Kamus Istilah Properti

Turn Key Project

istilah properti

Turn Key Project

Turn key project adalah metode pembayaran yang dilakukan oleh pengembang (developer) atau pemilik proyek properti terhadap kontraktor yang melakukan pembangunan properti.

Apa itu Turn Key Project?

turn key project
sumber: Josh Olalde dari Unsplash

Turn key project adalah metode pembayaran yang dilakukan oleh pengembang (developer) atau pemilik proyek properti terhadap kontraktor yang melakukan pembangunan properti. Biasanya pembayaran turn key project ini dilakukan saat pekerjaan telah selesai secara menyeluruh atau saat serah terima proyek dari kontraktor kepada pemilik properti.

Dengan sistem ini, pengembang jadi tidak memerlukan modal untuk melakukan pembangunan properti, karena pembiayaan pembangunan properti seluruhnya telah menjadi tanggungan kontraktor. Pada turn key project, modal yang diberikan dapat dalam bentuk material, biaya tukang, maupun membayar sub contractor. Jika Pins adalah seorang pengembang, turn key projek adalah salah satu cara yang dapat Pins gunakan untuk menyiasati modal pembangunan properti yang minim.

Cara Kerja Turn Key Project

turn key project
sumber: Scott Blake dari Unsplash

Dalam membangun sebuah proyek properti, pengembang sangat membutuhkan jasa kontraktor. Namun, terkadang banyak dari pengembang yang tidak memiliki modal untuk melakukan pembayaran pembangunan, akibat biaya pembangunan yang cukup mahal. Salah satu menyiasati kesulitan ini adalah dengan sistem pembayaran turn key. Ya, turn key adalah sistem pembayaran yang dilakukan dengan pola pembayaran yang dilakukan dilakukan ketika pembangunan telah selesai secara menyeluruh.

Dengan metode pembayaran turn key, pekerjaan pengembang akan menjadi lebih mudah. Karena dengan metode ini, pengembang hanya memberikan surat perintah kerja pada kontraktor agar kontraktor melakukan pembangunan properti hingga selesai. Pada sistem ini, tugas lain pengembang juga hanya mengawasi jalannya pembangunan agar properti yang dibangun sesuai dengan detail dan tempo yang disepakati. Sedangkan pembelian material, pembayaran tukang, dan sebagainya diurus langsung oleh kontraktor. Jadi, pengembang tidak perlu pusing mengurus hal-hal tersebut. Namun, perlu dipahami bahwa pada sistem pembayaran turn key biasanya nilai harga jasa akan lebih besar dibandingkan dengan sistem pembayaran termin. 

Menarik Kontraktor untuk Mengerjakan Turn Key Project

sumber: K. Mitch dari Unsplash

Meski sistem turn key menguntungkan, tidak banyak loh kontraktor yang mau menangani proyek ini. Hal ini dikarenakan beberapa kontraktor yang tidak memiliki modal awal sehingga tidak bisa melakukan pembangunan.

Salah satu hal yang dapat menarik kontraktor untuk mengerjakan turn key projek adalah dengan menawarkan harga yang tinggi. Ya, keuntungan lebih tentu sangat pantas diberikan pada kontraktor karena modal yang ditanggung oleh kontraktor di awal. Namun dengan harga yang tinggi, tentu dapat menarik hati para kontraktor untuk melakukan pembangunan properti dengan sistem turn key project.

Selain itu biasanya kontraktor juga akan mempertimbangkan track record pengembang. Ya, track record memanglah hal yang sangat penting, tidak hanya pada dunia properti, melainkan berbagai jenis transaksi. Tentu pengembang dengan track record yang baik lebih banyak dipercaya oleh kontraktor dibandingkan dengan pengembang yang belum memiliki track record.

Keuntungan Turn Key Project

turn key project
sumber foto: Joshua Isai Ramos dari Unsplash

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa turn key project  memiliki keuntungan tersendiri bagi pengembang properti, antara lain :

1. Tidak Perlu Mengkhawatirkan Modal

Pada turn key projek, Pins tidak perlu mengkhawatirkan modal yang minim. Karena biaya pembangunan properti akan dibayarkan seluruhnya ketika properti telah selesai dibangun atau saat serah terima properti.

2. Pekerjaan Menjadi Lebih Mudah

Dengan sistem turn key projek, pekerjaan Pins sebagai pengembang juga menjadi lebih mudah. Pins hanya perlu mengawasi jalannya proyek pembangunan properti agar sesuai dengan detail dan tepat pada tempo yang telah disepakati dengan pemilik properti. Pins juga tidak perlu memikirkan pembelian material seperti pasir, semen, dan sebagainya. Karena hal ini juga akan diurus langsung oleh kontraktor yang menjalan proyek pembangunan properti tersebut.

3. Pembangunan Terjamin

Pada turn key project, pembangunan properti lebih terjamin. Mengapa? Karena pembayaran yang dilakukan diakhir, tentu kontraktor akan jauh lebih hati-hati dalam melakukan pembangunan. Sehingga pembangunan properti akan lebih terjamin hingga pembangunan properti telah selesai. Jadi, beban pengembang juga sedikit berkurang dengan menggunakan sistem turn key projek ini.

Itulah informasi mengenai apa itu turn key project, cara kerja, dan bagaimana cara menarik kontraktor untuk mengerjakannya. Jika Pins adalah seorang pengembang, penting bagi Pins untuk memperhitungkan setiap kemungkinan dalam pembangunan suatu proyek properti. Jangan sampai proyek melewati tempo yang telah disepakati dan menimbulkan kerugian untuk Pins dan pihak-pihak lainnya. Semoga bermanfaat!


Ingin mencari rumah minimalis impianmu? Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti mu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di Rekan Pinhome sebagai konsultan.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kamu kemudahan membeli properti