Kamus Istilah Properti

Turn Over

istilah properti

Turn Over

Turn over adalah sebuah perhitungan yang memberikan gambaran mengenai jangka waktu tentang lamanya seorang investor dalam mencapai Break Even Point (BEP).

Apa itu Turn Over?

turn over
sumber: Markus Winkler dari Unsplash

Salah satu investasi bisnis terbaik adalah berinvestasi pada properti. Selain memiliki risiko investasi yang rendah, bisnis properti juga menghasilkan turn over dengan jumlah yang fantastis. Lantas apa definisi dari turn over itu sendiri?

Turn over merupakan sebuah perhitungan yang memberikan gambaran mengenai jangka waktu tentang lamanya seorang investor dalam mencapai Break Even Point (BEP). Singkatnya, Pins juga dapat mendefinisikan turn over sebagai perkiraan mengenai kapan suatu investasi akan balik modal. Jika semakin cepat Pins balik modal, maka semakin baik investasi properti tersebut. 

Mengapa Turn Over Bisnis Properti Menguntungkan?

turn over
sumber: Maria Ziegler dari Unsplash

Kebanyakan dari Pins pasti ragu terjun ke bisnis properti karena takut dengan modal besar yang diperlukan untuk memulainya. Padahal tidak selamanya bisnis properti membutuhkan modal yang besar. Hal itu bergantung pada pasar mana yang akan Pins sasaran targetnya. 

Jika pasar yang Pins targetkan adalah kaum menengah, modalnya tidak terlalu besar dibutuhkan. Namun jika Pins targetkan pada pasar kaum menengah ke atas, maka modal yang diperlukan akan semakin besar. 

Mengapa bisnis properti memiliki turn over yang lebih aman dan menguntungkan? Banyak orang yang ragu berbisnis properti karena takut menelan kerugian yang besar. Padahal pada faktanya bisnis properti merupakan salah satu bisnis yang lebih aman ketimbang pasar lainnya, tidak seperti pasar saham yang sangat fluktuatif. Harga yang selalu naik dan konsisten membuat bisnis properti sebagai bisnis yang menjanjikan. 

Selain beberapa keuntungan di atas, bisnis properti masih memiliki beberapa keuntungan lainnya sebagai berikut : 

  1. Properti selalu mengalami depresiasi. Setiap tahunnya harga bangungan selalu mengalami penyusutan. Hal tersebut membuat pajak yang harus dibayar juga menurun setiap tahunnya. 
  2. Bisnis properti bisa menjadi arus kas yang menguntungkan. Ambil contoh Pins berinvestasi pada unit pada perumahan atau unit pada apartemen. Pins dapat menyewakan unit tersebut dengan kontrak bulanan atau tahunan untuk mendapatkan pemasukan tambahan setiap bulannya dan dari penghasilan tersebut bisa Pins gunakan untuk modal kerja lainnya. 
  3. Bisnis properti minim perawatan. Properti yang Pins beli tidak perlu Pins rawat terlalu sering dan memakan waktu. Cukup Pins perhatikan secara berkala seperti sebulan sekali, atau enam bulan sekali jika tidak ditempati untuk mengecek apakah ada kerusakan. Dari hal itu, Pins bisa mengurangi biaya pengeluaran untuk perawatan. 

Di Indonesia sudah banyak pelaku pembisnis besar yang berkecimpung dalam bidang properti. Walaupun begitu, jika Pins ingin ikut berkecimpung di bisnis properti tidak perlu berkecil hati. Indonesia memiliki sektor pasar yang cukup luas. Masyarakat Indonesia memiliki kelas ekonomi yang berbeda-beda yang dapat Pins manfaatkan celahnya untuk mengeruk pasar tertentu. 

Tips Memulai Bisnis Properti

Aspek hukum dan bisnis yang saling terhubung boleh dibilang membuat bisnis properti jadi terkesan rumit dijalani. Sulit bukan berarti tidak bisa, banyak pelakon bisnis properti yang menjalankan bisnisnya sembari belajar. Lalu bisnis properti bukanlah masalah menakutkan bagi khalayak awam yang ingin belajar. Berikut dibawah ini tips untuk Pins yang ingin memulai bisnis properti dengan target turn over yang baik. 

1. Tentukan Jenis Bisnis Properti

Sebelum Pins memulai bisnisnya, Pins wajib terlebih dahulu menentukan jenis bisnis properti apa yang ingin Pins lakukan. Hari-hari ini sudah banyak jenis bisnis properti yang ada seperti apartemen, perumahan, kavling, ruko, bahkan gedung komplek perkantoran. Dari pilihan tersebut Pins bisa pelajari apa saja konsekuensi dari masing-masing jenis. 

Selanjutnya Pins juga perlu menentukan jenis berniaga apa yang Pins inginkan seperti berinvestasi modal, membeli untuk disewakan, atau membeli untuk dijual kembali. Jika Pins hanya ingin investasi modal, maka tidak banyak pekerjaan yang harus dilakukan, cukup menggelontorkan dana pada pengampu proyek. Saat Pins membeli untuk dijual kembali maka Pins perlu menentukan terdahulu ingin mendapat keuntungan jangka panjang atau jangka pendek. Jika jangka panjang maka rumah tapak adalah pilihan terbaik. Tetapi jika Pins ingin keuntungan jangka pendek maka apartemen lah pilihan terbaik. 

2. Tentukan Target Pasar

Penentuan target pasar sangat krusial karena akan memengaruhi segala keputusan Pins kedepan. Pertanyaan baku yang akan muncul adalah siapa yang akan menjadi pembeli Pins? Apakah untuk tempat tinggal keluarga? Atau untuk perusahaan-perusahaan besar?

Pertanyaan-pertanyaan di atas dapat membantu Pins dalam menentukan target pasar mana yang paling rasional dan optimal. Dari pertanyaan yang Pins rumuskan tersebut akan membuat Pins mudah menentukan produk apa yang ingin dipasarkan, kemungkinan kerugian yang dapat diminimalisir. 

3. Pantau Harga Properti Terbaik

Dengan memantau harga properti dapat membantu Pins untuk mengetahui mana pasar yang benar-benar menguntungkan atau tidak. Jika bidang tersebut ramai diisi para pemain maka menandakan dua hal. Pertama, bidang tersebut memang menguntungkan. Kedua, bidang tersebut memiliki banyak kompetitor. 

Memantau harga properti bisa Pins lakukan dengan mencari informasi di internet soal harga bidang properti yang Pins inginkan. Pins juga dapat melihat berbagai iklan di koran untuk mencari harga rata-rata. Atau Pins juga dapat bertanya pada orang yang sudah berpengalaman di bidangnya. 

Dari harga properti yang Pins pantau, Pins dapat menentukan kapan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual properti tersebut. Pins juga dapat memilih lokasi terbaik karena lokasi sangat mempengaruhi harga properti. Informasi tersebut sangat penting karena membantu Pins menentukan berapa modal yang diperlukan. 

4. Tingkatkan Citra Brand 

Bisnis properti merupakan bisnis yang melibatkan uang jutaan hingga milyaran rupiah, sehingga bisnis ini sangat memperhatikan kepercayaan. Pins dapat memupuk kepercayaan konsumen dengan memperhatikan brand. Pins perlu membuat citra yang baik pada produk properti, maka konsumen pun akan tertarik lebih dahulu sebelum Pins melakukan penawaran. 

Itulah informasi mengenai apa itu turn over project, mengapa turn over bisnis properti menguntungkan, dan beberapa tips untuk memulai bisnis properti agar menghasilkan turn over yang baik. Semoga bermanfaat! 


Ingin mencari rumah minimalis impianmu? Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti mu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di Rekan Pinhome sebagai konsultan.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kamu kemudahan membeli properti