Kamus Istilah Properti

Kontemporer

istilah properti

Kontemporer

Kontemporer adalah konsep desain paling terbaru yang memiliki ciri khas yang fleksibel dan berani mendobrak aturan desain konvensional.

Apa itu Kontemporer?

kontemporer adalah
(Pixabay)

Di dalam Kamus besar bahasa indonesia (KBBI) kontemporer adalah sebagai pada waktu yang sama; semasa; sewaktu; pada masa kini; dewasa ini. Merujuk pada artian tersebut, maka contemporer (kontemporer) adalah sebagai segala sesuatu yang mengacu pada hal-hal ‘saat ini.’

Desain kontemporer lebih fleksibel dan akan selalu berubah, karena tersedia dan terciptanya material-material atau model-model baru. 

Sebab, pada dasarnya kontemporer adalah gaya desain yang terkini yang sedang diproduksi pada masa sekarang.  

Sifatnya pun lebih dinamis dan tidak terikat oleh suatu era. Contemporer (kontemporer) juga berani menampilkan kombinasi gaya, seperti modern kontemporer, klasik kontemporer, rustic kontemporer, dan lainnya.

Desain kontemporer mulai berkembang sekitar awal 1920-an yang dimulai oleh sekumpulan arsitektur Bauhaus School of Design di Jerman yang merespon kemajuan teknologi dan perubahan sosial masyarakat akibat perang dunia. 

Sementara itu, pada seni bangunan, gaya kontemporer mulai berkembang pesat pada tahun 1940-1980an.

Ciri Khas Desain Kontemporer

Untuk membedakan gaya desain contemporer dengan gaya lainnya, maka Pins bisa melihat beberapa karakteristik dan ciri khas gaya ini. 

Berikut ini beberapa ciri khas kontemporer pada sebuah bangunan dan desain interior:

Material Alami dan Natural 

kontemporer adalah
(Pixabay)

Rumah dan bangunan lain bergaya kontemporer menggunakan material-material natural dan alami seperti kayu, beton, besi yang tidak diberikan finishing. Selain itu, baja, krom, nikel juga biasanya digunakan untuk perangkat keras, lampu dan beragam aksesori. 

Furniture berlapis pada interior kontemporer mampu memberikan tampilan yang nyaman dan lembut. Material organik seperti batu-batu alam, berbagai jenis tekstil, dan panel-panel kayu daur ulang juga bisa jadi alternatif.

Warna Gradasi 

(decorilla)

Pada penggunaan warna, desain kontemporer seringkali menampilkan palet tone-on-tone, yaitu penggunaan warna yang sama dalam gradasi berbeda. Warna kontemporer dalam desain interior biasanya jarang muncul warna tunggal, terkecuali sebagai aksen pada dinding, karpet, atau karya seni yang sengaja tampil atraktif untuk dekorasi.

Warna yang digunakan pada desain contemporer (kontemporer) adalah coklat, taupe atau coklat abu-abu, krim, dan putih bersih. 

Penggunaan Elemen Garis

kontemporer adalah
(Pixabay)

Eksplorasi elemen garis sering dipakai pada desain bergaya kontemporer. Garis ini terlihat ramping dan kontras. Tak hanya pada desain interiornya, elemen garis juga bisa dipadukan pada berbagai furnitur atau dekorasi di rumah Anda.

Dominasi fitur yang lebih lembut dan berlekuk, terutama jika dibandingkan pada desain dan arsitektur modern yang cenderung bergaris tegas dan lugas juga menjadi ciri khas desain kontemporer.

Misalnya, di kamar tidur, elemen garis ini dapat dipadukan dengan penggunaan bahan sutra, beludru, linen atau wol pada bantal, bedcover, dan beberapa perabotan lainnya. Tujuannya untuk menghilangkan kesan kaku dan menampakan aksen yang lebih menarik.

Pencahayaan Maksimal 

Pada bangunan bergaya kontemporer, pencahayaan menjadi salah satu ciri khas sekaligus faktor sangat penting. Pencahayaan pada desain kontemporer ditunjukan dengan penggunaan jendela dengan bukaan yang besar. 

Jendela yang lebih besar dan lebih banyak juga merupakan ciri arsitektur kontemporer. Jendela biasanya diletakkan pada posisi yang unik. 

Selain jendela, pencahayaan juga digunakan ada floor lamp dan lampu track. Dengan penggunaan ini, desain interior kontemporer juga tidak menampilkan kesan futuristik atau masa depan. 

Komposisi Ruang

Kontemporer adalah
(Pixabay)

Berbicara mengenai komposisi ruang, desain contemporer seringkali tidak terbatas dengan

konsep terbuka. Pada denah dan penataan, akan tampak ruang minim adanya sekat ruangan dan tembok. 

Beberapa fungsi ruang digabung menjadi sebuah ruang luas akan sering Anda jumpai pada desain-desain kontemporer. Komposisi ruang ini memungkinkan terciptanya ruang interior yang lebih hidup dengan layout yang tidak biasa.  

Memperhatikan Lingkungan

kontemporer adalah
(Pixabay)

Yang menjadi ciri gaya kontemporer adalah penerapan eco housing dalam arsitektur kontemporer. Banyak bangunan konvensional memakai elemen yang ramah lingkungan dan hemat energi. 

Dalam konstruksi perumahan, arsitektur kontemporer memiliki tujuan untuk mengintegrasikan rumah dengan alam sekitarnya. Sehingga hunian tak hanya ramah lingkungan tetapi menambah karakter yang khas. 

Menerapkan Teknologi Canggih

kontemporer adalah
(Pixabay)

Karakter rumah yang kekinian membuatnya selalu menerapkan berbagai teknologi canggih untuk menyempurnakan nuansa kontemporer di rumah. Hal ini bisa ditunjukan dengan instalasi perangkat elektronik yang rapi, lampu otomatis atau kran air otomatis, dan pendingin ruangan yang dipasang dengan konsep tertutup.

Teknologi terkini dengan sustainability energy juga akan mndorong pemilik rumah untuk lebih hemat dan tidak terlalu banyak menggunakan energi. Penggunaan teknologi terbaru pada desain interior kontemporer bisa menjadi solusi yang tepat untuk mengurangi dampak climate change atau perubahan iklim. 

Alasan Gaya Kontemporer Sangat Cocok untuk Rumah

kontemporer adalah
(Pixabay)

Saat ini gaya contemporer banyak diterapkan pada hunian. Hal ini karena banyaknya keuntungan yang bisa didapatkan jika mengadaptasi gaya kontemporer. 

Apa saja alasan dan keuntungan desain kontemporer?  

Desain Kekinian 

Ketika Pins memilih gaya kontemporer sebagai desain interior di rumah, artinya akan mendapatkan gaya terbaru  dan kekinian. Meski begitu, desain kontemporer tak lekang oleh zaman.  

Ini karena elemen pada desain interior kontemporer dapat dengan mudah diganti tetapi bisa tetap mempertahankan desain interior yang terkenal di era sebelumnya untuk dipadukan dengan desain interior yang baru.

Bisa Dipadukan dengan Berbagai Design Lainnya

Alasan memilih desain kontemporer adalah sifatnya yang terus berevolusi sehingga bisa dipadukan dengan berbagai desain lainnya. Anda bisa menggabungkan desain kontemporer dan desain modern, dengan cara menggunakan sofa berkaki pendek yang dipadukan dengan lantai semen terbuka.

Selain itu, desain kontemporer juga bisa dipadukan dengan gaya industrial dengan material dinding unfinished. 

Bagi Anda pecinta gaya minimalis, desain kontemporer bisa dipadukan karena tak perlu ada corak atau pola yang rumit yang penting selaras antara elemen arsitektur dan furnitur yang digunakan. 

Menciptakan Kesan Ruangan Lebih Besar dan Bersih

Lantaran menghadirkan konsep terbuka dengan pencahayaan yang maksimal, maka ketika memakai desain kontemporer, rumah Pins akan lebih terasa rapi dan bersih. Kualitas pencahayaannya pun akan terasa denagn sangat baik. 

Pada rumah dengan desain kontemporer, pencahayaan lebih ditekankan pada sumber pencahayaan alami ketimbang cahaya lampu.  

Penggunaan Furnitur yang Lebih Sedikit 

Selain itu, kontemporer juga akan menerapkan gaya hidup masa kini yang lebih mementingkan fungsi dibandingkan sisi estetika dari furnitur yang digunakan.

Hal ini akan berdampak  pada penggunaan jumlah furnitur yang semakin sedikit namun tetap menekankan pada sisi fungsionalitas furnitur yang ada di setiap ruangan.

Koordinator: Linda

Editor: Achlisia