran Mas, Kota Depok
          sticky banner
          sticky banner
          Pinhome App

          Coba Aplikasi Pinhome

          Cari, konsultasi, beli, hingga jasa perawatan rumah, semua ada!
          Unduh sekarang dan nikmati manfaatnya.

          iOS PCA DownloadAndroid PCA Download