Kamus Istilah Properti

Bukaan

istilah properti

Bukaan

Bukaan adalah media yang menjadi tempat terjadinya proses pertukaran udara di dalam bangunan melalui bantuan elemen-elemen bangunan yang terbuka seperti ventilasi (lubang angin) atau jendela.

Apa Itu Bukaan?

bukaan
(Shutterstock)

Bukaan adalah media yang menjadi tempat terjadinya proses pertukaran udara di dalam bangunan melalui bantuan elemen-elemen bangunan yang terbuka seperti ventilasi (lubang angin) atau jendela.

Peletakan bukaan penting untuk mendapatkan pencahayaan alami yang berkualitas sehingga rumah mendapat pantulan cahaya matahari yang cukup dan ruangan terasa terang. 

Bukaan sebaiknya berada di dua sisi dinding untuk mengurangi kontras cahaya karena perbedaan gelap dan terang yang kontras dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada mata.

Bukaan juga dapat membuat udara mengalir bebas dengan kelembaban udara yang lebih stabil. Hal ini akan membuat membuat rumah menjadi lebih sehat untuk ditinggali dalam jangka waktu lama.  

Fungsi Bukaan pada Hunian 

properti bukaan
(Shutterstock)

Seperti yang disebutkan sebelumnya, hadirnya bukaan dapat membuat sirkulasi udara dan pencahayaan menjadi lebih baik di rumah. Efeknya, rumah menjadi lebih sehat dan nyaman untuk ditinggali dalam waktu lama. 

Untuk lebih jelasnya, fungsi bukaan adalah sebagai berikut:

Menghadirkan Pencahayaan Alami 

Bukaan dapat memberikan pencahayaan alami yaitu sumber pencahayaan yang berasal dari sinar matahari di dalam rumah. 

Ada banyak keuntungan menghadirkan pencahayaan alami di dalam rumah yaitu rumah menjadi lebih terang sekaligus bisa menghemat energi listrik yang menjadi sumber pencahayaan buatan di rumah. 

Bahkan, secara tidak langsung cahaya matahari yang sehat juga dapat membantu membunuh kuman ataupun bakteri penyebab penyakit. 

Untuk mendapatkan pencahayaan alami pada suatu ruang, perlu bukaan melalui jendela yang ukurannya besar atau dinding kaca .

Memberikan Penghawaan Alami 

Penghawaan alami adalah proses pertukaran aliran udara di dalam bangunan. Pertukaran udara ini bisa melalui berbagai media seperti ventilasi dan jendela. 

Aliran udara yang bergerak melalui angin, dapat mempercepat proses penguapan di permukaan kulit sehingga dapat memberikan kesejukan dan kenyamanan bagi penghuni rumah. 

Sirkulasi udara yang lancar juga dapat menjaga kelembaban di dalam rumah sehingga nyaman untuk beraktivitas di dalamnya. 

Menjadikan Rumah Lebih Sehat

Memiliki bukaan yang banyak di dalam rumah sangat bermanfaat terutama di rumah yang berada di daerah beriklim tropis yang cenderung lembap. 

Hal ini untuk menghasilkan kapasitas pertukaran udara yang cukup yang nantinya akan berkaitan langsung dengan kesehatan penghuni rumah.

Mempercantik Rumah

Tak hanya fungsi utamanya sebagai pencahayaan dan sirkulasi udara, ternyata bukaan juga bisa mempercantik rumah Anda. 

Banyak rumah mengadaptasi gaya skandinavia dan minimalis dengan menghadirkan bukaan yang besar. Masuknya cahaya alami, tentu akan membuat rumah menjadi lebih cantik baik dari luar maupun di dalam rumah. 

Jenis Bukaan yang Baik di dalam Rumah 

Bukaan bisa dihadirkan melalui ventilasi udara, jendela, dan pintu yang dapat dibuka tutup sesuai keinginan. 

Bukaan Melalui Ventilasi Silang 

Pemerintah memberikan rekomendasi penghawaan alami melalui ventilasi seluas 5 persen dari luasan ruang secara keseluruhan. Nah, melalui bukaan, batas minimal ini dapat dipenuhi.

Nah, akan lebih baik lagi jika membuat bukaan dengan sirkulasi udara silang. Caranya adalah dengan meletakkan lubang udara, baik berupa jendela maupun rooster pada dua bidang dinding yang saling berhadapan.

Sirkulasi udara silang ini sebaiknya mencakup dua jenis, yaitu sirkulasi udara silang secara mendatar (horizontal) dan secara tegak (vertikal).

Peletakan sirkulasi udara silang hendaknya direncanakan secara cermat, dengan memperhitungkan arah angin.

Bukaan dengan Jendela yang Dominan

bukaan
(Shutterstock)

Bukaan yang dihadirkan melalui jendela di dua sisi dinding dapat mengurangi kontras cahaya karena perbedaan gelap dan terang yang kontras dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada mata.

Pengaruh jendela yang dominan ini pun menjadikannya sebagai fitur rumah yang penting dari segi fungsi maupun estetika.

Bukaan pada Void

Jika rumah Anda tidak memungkinkan menghadirkan jendela yang banyak, maka void bisa menjadi solusinya. Bukaan pada plafon void bisa menyalurkan cahaya ke dalam rumah terutama ke ruang-ruang di lantai bawah.  

Biasanya, cahaya hanya bisa masuk dari arah atas. Bukaan pada dinding atau plafon sebaiknya diletakkan berdekatan dengan sisi dinding yang lain untuk mengurangi silaunya cahaya langsung.

Peletakan seperti ini juga membantu menyebarkan cahaya ke tengah ruang karena cahaya tersebut dipantulkan oleh dinding.

Bukaan di Atap

bukaan atap
(Shutterstock)

Skylight adalah bukaan pada bidang atas (atap) secara horizontal atau agak miring. Posisi horizontal punya banyak keuntungan, yakni cahaya yang masuk bisa optimal tapi konsekuensinya panasnya juga ikut masuk.

Untuk mengatasinya, gunakan jenis kaca laminate atau glass block. Cara lain adalah dengan melapisinya dengan kaca film.

Tips Memaksimalkan Bukaan di dalam Rumah

bukaan di dalam rumah
(Shutterstock)

Bukaan di dalam rumah penting untuk dihadirkan untuk mengatasi sumpeknya ruangan. Namun, mesti diingat bahwa tidak bisa sembarang ide bukaan bisa diterapkan mengingat harus ada penyesuaian dengan model rumahnya.

Pahami Prinsip Pergerakan Udara 

Untuk menciptakan sirkulasi udara baik dan lancar, Anda perlu memahami prinsip dari pergerakan udara itu sendiri. Udara panas cenderung lebih ringan, sehingga akan bergerak lebih tinggi daripada udara yang lebih dingin. 

Untuk memastikan udara panas dapat keluar, buatlah bukaan yang berada di bagian atas hunian. Sebuah skylight yang dapat dibuka-tutup misalnya, merupakan solusi agar udara panas dapat keluar. Untuk mendukung pergerakan udara yang lebih maksimal, buatlah bukaan yang berada di area lebih rendah, seperti jendela atau cukup dengan membuka pintu.

Buat Langit-langit yang Tinggi

Ketinggian plafon atau langit-langit juga bisa mempengaruhi suhu di dalam rumah. Agar mendapatkan sirkulasi udara rumah yang lancar adalah dengan membuat langit-langit rumah yang tinggi. Langit-langit rumah yang tinggi membuat udara dapat bergerak dengan lebih bebas dan tidak terperangkap dalam ruangan. 

Hal ini akan sangat bermanfaat bagi Anda yang tinggal di daerah dengan suhu panas. Udara panas akan naik dan keluar melalui lubang ventilasi di bagian atas, dan udara sejuk akan masuk melalui jendela secara terus menerus.

Penempatan Pintu dan Jendela 

Posisi pintu dan jendela sangat penting terutama jika Anda sedang membangun rumah.  Posisikan pintu dan jendela agar bisa menangkap aliran angin dengan nyaman dan lancar. 

Selain itu, pertimbangkan kecenderungan arah angin di daerah lokasi hunian Anda. Manfaatkan rancangan tanaman dan pagar di luar rumah untuk membantu menyalurkan angin ke dalam rumah. Pada saat yang bersamaan, desainnya akan membantu mengurangi hembusan angin yang terlalu kencang.

Sistem Ventilasi Otomatis

Sistem ventilasi otomatis dapat membuka dan menutup jendela secara otomatis sesuai dengan suhu di dalam ruangan. 

Hal ini dapat membantu melepaskan udara panas yang terperangkap di dalam rumah dan menggantikannya dengan udara luar yang lebih sejuk.

Memasang Ridge Vent

Ridge vent adalah bukaan yang berada di bagian tertinggi atap rumah. Vent ini akan menjadi tempat keluarnya udara panas yang naik ke atap rumah. Pada intinya, Anda perlu memasang ventilasi pada bagian atas atau puncak atap rumah.  

Pada hunian yang memiliki loteng, sistem ventilasi pada loteng tersebut akan sangat mengurangi transfer panas ke dalam ruangan di bawahnya. Langkah ini membantu membuat udara dalam ruangan menjadi lebih sejuk. 

Koordinator: Linda

Editor: Achlisia