Kamus Istilah Properti

Layout

istilah properti

Layout

Layout adalah tata letak, susunan, rancangan elemen desain yang akan ditempatkan dalam suatu bidang.

Apa itu Layout?

Layout
(Alamy)

Secara bahasa, layout artinya tata letak. 

Surianto Rustan, seorang tokoh desain ternama dalam bukunya berjudul Layout, Dasar & Penerapannya, 2009, mendefinisikan layout sebagai tata letak dari elemen-elemen desain terhadap suatu bidang dalam media tertentu untuk mendukung konsep atau pesan yang dibuat.

Layout sangat erat kaitannya dengan penataan elemen desain dalam sebuah bidang untuk membentuk penataan artistik yang tepat yang juga dapat disebut sebagai bentuk dan manajemen lapangan.

Pada sebuah rumah, layout tidak hanya menampilkan bangunan, tetapi dilengkapi dengan lingkungan sekitar bangunan seperti misalnya taman, jalan, dan bangunan-bangunan tetangga.  

Tujuan dan Manfaat Layout Rumah 

Layout Rumah
(Alamy)

Melihat pengertiannya, maka dapat dilihat bahwa  tujuan utama dari layout adalah menampilkan elemen desain agar menjadi komunikatif sehingga dapat dikomunikasikan dengan cara yang tepat.

Selain itu, ada beberapa manfaat layout diantaranya:

Penyusunan Ruang Menjadi Lebih Tepat 

Ketika telah menyusun sebuah layout, maka akan memudahkan dalam menempatkan fungsi susunan ruang. 

Fungsi tersebut ditujukan untuk memperlihatkan susunan atau tata ruangan yang ada di dalam bangunan rumah. Ketika melihat layout, maka pemilik rumah dapat dengan mudah mengetahui letak susunan ruangan yang ada di dalam suatu bangunan.

Memaksimalkan Sirkulasi Ruang

Sirkulasi ruang berhubungan dengan arus keluar masuknya udara pada sebuah ruangan. Dengan menunjukan sirkulasi ruang, pemilik rumah dapat mengetahui jalan-jalan yang terhubung antara ruangan satu dengan ruangan yang lainnya.  

Hal ini tentu bisa memudahkan dalam menciptakan ruangan yang sehat karena fungsi sirkulasi ruang dapat disesuaikan sebelum dapat diwujudkan. 

Mengetahui Ruangan dan Isinya 

Layout sebuah rumah akan menampilkan seperti apa ruangan secara keseluruhan berikut isinya Melalui layout, pemilik rumah dapat mengetahui posisi setiap ruangan yang ada di dalam bangunan tersebut. 

Selain itu, layout juga dapat menjadi petunjuk mengenai isi ruangan yang berhubungan dengan komponen apa saja yang ada di dalamnya.

Petunjuk Dimensi Ruang 

Fungsi dimensi ruang pada layout desain rumah dapat berguna sebagai penunjuk dimensi ukuran setiap ruangan yang dibuat di dalam rumah. 

Dengan memanfaatkan fungsi ini, pemilik rumah akan lebih mudah mengetahui ukuran setiap ruangan yang ada dalam sebuah bangunan dengan rinci.

Mengetahui Kondisi Sekitarnya

Sebuah layout rumah biasanya akan dilengkapi dengan arah mata angin sebagai patokan. Melalui arah ini, Pins dapat mengetahui letak rumah Anda dengan pasti.

Meski secara prinsip layout mirip dengan denah, tetapi  sebenarnya pada layout tidak hanya menampilkan bangunan saja. Namun, dilengkapi dengan gambaran lingkungan sekitar bangunan seperti misalnya taman, jalan, dan bangunan-bangunan tetangga. 

Prinsip Dasar Pembuatan Layout

Layout 2
(Alamy)

Ketika akan menyusun sebuah layout, maka Anda harus memenuhi beberapa prinsip dasar sebagai berikut: 

Kesederhanaan

Prinsip kesederhanaan terkait dengan kemampuan manusia dalam menangkap rata-rata informasi yang disampaikan. Mengingat naluri manusia yang ingin mendapatkan informasi yang lebih mudah, maka kesederhanaan sangatlah penting untuk diperhatikan. 

Pada layout rumah misalnya. Kesederhanaan ini bisa ditunjukan dengan adanya sekat atau pembatas antar ruang yang jelas dan mudah dimengerti.

Keseimbangan

Keseimbangan sangat penting dalam pengiriman informasi yang dapat berupa keseimbangan formal dengan pengaturan simetris. Pengaturan simetris memberikan kesan formal, seimbang, dapat dipercaya, dan sehat. 

Sebaliknya, pengaturan asimetris sering digunakan untuk menggambarkan pesan yang dinamis, energetik, dan informal. 

Urutan (Sequence)

Dalam menyusun layout, Anda harus menentukan dan mengurutkan mana yang harus dibaca terlebih dahulu hingga yang dibaca di akhir penyampaian. Jika keseluruhan komponen desain sama-sama kuat, maka kemungkinan para pembaca desain akan salah dalam menangkap informasi yang kita sampaikan.

Dengan adanya sequence ini, maka menjadi lebih mudah terfokus pada satu titik yang telah ditentukan sehingga pesan bisa mudah diterima oleh pembaca.

Penekanan (Emphasis)

Emphasis atau penekanan ini adalah menekankan suatu urutan tertentu sesuai dengan sequence yang diinginkan.

Dalam menciptakan emphasis dapat diciptakan dengan beberapa cara, antara lain:

  • Memperbesar ukuran objek atau font lebih dari yang lain.
  • Mengatur warna agar kontras dengan background dan elemen desain yang lainnya.
  • Menempatkan di posisi yang strategis serta dapat menarik perhatian. Pada umumnya, orang-orang membaca dari arah kiri ke kanan dan dari atas ke bawah. Jadi posisi yang pertama dilihat oleh pembaca adalah kiri atas.
  • Style yang digunakan hendaknya berbeda dengan yang lain.

Keseimbangan (Ballance)

Salah satu faktor agar sebuah desain dapat dinikmati adalah keseimbangan antara bagiannya. Pembagian berat pada bidang layout harus merata. Dalam hal ini, bukan berarti bidang layout dipenuhi dengan elemen-elemen desain.

Namun lebih ke tata letak tampilan yang seimbang dengan peletakan yang tepat. Bukan lebih berat pada satu sisi yang akan memberikan kesan tidak enak dilihat.

Kesatuan (Unity)

Prinsip terakhir, yaitu prinsip kesatuan atau unity ini bukan hanya kesatuan dari elemen-elemen yang secara fisik kelihatan, tapi juga kesatuan antar fisik dan nonfisik.

Keduanya itu adalah pesan dan komunikasi yang dibawa dalam konsep desain tersebut.

Sekian informasi mengenai layout. Layout adalah hal penting yang perlu Pins ketahui sebelum membangun rumah. Semoga bermanfaat!

Koordinator: Linda

Editor: Achlisia