Pinhome

Tips Properti

Kenali Jenis Bahan Bangunan Sebelum Membangun Rumah

Ditulis oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 4 menit membaca

Pins sedang membangun rumah? Atau sedang ingin memperbaiki bagian-bagian rumah tertentu? Mengenali jenis bahan bangunan rumah penting untuk memilih bahan yang tepat dan menentukan biaya yang akan dikeluarkan. Bahan-bahan bangunan yang akan digunakan dalam membangun rumah ada yang berasal dari bahan alami dan ada juga yang berasal dari pabrik.

Bahan-bahan bangunan alami adalah bahan yang tidak terlalu banyak diolah dengan tambahan bahan kimia pada pabrik, contohnya seperti kaca dan kayu. Lalu untuk bahan-bahan bangunan yang berasal dari pabrik adalah bahan-bahan yang bercampur juga dengan bahan-bahan kimia atau harus diolah terlebih dahulu seperti pipa dan semen. Dan dari masing-masing jenis bahan bangunan ini, terdapat fungsinya tersendiri.

Penasaran? Yuk Pins, kita intip artikel berikut mengenai jenis-jenis bahan bangunan sebelum membangun rumah!

#1 Semen

Semen, terdiri dari 4 unsur penting yaitu batu kapur sebagai unsur yang utama, lalu tanah liat yang mengandung SiO2, Al2O3, dan Fe2O3, batu silika dan pasir besi yang akan ditambahkan apabila hanya terdapat sedikit SiO2 dan sedikit Fe2O3 dalam tanah liat,

Semen merupakan salah satu bahan bangunan yang sangat penting, Pins. Mengapa? Karena apabila tidak ada semen, maka bahan bangunan yang lainnya; seperti batu bata atau batako tidak akan menempel satu sama lain. Selain itu juga semen ialah bahan bangunan yang vital dalam proses membangun rumah karena semen memegang andil penting untuk membuat pondasi yang kokoh.

#2 Metal

Salah satu bahan bangunan yang kuat adalah metal. Terdapat beberapa jenis metal yang digunakan sebagai bahan bangunan. Contohnya adalah baja, yang juga campuran besi sebagai komponen utama bangunan. Selain itu pilihan metal lainnya adalah titanium, krom, perak, dan emas. Walaupun jarang digunakan untuk rumah, terkadang ada hotel atau gedung unik yang menggunakan metal mewah seperti emas, Pins. Pada umumnya, bahan metal seperti baja  biasanya digunakan sebagai kerangka kontruksi bangunan-bangunan yang besar seperti gedung pencakar langit, lalu juga bisa digunakan sebagai pelapis permukaan gedung.

#3 Kaca

Kaca adalah bahan bangunan yang pada umumnya dijadikan sebagai jendela. Pada pertama kali ditemukan, material tipis dan bening ini digunakan sebagai pelapis pada ventilasi yang ada pada rumah-rumah. Namun dengan kecanggihan teknologi sekarang, kaca kini bisa dijadikan semacam tirai yang dapat menutupi permukaan bangunan. Selain itu, kaca bisa digunakan untuk penutup atap yang tujuannya untuk mendapatkan pemandangan langit yang cantik.

#4 Pipa

Pipa juga memiliki peranan penting dalam sebuah konstruksi, Pins. Pipa digunakan untuk menghubungkan saluran air dan saluran pembuangan, seperti untuk kamar mandi, wastafel, dan lain-lainnya.

#5 Batu Bata

Batu bata merupakan bahan bangunan yang terbuat dari tanah liat, yang dibakar hingga memiliki warna kemerah-merahan yang khas. Namun seiring berkembangnya teknologi, penggunaan batu bata sebagai bahan bangunan mulai berkurang. Posisi batu bata sebagai bahan untuk dinding mulai tergantikan oleh gipsum dan bambu.

#6 Lumpur dan Tanah Liat

Campuran lumpur dan tanah liat dapat menyatu dengan halus dengan bahan bangun lainnya seperti beton supaya tidak ada rongga yang tersisa yang bisa membuat bangunan lebih cepat keropos. Tanah liat ialah bahan bangunan yang baik dalam menjaga keseimbangan pada ruangan, contohnya ketika musim panas maka rumah akan terasa sejuk dan sebaliknya apabila musim dingin, maka rumah akan terasa hangat.

#7 Batu

Selain itu semua, batu juga merupakan bahan bangunan yang padat yang bisa memberikan perlindungan yang baik. Namun batu sulit untuk memberikan temperatur yang hangat apabila tidak menggunakan penghangat ruangan yang sesuai.

#8 Jerami

Orang-orang yang tinggal di Afrika, menggunakan jerami sebagai bahan bangunan untuk rumah tinggal mereka. Lalu di Eropa, jerami digunakan untuk atap-atap rumah mereka seperti di Belanda atap jerami masih banyak digunakan pada bangunan-bangunan di sana. Sementara untuk di Indonesia sendiri, jerami masih digunakan untuk atap-atap rumah tradisional. Ataupun dalam pembangunan gazebo.

#9 Kayu

Bahan bangunan yang paling umum digunakan dan ditemukan ialah kayu. Kayu memiliki berat yang mudah untuk disesuaikan, walaupun dibengkokkan. Kayu juga semakin kuat apabila dipadatkan secara vertikal. Selain itu juga kayu cocok digunakan di segala musim. Dan ditambah dengan adanya mesin pemotong kayu, kayu dapat dengan mudah dibentuk ke berbagai dimensi dan bentuk sehingga akan mempercepat proses pembangunan.

Nah tadi itu ialah beberapa bahan bangunan yang sebaiknya Pins kenali terlebih dahulu sebelum membangun rumah.

Baca juga Daftar Harga Bahan Bangunan di Tahun 2020

Bagi Pins yang sedang bingung mencari rumah yang tepat, ayo temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di Rekan Pinhome sebagai Agen dan Kantor Properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel