Kamus Istilah Properti

Infrastruktur

istilah properti

Infrastruktur

Infrastruktur adalah struktur fasilitas dasar untuk kepentingan umum, baik fisik maupun non fisik yang dibangun oleh pemerintah maupun perorangan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. 

Apa itu Infrastruktur?

(PwC)

Istilah infrastruktur jika merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah padanan dari kata prasarana.  

Sementara itu, Dalam Teori Ilmu Ekonomi, Gregory Mankiw (2003) memberi pengertian mengenai infrastruktur adalah wujud modal publik (public capital) yang terdiri dari jalan umum, jembatan, sistem saluran pembuangan, dan lainnya, sebagai investasi yang dilakukan oleh pemerintah. 

Secara umum, arti infrastruktur adalah struktur fasilitas dasar untuk kepentingan umum, baik fisik maupun non fisik yang dibangun oleh pemerintah maupun perorangan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. 

Jenis Infrastruktur dan Contohnya

(Financial Times)

Beberapa contoh infrastruktur dalam bentuk fisik antara lain jalan, jalan tol, stadion, jembatan, konstruksi bangunan, jaringan listrik, bendungan, dan sebagainya. 

Selain itu, arti infrastruktur tak hanya soal fisik. Apa itu infrastruktur bisa berupa fasilitas non-fisik seperti pelayanan publik. 

Untuk lebih jelasnya, berikut ini jenis infrastruktur dan contohnya:

Infrastruktur Keras (Physical Hard Infrastructure)

Jenis infrastruktur keras sangat berkaitan dengan pembangunan fasilitas umum yang wujudnya fisik.

Adapun sejumlah contoh infrastruktur keras diantaranya: 

Infrastruktur transportasi, meliputi: 

  • Jaringan jalan raya dan jalan tol, termasuk jembatan, terowongan, dan infrastruktur pendukungnya seperti lampu jalan, rambu lalu lintas, saluran air, trotoar, dan sebagainya.
  • Jalur sepeda
  • Transportasi publik massal seperti kereta api, trem
  • Kanal sebagai transportasi air dalam pulau
  • Pelabuhan laut sebagai transportasi air antar pulau
  • Bandar udara

Infrastruktur air, yang meliputi: 

  • Jaringan suplai air untuk air minum, penyimpanan air, dan sebagainya, mencakup pompa, pipa, pemurnian air, alat ukur, dan bangunan yang menyimpan fasilitas tersebut[9]
  • Saluran limbah dan instalasi pengolahan air limbah
  • Selokan untuk mengalirkan limpasan permukaan dan air hujan
  • Sistem pengendalian banjir
  • Sistem irigasi
  • Sistem pembersihan salju, termasuk truk penyapu, truk penebar garam untuk mencairkan salju, dan sebagainya.
  • Struktur pinggir laut seperti tembok laut, pemecah gelombang, pengukur tinggi pasang surut, dan sebagainya

Infrastruktur energi, yang meliputi: 

  • Jaringan tenaga listrik, termasuk pembangkit listrik dan jaringan kabel listrik.
  • Jaringan penyalur gas alam, termasuk perpipaan, penyimpanan, dan transportasi pengangkut gas (truk tangki, kapal tanker).
  • Jaringan minyak bumi, termasuk perpipaan, penyimpanan, dan transportasi
  • Sistem penanganan batu bara
  • Tambang migas dan batu bara mungkin masuk ke dalam sistem ekonomi sektor industri dan pertambangan sehingga tidak termasuk infrastruktur keras.

Infrastruktur Keras Non Fisik (Non-Physical Hard Infrastructure)

Infrastruktur keras non fisik berkaitan dengan fungsi utilitas umum. Tujuan dibuatnya infrastruktur ini sebagai upaya untuk mendukung sarana dan prasarana umum dalam mendukung kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat luas.

Beberapa contoh jenis infrastruktur ini diantaranya:

  • Ketersediaan air bersih berikut instalasi pengolahan air dan jaringan pipa penyalur
  • Pasokan listrik
  • Jaringan telekomunikasi (telepon dan internet)
  • Pasokan energi mulai dari minyak bumi, biodiesel, dan gas berikut pipa distribusinya.

Infrastruktur Lunak (Soft Infrastructure)

Jenis infrastruktur yang terakhir adalah infrastruktur lunak atau yang biasa disebut juga sebagai kerangka institusional atau kelembagaan. Infrastruktur keras mencakup segala hal penunjang kelancaran kegiatan sosial dan ekonomi khalayak luas, yang mana tidak terlihat wujud dan bentuknya secara kasat mata.

Berikut ini contoh infrastruktur lunak:

  • Nilai (termasuk etos kerja)
  • Norma (khususnya yang telah dikembangkan dan dikodifikasikan menjadi peraturan hukum dan perundang-undangan)
  • Kualitas pelayanan umum yang disediakan oleh berbagai pihak terkait, khususnya pemerintah.
  • Peraturan pemerintah mencakup undang-undang terlebih dalam spesifikasinya terkait hukum perdagangan, dan lainnya.

Infrastruktur dalam Perumahan

(EURACTIV.COM)

Di dalam sebuah perumahan, dibutuhkan infrastruktur yang mendukung seluruh kegiatan para penghuninya. Ketika membangun sejumlah komplek perumahan, para pengembang (developer) akan memberikan infrastruktur perumahan yang tercukupi agar membuat penghuninya nyaman dan menarik pembeli. 

Adapun sejumlah infrastruktur yang seharusnya ada dalam sebuah perumahan diantaranya: 

Fasilitas Umum (Fasum) 

Sebuah perumahan yang baik juga diharuskan sudah memiliki fasilitas umum, berupa akses jalan raya, taman dan ruang hijau, jalur khusus untuk jogging, hingga alat penerangan umum.

Dengan adanya fasilitas umum ini, maka para penghuni akan lebih mudah dalam melakukan berbagai kegiatan dan aktivitasnya. 

Fasilitas Sosial 

Fasos adalah fasilitas yang dibutuhkan masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan.

Fasilitas sosial dapat berupa tempat ibadah, dan sekolah biasanya dari jenjang pendidikan anak usia dini sampai sekolah dasar. 

Pengolahan Air Bersih (Water Treatment Plant)

Ketersediaan air bersih adalah jenis infrastruktur keras non fisik yang wajib ada di dalam sebuah perumahan. Nilai kawasan perumahan akan semakin bernilai tinggi jika di dalamnya terdapat manajemen pengolahan air bersih yang layak. 

Bahkan, sejumlah pengembang bahkan juga memikirkan air limbah rumah tangga diolah kembali untuk digunakan menyiram jalan dan tanaman.

Jadi, pastikan bahwa perumahan memiliki pengolahan air bersih atau water treatment plant  yang layak. Melalui pengelolaan air bersih yang baik, maka akan menjamin tidak adanya permasalahan air kotor atau air yang tersumbat.

Area Komersil 

Infrastruktur lainnya yang seharusnya ada di dalam sebuah perumahan adalah area komersil. Pembuatan area komersil ditujukan untuk melengkapi kebutuhan penghuni adalah area perdagangan yang hadir di area komersil. 

Contoh dari area komersil adalah pasar modern, minimarket, ruko, bank, klinik bahkan rumah sakit. 

Koordirnator: Linda

Editor: Achlisia