Kamus Istilah Properti

GRC

istilah properti

GRC

GRC adalah singkatan dari Glass Reinforced Concrete yang merupakan material komposit yang terdiri dari pasir halus, semen, polimer akrilik, air, serta serat kaca tahan alkali yang dikenal berkekuatan tinggi.

Apa Itu GRC?

(Pinterest)

GRC adalah material komposit yang terdiri dari pasir halus, semen, polimer akrilik, air, serta serat kaca tahan alkali yang dikenal berkekuatan tinggi. Material ini merupakan sejenis beton yang diperkuat serat

GRC adalah singkatan dari Glass Reinforced Concrete atau disebut juga GFRC yang (GlassFiber Reinforced Concrete) alias beton bertulang glass fiber. Sebagian orang juga ada yang menyebut GRC dengan istilah papan semen. 

Walaupun dari luar terlihat berat, tetapi sebenarnya GRC termasuk material berbobot ringan dibandingkan material sejenisnya. Banyak orang memilih material GRC karena memiliki daya tahan ekstra terhadap api dan air. 

GRC pertama kali dikembangkan pada tahun 1960-an sebagai alternatif dari beton yang diperkuat dengan material baja atau Steel Reinforced Concrete. Semula, GRC diproduksi sebagai bahan pelapis eksterior yang bisa diolah menjadi berbagai variasi bentuk yang kompleks sebagai bagian dari komponen profil dan arsitektur bangunan. 

Kini GRC menjadi material favorit dalam bidang arsitektur maupun properti karena cocok digunakan sebagai material hunian modern yang membutuhkan karakter ringan, dalam ukuran panel. 

Keunggulan GRC

(sekatpartisi)

Dibandingkan material lainnya, GRC memiliki sejumlah fitur yang membuatnya unggul, berikut ini diantaranya:

Ringan

Tahukah Anda bahwa GRC memiliki berat yang ringan? GRC memiliki berat sekitar 80 – 90 persen dari beton padat. Inilah yang membuat GRC lebih ringan dan mudah dipasang.

Bobotnya yang ringan juga menjadikan GRC sebagai material yang bisa didesain sesuai dengan keinginan tanpa menambah biaya ekstra. 

Kuat

Meskipun tidak sekuat beton, material GRC termasuk kuat dan kemampuannya terbukti untuk menahan gempa dan angin badai. 

Bahkan, banyak orang memakan material GRC karena bisa berfungsi sebagai insulasi panas dan suara yang ideal.

Tidak Mudah Terbakar 

Keunggulan GRC selanjutnya yaitu sifatnya yang tidak mudah terbakar. GRC terbuat dari mineral sehingga walaupun ada panas tinggi, GRC dapat melindungi bahan belakangnya dari api panas yang mencapai 140 derajat.

Inilah yang menjadikan GRC sesuai untuk bangunan karena aman dari bencana alam, tahan terhadap erosi cuaca, termasuk cuaca yang dingin.  

Harga Terjangkau

Kalau Pins bandingan dengan material lainnya, harga GRC relatif terjangkau. Misalnya, untuk satu GRC board ukuran 1,2 x 2,4 meter dan ketebalan 4mm, kisaran harga GRC sekitar Rp55.000.

Bobot GRC yang ringan menjadikannya lebih hemat karena tidak perlu lagi mengeluarkan biaya transportasi, penanganan, dan pendirian panel. 

Aman 

Dari segi keamanannya, GRC tergolong material yang aman bagi kesehatan para penghuni rumah. Hal ini karena struktur pembuatan GRC tidak menggunakan asbestos.

Menambah Keindahan Rumah

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, GRC mudah didesain sesuai keinginan sehingga bisa mendukung gaya rumah dan keindahannya. 

GRC juga dapat memberikan tampilan dengan nuansa terakota, kayu, panel-panel yang halus, batu alam, hingga beton pracetak arsitektur. 

Kekurangan GRC

(TMR Blog)

Selain memiliki kelebihan ternyata GRC juga memiliki kelemahan yang harus diperhatikan. Adapun kekurangan GRC adalah sebagai berikut: 

  • GRC sulit dibuat manual karena pembuatan GRC harus melalui pabrik. 
  • GRC harus dipesan dalam jumlah tertentu dan ukurannya tidak bisa dicustom. 
  • Dibandingkan beton konvensional, harga GRC sedikit lebih mahal. 
  • GRC tidak cocok digunakan sebagai elemen struktural dalam sebuah bangunan, misalnya sebagai bahan atap, dinding penahan atau bagian yang harus menahan beban tertentu. 

Penerapan GRC pada Interior dan Eksterior

Saat ini GRC banyak digunakan untuk rumah, bangunan umum seperti gedung untuk kebutuhan komersial, taman dan sejenisnya. 

Namun, tak semua bagian rumah bisa menggunakan material GRC. Berikut ini bagian interior dan eksterior rumah yang dapat menggunakan material GRC:

Cladding Exterior

(Technology in Architecture)

Pada bagian eksterior bangunan, GRC bisa diterapkan sebagai cladding. Cladding eksterior adalah dinding bangunan yang dibuat bertujuan untuk menginfiltrasi efek cuaca dengan tetap mempertimbangkan nilai estetika. 

GRC cladding tersedia dalam bentuk polos ataupun ornamen yang bernilai seni, sehingga Anda dapat memilih sesuai kebutuhan.

Lisplang

(Daftar Harga & Tarif)

Lisplang adalah lis atau tepi atap bangunan dibuat untuk menyembunyikan struktur atap atau memperindah estetika bangunan. 

GRC banyak dipakai sebagai material lisplang karena sifatnya yang anti cuaca, ringan, dan kuat. Biasanya lisplang GRC dibuat dengan desain sederhana untuk rumah bergaya modern.

Pagar 

(Lazada)

Saat ini material GRC juga mulai banyak dipakai untuk gerbang atau pagar rumah. Selain dalam bentuk original berwarna putih, GRC juga mulai dimodifikasi. 

Salah satu bentuk pagar GRC yang kini digemari masyarakat adalah GRC bermotif mirip dengan kayu yang dibingkai dengan besi.

Dinding Bangunan 

(Pinterest)

Selanjutnya, GRC juga sering digunakan sebagai dinding bangunan. GRC kedap suara dan tahan terhadap benturan. 

Jika terjadi kerusakan, Anda dapat menggantinya secara mudah dan cukup membongkar bagian yang rusak.

Plafon

(OLX)

GRC adalah salah satu bahan yang sering dipakai untuk membuat langit-langit rumah atau plafon saat ini. Sifat GRC yang tahan akan air dan bahan yang mudah dibentuk menjadikan material ini banyak digunakan.

Selain itu, menggunakan material GRC sebagai plafon juga membuat ruangan lebih indah dan menarik.

Partisi

(hargamaterialupdate)

Fungsi GRC juga bisa sebagai material partisi dengan bentuk ornamen yang diinginkan sesuai dengan estetika interior rumah. Biasanya, GRC dipadukan dengan balok kayu sebagai penopang yang diletakan diantara ruang tamu dan ruang keluarga. 

Koordinator: Linda

Editor: Achlisia