Pinhome

  • Blog
  • Finansial
  • Memilih KPR, Perhatikan 5 Hal Penting Berikut Ini!

Finansial

Memilih KPR, Perhatikan 5 Hal Penting Berikut Ini!

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 4 menit membaca

Kredit Pemilikan Rumah atau KPR merupakan metode pembiayaan yang sangat membantu masyarakat. Apalagi buat kita, para milenial yang ingin mencari rumah pertama. Tapi, biar cash flow tetap sehat, pastikan Pins memperhatikan hal-hal berikut ini sebelum memilih KPR!

Pinhome — Sudah bukan rahasia lagi bahwa membeli rumah membutuhkan komitmen ekstra, Pins. Selain kita harus meluangkan waktu dan memperhitungkan secara detil jenis properti, lokasi, bentuk rumah, serta lingkungan rumah; kita juga harus benar-benar teliti memilih KPR yang pas dengan kebutuhan. Meleset sedikit saja, bisa-bisa kita terikat hutang dalam jangka waktu hingga puluhan tahun!

Eits, tapi jangan jiper duluan. KPR ini bisa menjadi alat pembiayaan yang paling efektif dan fleksibel, asal tahu cara memilihnya. Biar bisa punya rumah dan tetap hepi selama masa angsuran, nih Pinhome catatkan beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat memilih KPR. Scroll sampai habis, ya!

1. Gali informasi sebanyak-banyaknya tentang KPR di semua bank
Pins, hampir semua bank memiliki program KPR. Masing-masing juga punya kelebihan dan kekurangan tersendiri. Ada yang menawarkan program cicilan ringan namun tenor lebih lama, ada pula yang menawarkan tenor singkat namun cicilan per bulan lebih besar. Selain itu, ada pula yang memodifikasi besaran down payment (DP) untuk membuat program KPR lebih menarik. Tugas kita adalah mengetahui dengan sangat detil program-program tersebut dan memilih yang paling sesuai dengan kondisi ekonomi kita. Toh, sekarang juga sudah zamannya internet. Semua informasi bisa didapat melalui gadget, kan?

memilih KPR
Di era serba digital ini, Pins bisa mencari semua informasi mengenai KPR dengan mudah melalui internet (Pexels)

Oh ya, KPR pun ada banyak jenisnya. Jika KPR konvensional belum pas, mungkin Pins bisa melirik KPR Syariah, KPR angsuran berjenjang, bahkan KPR Duo!

Baca juga: Lebih Dekat dengan Jenis-jenis KPR dan Suku Bunganya

2. Perhitungkan suku bunga yang sedang berlaku
Pins tahu gak, kalau besaran cicilan kita setiap bulan bisa berubah-ubah tergantung dari suku bunga yang ditetapkan oleh Bank Indonesia? Inilah mengapa Pins harus mengetahui program KPR yang ditawarkan oleh semua bank. Ada yang menerapkan fixed rate alias besaran bunga sama selama masa tenor, ada yang langsung menerapkan suku bunga mengambang atau floating rate (berubah-ubah setiap periode tergantung suku bunga BI) ada juga yang menawarkan fixed rate di 1-2 tahun pertama lalu menjadi floating rate di tahun ketiga hingga selesai.

Sebelum memilih KPR, cek dulu suku bunga saat itu beserta prediksinya. Hal ini dapat mempengaruhi keputusanmu, lho! (Pexels)

Setelah mengetahui program KPR dan suku bunganya, Pins bisa menghitung lebih detil mengenai cicilan bulanan dan tenor yang harus diambil. Ingat, semakin lama tenor, semakin besar kemungkinan Pins harus membayar bunga yang lebih besar juga. Hitung baik-baik, ya!

3. Perhatikan biaya tambahan selama masa pengajuan dan angsuran KPR
Reality check: proses pengajuan KPR juga membutuhkan biaya! Pengeluaran yang sudah pasti terjadi adalah uang muka atau down payment (DP). Secara umum, kita harus membayar sebagian dari harga rumah yang kita inginkan di awal, Pins, sekitar 10 hingga 30%. Besaran DP ini bisa mempengaruhi cicilan KPR kita, lho!

Baca juga: Beli Rumah, Mending DP Besar atau Cicilan Besar

Selain itu, ada biaya-biaya tambahan yang harus Pins keluarkan untuk urusan administrasi bank serta notaris. Hitungan kasarnya adalah sekitar 5% dari harga jual rumah yang kita inginkan.

Baca juga: Penting! Ini Biaya-biaya yang Bisa Muncul Selama Masa Angsuran KPR

4. Jangan takut bertanya

Oke, Pins sekarang sudah tahu bank mana yang KPR-nya pas, sudah ada hitungan kasar mengenai cicilan bulanan dan suku bunganya, dan sudah ada tabungan untuk DP dan biaya tambahannya. Sekarang saatnya Pins berdiskusi dengan petugas bank atau penyalur KPR. Jangan ragu untuk bertanya sampai detil,ya! Kalau perlu, hitung ulang gambaran cicilan, DP, dan biaya-biaya lain bersama-sama supaya makin sreg sebelum memilih KPR.

Jangan lupa juga untuk menanyakan pertanyaan-pertanyaan preventif, seperti:

  • Berapa denda keterlambatan pembayaran
  • Proses pelunasan KPR sebelum tenor berakhir
  • Apa ada batasan pembiayaan (plafond) di program KPR yang kita pilih

5. Pasang mata untuk mencari promo

Tak ada salahnya untuk memanfaatkan promo yang ditawarkan oleh bank atau penyalur KPR. Apalagi kita berbicara mengenai investasi yang jumlahnya sangat besar! Tanyakan kepada petugas bank mengenai promo-promo yang mereka miliki atau kerja sama yang mereka lakukan dengan pihak lain. Siapa tahu ada penawaran menarik, semisal DP 0%, bunga fixed rate lebih lama, dan lainnya.


Itu tadi hal-hal yang harus diperhatikan sebelum memilih KPR, Pins. Intinya adalah cari informasi sedetil mungkin dan langsung bandingkan dengan kemampuan keuangan kita. Sudah siap membeli rumah? Coba cek Pinhome! Di sini, Pins akan didampingi oleh konsultan yang terlatih dan terpercaya sehingga Pins bisa berdiskusi segala hal tentang transaksi properti hingga KPR. Kita juga bisa berhubungan dengan pihak bank, notaris, sampai kontraktor cukup melalui aplikasi! Dijamin, transaksi properti jadi lebih cepat, mudah, dan tetap transparan.

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di Rekan Pinhome sebagai Agen dan Kantor Properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Bagikan Artikel