Kamus Istilah Properti

Ventilasi

istilah properti

Ventilasi

Ventilasi adalah bagian dari dalam bangunan yang berfungsi sebagai tempat udara dapat keluar dan masuk secara bebas.

Apa Itu Ventilasi? 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ventilasi adalah tempat udara dapat keluar masuk secara bebas. Ventilasi dalam Tesaurus Bahasa Indonesia bisa berupa jendela, lubang angin, tingkap, tingkapan, aliran udara.

Cara kerja sistem ventilasi adalah dengan menghadirkan proses pertukaran udara yang terjadi akibat perbedaan tekanan di mana udara akan bergerak dari tempat yang bertekanan tinggi menuju tempat yang bertekanan rendah. Ventilasi juga bisa membuat suasana ruangan jadi lebih menyegarkan.

Ventilasi silang sangat efektif diterapkan di dalam rumah agar udara dapat mengalir dari tekanan positif yang kuat ke area dengan tekanan negatif yang kuat pada dinding di depannya.

Tujuan utama mengatur ventilasi salah satunya untuk mengontrol kualitas udara dalam ruangan. Pada akhirnya, ruangan dengan ventilasi yang baik cenderung lebih sehat dibandingkan rumah tanpa ventilasi. 

Baca Juga:

Manfaat dan Fungsi Ventilasi Udara 

Sebagai tempat keluar masuknya udara, ventilasi memiliki peran yang sangat penting di dalam sebuah bangunan. Berikut ini beberapa di antaranya:

Membantu Sirkulasi Udara Agar Ruangan Tidak Pengap 

Adanya lubang angin di setiap rumah berfungsi untuk membantu sirkulasi udara sehingga ruangan lebih segar. Lantaran ruangan segar dan proses pertukaran udara berjalan dengan baik, maka ruangan pun tidak pengap.

Hal ini berfungsi untuk mengatur hawa rumah supaya tidak terasa lembab dan terbebas dari jamur dan bakteri berbahaya. 

Pencahayaan Lebih Maksimal 

Ventilasi dalam alami dalam bentuk jendela maupun bukaan akan membuat pencahayaan di dalam rumah menjadi lebih baik. Hal ini karena bukaan ini dapat membuat cahaya matahari bisa masuk dengan mudah. 

Akhirnya, ruangan pun tampak lebih terang pada siang hari. Kehadirannya pun dapat membuat ruangan terasa lebih hangat dan lebih nyaman ditinggali.

Terhindar dari Berbagai Penyakit 

Sebagaimana diketahui ada banyak penyakit yang dibawa melalui udara seperti gangguan pernafasan dan flu. Ketika sebuah bangunan tidak memiliki lubang angin dan bukaan yang cukup, maka dipastikan akan menjadikan sarang penyakit, virus, bakteri, dan jamur.

Hal ini karena kadar oksigen dan kadar karbondioksida yang terkandung dalam udara tidak seimbang. Inilah yang akan menjadi salah satu penyebab adanya infeksi saluran pernafasan.

Keseimbangan udara yang dihirup akan membuat penghuni rumah terhindar dari infeksi pernafasan akibat pengapnya udara di dalam sebuah ruangan karena adanya ventilasi. 

Mengeluarkan Polusi 

Faktanya, polusi juga bisa muncul dan berasal dari dalam rumah. Terutama jika ada penguni rumah yang merokok maka asap rokok akan menjadi sumber polusi. Begitupun dengan asap dari dapur yang harus dialiri ke luar rumah.

Dengan adanya ventilasi di rumah, polusi tersebut dapat berganti dengan udara dari luar yang lebih segar dan menyehatkan.

Hemat Energi 

Tanpa ventilasi yang baik, Pins harus mengandalkan penggunaan AC maupun kipas angin karena ruangan akan terasa panas dan pengap. Maka, kalau sistem bukaan diatur dengan baik, akan lebih menghemat penggunaan AC maupun kipas angin tersebut. 

Selain itu, pencahayaan alami yang masuk lewat jendela dan ventilasi juga bisa membantu Pins mendapat penerangan tanpa lampu menjadi lebih menghemat energi.

Baca Juga:

Elemen Dekorasi 

Saat ini ada banyak variasi dan desain untuk rumah untuk bukaan rumah. Maka dari itu, lubang udara ini dapat kita jadikan salah satu dekorasi rumah yang menarik. 

Desain ventilasi yang unik bukan hanya membuat rumah menjadi lebih sehat, tapi juga bisa berfungsi sebagai dekorasi. 

Jenis Ventilasi pada Bangunan

Pins bisa menemukan tiga jenis ventilasi yang sering digunakan dalam membangun sebuah bangunan, di antaranya: 

Alami

Pada suatu bangunan, sistem ventilasi alami sudah wajib ada. Bentuknya berupa jendela yang bisa dibuka tutup dan celah lubang udara yang biasanya ada di setiap bagian atas pintu.

Bentuk dan berapa banyak ventilasi alami di rumah akan sangat tergantung pada kebutuhan, iklim daerah, dan desain bangunan.

Selain jendela dan celah lubang udara, lubang udara alami juga di beberapa bangunan dihadirkan melalui cerobong asap di bagian atapnya sehingga pertukaran udara menjadi lebih maksimal.

Mesin

Kalau Pins merasa ventilasi alami tidak cukup, maka bisa memasang mesin sebagai sarana pertukaran udara di dalam rumah. Bentuknya bisa berupa kipas angin, air conditioning (AC), atau exhaust fan.

Tujuan memasang alat ini untuk mempercepat sirkulasi udara dalam ruangan dengan cara menyedot udara di dalam ruang dalam jumlah besar kemudian dibuang ke luar. Pada saat yang bersamaan, alat ini akan menarik udara segar dari luar dan memasoknya ke dalam ruangan.

Campuran (Hybrid)

Terkadang pada ruangan tertentu seperti dapur atau kamar mandi, Pins perlu menghadirkan lubang udara yang berbeda agar pertukaran udaranya lebih maksimal.

Misalnya, selain memasang jendela, ruang tertentu tetap memerlukan exhaust fan sehingga ruangan tidak lembab dan pengap. 

Pilihan Model Ventilasi di Rumah 

Pins bisa memilih berbagai model lubang udara di dalam rumah yang sesuai dengan konsep desain rumahmu. Berikut ini beberapa jenis model ventilasi yang bisa Pins pilih:

Jalusi

Model jalusi atau krepyak merupakan salah satu jenis ventilasi rumah alami yang dipasang pada jendela horizontal. Jalusi akan tersusun atas kisi-kisi di mana terdapat celah untuk jalur masuknya udara dan cahaya.

Material jalusi menggunakan kayu dan aluminium beruas sebagai tempat masuk keluar udara. Model ini banyak diminati karena harganya murah dan bisa berfungsi sebagai jendela.

Jalusi juga mudah untuk dibuka dan ditutup, sehingga penggunaanya dapat diatur sewaktu-waktu, sesuai dengan kebutuhan ruang.

Baca juga:

Kaca Nako 

ventilasi
(Instagram/ Wild Run Fams)

Karakteristik utama ventilasi kaca nako adalah material kaca transparan yang dirancang bersegmen-segmen sebagai sumber sirkulasi udara.

Strukturnya yang masih bisa digerakan dengan tuas besi yang biasa terletak salah satu sisinya menjadi alasan model ini sangat populer. Jendela nako juga dapat dengan mudah dibuka dan ditutup sesuai keinginan. Kelemahannya lebih rentan karena mudah pecah.

Selain berfungsi sebagai kaca jendela, model lubang angin di atas jendela bisa Pins aplikasikan menggunakan kaca nako. Kaca satu ini bisa Pins buat dengan model minimalis dengan engsel pembuka.

Tipe lubang angin satu ini dapat berfungsi ganda, selain tempat mengalirkan udara juga dapat ditutup hanya untuk tempat masuknya cahaya matahari. Modelnya fleksibel dan tentunya modern.

Dikarenakan tempat lubang angin yang bisa dicapai hanya menggunakan tangga. Pins bisa menjadwalkan pembukaan penutupan setiap minggunya. Selain di atas jendela, desain seperti ini bisa Pins tempatkan pula di atas pintu kamar tidur maupun ruang keluarga.

Loster  

Jika ingin menghadirkan kesan yang cantik dan berbeda, maka Pins bisa memilih loster sebagai sirkulasi udara. Celah-celah pada ventilasi rumah ini sengaja dibentuk  untuk memperlihatkan sebuah pola atau motif tertentu. 

Motif dan ukurannya akan berfungsi sebagai dekorasi ruangan. Pins bisa memilih berbagai variasi material, seperti kayu, semen, ataupun keramik. 

Baca Juga:

Boven  

Model ini menyatu dengan pintu atau jendela, maupun secara terpisah dengan bentuk yang cukup bervariasi dengan pola cantik yang bisa Pins sesuaikan dengan tema interior.

Umumnya, penempatan model boven berada cukup tinggi di atas tembok atau pintu di mana tempat mengalir udara yang paling kencang.  

Biasanya model boven menggunakan material dasar berupa kayu, kaca, atau semen. Ukiran pada boven juga menghasilkan siluet bayangan yang indah di siang hari, sehingga bisa menambah kesan estetis di dalam hunian. 

Baca juga:

Lubang Angin Rumah Roster

ventilasi
(Tokopedia)

Lubang angin yang terletak baik di atas jendela, pintu maupun ruang-ruang lainnya mempunyai fungsi yang sama untuk mengalirkan udara yang baik dari luar ke dalam rumah dan sebaliknya.

Penempatan lubang angin di dalam rumah membuat bagian dalam ruang memiliki udara yang baik untuk bernafas dan juga membuat rumah tidak lembab. 

Roster sendiri yang memang kini sering dipakai pada rumah modern, mempunyai material menarik yang bisa Pins pilih sesuai selera.

Roster Bahan Batako

Lubang angin rumah satu ini juga dapat di desain menarik sebagai sekat ruang maupun hiasan menarik pada tampilan depan rumah. Dinding dengan roster pun akan menambah keindahan tersendiri dalam ruang hunian. Roster batako menjadi material populer di kalangan bahan roster lainnya.

Roster Bahan Keramik

Model lubang angin di atas jendela dengan roster bahan keramik memang sangat cocok berada di dalam ruang. Tampilan elegan dan mengkilap akan terlihat dari penggunaan roster satu ini. Roster bahan keramik tergolong berharga tinggi dan mudah pecah bila tidak hati-hati dalam pemasangan.

Roster Tanah Liat

Model lubang angin di atas jendela yang sering dipakai dalam hunian tradisional adalah roster berbahan tanah liat. Namun kini pemakaiannya juga banyak diterapkan pada perumahan modern bergaya klasik. Namun kekurangannya adalah warna cepat pudar dan mudah rapuh.

Model Kayu Klasik

lubang angin diatas jendela
(Deagamdesign)

Rumah modern klasik cocok untuk Pins yang menyukai material kayu sebagai bagian dari hunian. Lubang angin di atas jendela bisa didesain menggunakan ukiran kayu cantik agar sirkulasi udara tetap terjaga walaupun saat jendela besar di tutup. Lubang angin seperti ini sangat menarik dan membuat hunian terasa lebih nyaman.

Pins bisa menerapkan pada keseluruhan jendela hunian dengan ornamen yang menarik. Ornamen jawa kental pun tetap bisa diaplikasikan dalam hunian modern. Padukan lubang angin dengan beton material kasar seperti pada contoh di atas, maka hunian Pins akan tetap berestetika dan tak ketinggalan zaman.

Baca juga: 

Lubang Angin di Atas Jendela Bahan Aluminium

ventilasi
(Biggo)

Selanjutnya model lubang angin diatas jendela berbahan aluminium. Lubang angin satu ini cuup praktis dengan tampilan yang simpel. Lubang angin satu ini banyak dipakai pada hunian maupun perkantoran.

Beberapa juga banyak menaruhnya pada ruang di kamar mandi maupun hunian. Tidak hanya itu, beberapa tempat yang sulit dijangkau dan memerlukan sirkulasi udara juga bisa menggunakan model satu ini.

Ukurannya sangat beragam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Tidak hanya itu Pins model lubangnya pun bervariasi, tidak hanya vertikal tapi bisa bergaris horizontal.

Untuk hunian modern, kamu bisa memadupadankan dengan dapur stainless kesayangan. Dijamin dapur akan semakin menarik.

Baca juga: 

Ventilasi Pembuangan

Ventilasi pembuangan adalah jenis mesin yang memerlukan bantuan listrik. Pins bisa menemukan model ini untuk ruangan tertutup di dalam rumah yang tidak memiliki sirkulasi udara alami. 

Sistem kerjanya sendiri menggunakan exhaust fan dengan baling-baling berukuran 20 cm dan 25 cm, dipilih dengan ukuran ruangan pemasangan. 

Tips Memilih Lubang Angin di Atas Jendela yang Tepat Pada Hunian

Model lubang angin diatas jendela memang sangat bervariasi dengan material yang beragam. Namun perlu Pins ingat fungsinya sama yaitu membuat sirkulasi udara di rumah terasa sejuk dan terhindar dari beragam penyakit pernafasan.

Nah, sebelum memilih lubang angin rumah yang tepat, Pins harus mengetahui tips pemilihannya sebagai berikut:

  • Bahan lubang angin juga perlu dipikirkan dengan matang saat Pins hendak melakukan pemasangan. Usahakan sesuaikan dengan tipe rumah dan juga fungsi dari lubang angin itu sendiri.
  • Lubang angin yang berada pada dapur, kamar mandi, maupun ruang tamu bisa dikatakan berbeda. Apalagi bila lubang angin ditaruh sekaligus sebagai penambah keindahan estetika bangunan yang berada di luar. Berarti lubang angin rumah harus kokoh dan tahan terhadap cuaca.
  • Setelahnya perhatikan bentuk, pola yang terukir. Sesuaikan penempatan, salah satu nya seperti roster berbahan keramik yang cocok ditempatkan di dalam rumah.
  • Sesuaikan dengan anggaran yang dimiliki dan perhitungkan lebar lubang dari roster yang Pins inginkan.

Memilih Corak Kembang Ventilasi

Jika anda memilih ventilasi, pilihlah kembangan ventilasi dengan berbagai corak lubang yang lebih banyak, jika kembangan ventilasi mempunyai lubang yang sedikit atau sempit, Pins bisa memperbanyak blok-blok ventilasinya sampai memungkinkan untuk sirkulasi udara lebih memungkinkan.

Pakailah Penyaring Debu Dalam Ventilasi

Ventilasi yang berlubang banyak di atas jendela anda memungkinkan tak hanya angin yang masuk, tetapi juga debu.

Selain itu juga nyamuk, yang di dalam lingkungan paling bersihpun akan tetap ada, karena itu tutuplah ventilasi anda dengan penyaring udara, dengan lubang-lubang kecil yang memungkinkan udara bisa tetap masuk, tetapi debu dan nyamuk bisa tersaring

Perbanyak Lagi Ventilasi Jika Ruangan Gelap dan Pengap

Anda bisa menambahkan ventilasi tak hanya dalam satu sisi tembok saja, tetapi bisa dua sisi, hingga empat sisi, tergantung keluasan ruang dan kebutuhan akan sirkulasi udara dan juga cahaya yang diinginkan.

Semakin banyak kebutuhan udara dan sirkulasi cahaya anda inginkan untuk ruangan luas yang minim listrik, ya sesuaikan saja dengan jumlah ventilasinya.

Pins bisa memilih polanya dengan bentuk layang-layang, segitiga atau persegi empat tergantung dari kreativitas anda untuk menciptakan ruang yang luas namun tetap nyaman.

Bagaimana, cukup beragam bukan pilihan model lubang angin di atas jendela. Hal yang terpenting adalah Pins bisa memaksimalkan fungsi dari lubang angin tersebut agar tidak terkesan sia-sia dipasang. Semoga bermanfaat!

Baca juga: 


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.