Pinhome

KPR / KPA

4 Tips Membeli KPR Rumah Bekas

Ditulis oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 3 menit membaca

Ini ada 4 tips membeli KPR rumah bekas agar mendapatkan yang terbaik, ya.. Memiliki rumah sendiri tentu menjadi impian setiap orang, apalagi jika telah berkeluarga. Saat ini, harga rumah semakin mahal. Untuk tetap dapat membeli rumah, Anda dapat memilih untuk membeli rumah seken atau bekas pakai. Namun jangan salah, rumah bekas pun saat ini harganya relative tinggi. Bagi Anda yang belum memiliki cukup dana, Anda dapat mengajukan KPR ke bank-bank yang Anda percaya. Berikut ini beberapa tips untuk membeli KPR rumah bekas.

Menghitung Kemampuan Beli

Dalam urusan biaya, tentu Anda harus mengukur seberapa besar biaya yang dapat Anda bayarkan setiap bulannya. Biasanya, bank akan memberikan cicilan rumah sebesar 30% dari penghasilan Anda. Selain dari penghasilan pribadi, penghasilan pasangan juga dapat termasuk dalam hitungan penghasilan Anda. namun, yang perlu Anda perhatikan adalah bahwa biaya yang harus Anda bayarkan bukan hanya cicilan rumah saja namun juga uang muka sebesar 20% hingga 30% dari harga rumah. Tidak lupa pajak sebesar 5% dari harga rumah, biaya administrasi sebesar 5% hingga 7% dari harga kredit. Oleh karena itu, Anda harus mempersiapkan dana yang cukup sebelum memutuskan untuk membeli rumah dan jangan sampai cicilan rumah memberatkan Anda.

Mencari Rumah atau Apartemen

Jika Anda tidak ingin memiliki rumah yang terlalu besar, apartemen dapat menjadi alternative. Rumah atau apartemen yang dijual oleh sang pemilik atas nama pribadi atau yang dikuasakan, dan bukan atas nama suatu perusahaan sudah semestinya memiliki sertifikat hak milik. Bila Anda benar-benar tertarik pada rumah atau apartemen tersebut, Anda harus memberikan tanda jadi sebesar 10% dari harga total agar penjual yakin bahwa Anda akan melakukan pembayaran secara cash dan penjual tidak menawarkannya kepada penjual lain. Agar Anda juga lebih yakin, mintalah copy dari dokumen rumah seperti sertifikat, IMB, PBB, serta dokumen pribadi pemilik seperti KTP, KK, Surat Cerai, Keterangan Kematian, Fatwa Waris, dll.

Mengajukan Aplikasi KPR

Jika Anda belum memilii cukup dana untuk membeli rumah, Anda dapat mengajukan aplikasi KPR kepada bank. Anda dapat mengajukan KPR ke beberapa bank sekaligus agar mempunyai banyak pilihan dan posisi tawar. Dengan Anda mengajukan aplikasi KPR ke banyak bank ini, Anda akan lebih menghemat waktu karena jika satu bank menolak KPR yang Anda ajukan maka Anda masih memiliki kesempatan di bank lain. Hal ini tentu akan lebih menghemat waktu ketimbang Anda mengurusnya satu per satu. Hal yang perlu Anda perhatikan dalam mengajukan kredit di bank adalah nilai aprasial. Walaupun setiap bank memilki bunga yang berbeda, Anda masih bisa melakukan negosiasi jika Anda mengenal salah satu wakit dari bank.

Akad Kredit

Pada tahap ini, biasanya Anda diwajibkan untuk membayar uang muka sebesar 10% dari harga rumah. Jika Anda telah melakukan pembayaran uang muka, berarti Anda telah memiliki rumah tersebut 30%. Setelah uang muka Anda berikan, jika semua pihak telah menandatangani kesepakatan jual beli, maka rumah tersebut telah menjadi milik Anda sebesar 80%.

Tags :

Bagikan Artikel