Kamus Istilah Properti

Backdrop

istilah properti

Backdrop

Backdrop adalah satu istilah yang populer di Indonesia untuk menyebut hiasan cantik pada dinding, pembatas ruangan, atau permukaan sejenis.

Apa itu backdrop?

(YouTube)

Beberapa waktu belakangan, di Indonesia muncul sebuah satu istilah populer dalam wilayah desain interior. Istilah yang dimaksud tidak lain adalah backdrop.

Mungkin kata-kata ini lebih sering ditemui di dunia fotografi dan videografi. Merujuk pada fungsinya di ranah tersebut, backdrop sering kali dipakai sebagai latar belakang dari sebuah scene atau photoshoot.

Di dalam wilayan desain interior, backdrop adalah hiasan atau ornamen menarik yang diaplikasikan pada dinding, pembatas ruangan, atau permukaan sejenisnya. Ornamen-ornamen yang diaplikasikan bisa dengan cara digantung, dipaku, ditempelkan atau menggunakan cara-cara serupa.

Jika merunut sejarahnya, kata backdrop awalnya dipakai untuk menyebutkan sebuah kain besar yang digunakan sebagai latar belakang sebuah panggung teater. Kain tersebut biasanya dibubuhi gambar dengan menggunakan cat yang digunakan sebagai penguat cerita dari sebuah pentas teater. Penggunaan istilah tersebut pertama kali digunakan sekitar awal abad 20.

Ketika berbicara backdrop yang dipasang sebagai hiasan ruangan, kita akan menemui beberapa macam material yang dapat dipakai. Jadi di ranah desain interior, backdrop mengalami perluasan yang mana material yang digunakan tidak melulu kain.

Material yang bisa digunakan untuk backdrop

Pada bagian ini, Pihome akan menyebutkan beberapa material yang sering kali digunakan sebagai backdrop. Selain kain, kayu bisa menggunakan material lain seperti kayu, cermin, kulit, material beton, semen atau gipsum.

Kain

(Homestratosphere)

Menggunakan kain sebagai backdrop merupakan hal yang paling mudah untuk diaplikasikan. Kita tinggal memilih saja kain cantik yang kita miliki kemudian menyusunnya dengan baik di dinding, pembatas ruangan atau semacamnya.

Dalam pengaplikasiannya, kita juga dapat mengkombinasikan beberapa kain menjadi sebuah susunan yang cantik. Akan tetapi, hal yang perlu dicatat adalah pastikan tempat pemasangan kain tidak lembab. Area lembab bisa membuat kain cepat berjamur dan rusak.

Kayu

(Decorationist)

Material kayu umum dipakai sebagai hiasan di mana tempat televisi di letakkan. Namun, kita bisa memakai material ini juga sebagai hiasan pada sudut-sudut rumah yang lainnya. Misalnya dinding pada ruang tamu, ruang makan, atau ruang keluarga.

Dengan adanya kayu berwarna natural sebagai penghias dinding, ruangan akan terasa lebih hangat. Pastikan juga tekstur dan warna kayu yang dipasang sebagai hiasan serasi dengan furniture dan konsep yang diterapkan pada ruangan.

Memasang gebyok yang kaya dengan ukiran juga bisa menjadi alternatif yang menarik untuk diterapkan. Ukiran-ukiran yang tegas pastinya akan memberikan suasana etnik yang kental pada ruangan.

Cermin

(CutRateGlass)

Cermin juga bisa menjadi salah satu material yang dipakai sebagai backdrop. Salah satu karakter menarik dari cermin sebagai dekorasi adalah material ini bisa membuat ruangan tampak lebih luas. Jadi, pemasangannya sangat cocok untuk area-area yang terbilang sempit.

Sifatnya yang juga cenderung netral membuat cermin cocok dipadukan dengan beberapa konsep atau furniture. Jadi, benda ini adalah salah satu dekorasi yang serba bisa. Sayangnya, ia mungkin tidak memiliki aksen-aksen menarik seperti halnya kayu material karena hanya merefleksikan benda-benda yang ada di depannya saja.

Kulit

(Made in China)

Kulit akan memberikan kesan mewah jika diaplikasikan sebagai hiasan pada dinding atau pembatas ruangan. Biasanya, material ini banyak digunakan untuk mempercantik kamar tidur, ruang kerja atau tempat-tempat yang sifatnya privat.

Di pasaran, kamu bisa menemukan beberapa jenis kulit dengan beragam warna. Tiap jenis kulit juga punya tekstur yang berbeda. Baiknya, warna dan tekstur kulit yang akan dipilih diselaraskan dengan furniture-furniture yang akan diletakkan di ruangan.

Beton

(InteriorZine)

Penggunaan material yang satu ini sebagai backdrop tidak bisa serta merta dipasang begitu saja seperti material yang disebutkan sebelumnya. Biasanya beton yang akan difungsikan sebagai salah satu sudut dekorasi perlu untuk dibangun seperti halnya membuat tembok. Jadi, apabila tertarik mengaplikasikan material ini pastikan merencanakan di awal pembangunan rumah atau ketika melakukan renovasi.

Sebagai dinding penghias, beton sangat kental dengan konsep industrial. Ia akan memberikan kesan yang simpel namun tegas pada ruangan. Untuk membuat dinding ini lebih menarik, kamu bisa menambahkan coating agar permukaannya tampak lebih mengkilap.

Gipsum atau semen

(Pinterest)

Seperti halnya beton, penggunaan material gipsum dan semen sebagai ornamen pada dinding akan membuat ruangan kotor. Jika tertarik untuk memakai material ini, ada baiknya dikerjakan pada masa pembangunan atau renovasi.

Kita bisa membuat bentuk-bentuk sesuai selera ketika mengaplikasikan gipsum atau semen menjadi hiasan dinding. Dari bentuk abstrak, maupun bentuk-bentuk simetris ala Eropa sangat mungkin untuk diwujudkan. Akan tetapi, kamu perlu untuk mencari teknisi yang andal yang bisa memindahkan ide yang ada dalam kepalamu ke permukaan tembok.

Penjelasan barusan menjadi akhir dari artikel yang membahas secara khusus mengenai backdrop. Sebenarnya masih banyak material yang bisa diterapkan sebagai dinding yang sifatnya menghias ruangan. Dari contoh-contoh yang sudah disebutkan, apakah sudah terbesit ide-ide menarik yang mungkin bisa diterapkan?


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.