Pinhome

  • Blog
  • Tips Properti
  • Jangan Tergiur Harga Murahnya, Atap Asbes Ternyata Punya Konsekuensi Sendiri Loh!

Tips Properti

Jangan Tergiur Harga Murahnya, Atap Asbes Ternyata Punya Konsekuensi Sendiri Loh!

Ditulis oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 6 menit membaca

Sampai saat ini, penggunaan atap asbes masih menjadi pilihan umum bagi masyarakat Indonesia. Mudah didapatkan dimana saja, harganya murah dan serba guna menjadi jawaban kenapa asbes masih dipakai di berbagai bangunan. Tapi tahukah kamu, meski mempunyai berbagai manfaat, ada beberapa bahaya asbes yang harus kita perhatikan lebih lanjut.

Asbes adalah salah satu bahan yang datang dari mineral alami. Sifatnya dibanding bahan mineral lainnya pun cukup unik. Asbes mampu menyerap suara, api, panas, anti listrik dan bahan kimia, cukup fleksibel dan cukup kuat. Tak heran, asbes langsung menjadi bahan primadona yang digunakan tidak hanya pada rumah huni, namun juga bangunan, ruko hingga instalasi listrik. Harganya pun cukup murah, apalagi jika dibandingkan dengan material lain, seperti baja ringan. Namun, hal yang perlu dicatat bersama, sifat – sifat asbes yang serba guna ini datang dari pencampuran serat alami, plastik dan semen.

Pertama marak digunakan di Inggris pada tahun 1800an, asbes menjadi bahan utama dari pembangunan rel kereta hingga kapal. Namun sayangnya, lama – kelamaan banyak bermunculan permasalahan paru – paru di kota produksi asbes. Ketika dinas kesehatan terkait menyelidikinya, mereka pun menyimpulkan asbes menjadi pemicu utama dari permasalahan paru – paru yang timbul.

Di Indonesia, asbes sempat menjadi jenis atap rumah yang populer. Harga atap yang lebih terjangkau adalah alasan mengapa asbes sering dipilih ketimbang bahan bangunan lainnya. Biasanya, bahan asbes yang digunakan pada rumah atap asbes adalah asbes putih. Tipe asbes inilah yang termasuk paling tidak berbahaya dibanding jenis lainnya. Asbes putih sendiri merupakan pencampuran serat mineral dan semen, yang akan berubah menjadi bahan berbahaya ketika tak sengaja terhirup.

Lalu, apakah alasan itu cukup untuk tidak menggunakan asbes?

Tidak, bahaya asbes lebih dari itu. Kandungan serat mineral alami dalam asbes sangat beresiko menimbulkan jamur. Selain tak sedap dipandang mata, jamur pada asbes dapat mengancam kesehatan kamu dan keluarga, terutama si kecil dan orang lanjut usia yang sistem imunnya tidak berada dalam titik prima maksimal. Tentu, kamu bisa menyingkirkan jamur – jamur yang tumbuh, namun akan sangat merepotkan bukan? Dan lagi.. kamu harus benar – benar menjaga kadar kelembapan rumah untuk mencegahnya kembali timbul.

Yuk kenali penyebab dari munculnya jamur pada atap asbes :

  • Kebocoran
    Ketika kamu melihat ada bercak jamur ataupun pembusukan kayu, meski itu dalam jumlah sedikit, harus segera ditangani ya Pins! Jika dibiarkan, jamur akan begitu cepat tumbuh dan menyebar dalam situasi lingkungan yang lembab. Segera cari sumber dari tetes kebocoran air dari atap yang menyebabkan atap asbes kamu terasa lembab.
  • Penyekatan yang tak sempurna
    Penyekatan dalam rangka atap yang tak sempurna menyebabkan air mengalir ke arah yang tidak seharusnya ketika hujan sudah mulai turun. Penumpukan air secara terus menerus inilah yang akan membentuk lingkungan yang sempurna bagi jamur. Penyekatan yang tak sempurna juga bisa menjebak air di tempat yang tak terjangkau dalam waktu lama. Air yang tertumpuk kemudian terinfeksi dan kemudian menjadi rumah yang sempurna bagi jamur.
  • Pengembunan
    Memang merepotkan untuk 24 jam memperhatikan kebocoran air di rumah. Sayangnya, bisa saja saat kamu luput untuk memperhatikan air yang tergenang, cuaca tropis Indonesia yang terik membentuk pengembunan pada atap. Dan.. kemudian bisa ditembak, jamur pada atas asbes pun bermunculan.
  • Embun dari dapur
    Nah, inilah yang sering terabaikan oleh kita. Proses memasak, uap panas yang tercipta saat kamu merebus air dan memasak makanan ternyata menjadi salah satu penyebab munculnya jamur pada asbes.
  • Kurangnya ventilasi
    Terperangkap atau terserapnya air, ditambah dengan panas terik matahari yang tidak terbarengi dengan ventilasi yang lancar menyebabkan atap asbes kamu rentan akan jamur. Jadi, memberikan ruang ventilasi yang cukup di area atap akan membuat resiko munculnya jamur pada atap asbes jauh berkurang.

Hmm.. tapi apa benar jamur di asbes itu berbahaya? Baca juga Inilah Bahaya Asbes Yang Sering Terlupa, Yuk Lindungi Si Kecil dan Orang Tercinta

Tidak hanya membayakan kestabilan struktur bangunan dan rumah, munculnya jamur pada atap asbes dapat mempengaruhi kesehatan kamu dan orang – orang terdekat. Jamur yang muncul pada asbes tergolong beracun. Artinya, jamur ini memproduksi spora kecil yang dapat berpindah melalui udara dan tak akan bisa dilihat dengan mata telanjang.

Hal ini akan sangat membahayakan mereka yang sistem imunnya sedang lemah atau memang mempunyai riwayat alergi, asma parah dan penyakit pernafasan lainnya. Saat mereka tak sengaja menghirup spora kecil ini, akan timbul masalah pernafasan.

  • Bagi yang memiliki Alergi, akan terjadi sesak nafas, mata merah berair, batuk kering, ruam kulit, radang tenggorokan, bersin – bersin.
  • Penderita asma akan mengalami batuk kering, sesak nafas, sensasi sakit dan menekan pada dada dan kesulitan untuk menarik nafas panjang
  • Bagi yang memang memiliki masalah pernafasan, biasanya akan mengalami demam tinggi hingga kesulitan bernafas
  • Anak – anak, orang tua ataupun mereka yang memiliki daya tahan imun rendah, akan merasa mual dan sakit kepala berkepanjangan.

Jika terus – menerus dibiarkan, jumlah spora yang masuk dalam tubuh pun akan menumpuk dan menimbulkan resiko kesehatan yang serius.

Kamu harus ambil langkah nyata secepatnya, Pins. Kalau kamu memang belum bisa mengganti atap rumah yang terbuat dari bahan asbes dengan tanah liat, kamu bisa melakukan pengecekan secara berkala. Jangan hiraukan noda, gelembung ataupun bercak kecil di atap rumah sekecil apapun itu. Ingat, warna dari jamur yang timbul pada asbes pun bisa beragam, Pins. Ada yang berwarna hitam, hijau tua, putih, abu – abu, oranye hingga coklat.

Hal yang merepotkan, jamur pada asbes bisa tumbuh hanya dalam jangka waktu 24 hingga 48 jam saja. Jadi sangat penting untuk segera bertindak setelah kamu menyadari adanya kebocoran, kelembaban tak wajar yang tumbuh pada atap rumah. Semakin lama jamur pada atap asbes dibiarkan, tentunya akan semakin besar kerusakan yang ditimbulkan.

Untuk meminimalisir resiko, kamu bisa melakukan hal – hal berikut :

  • Pengecekan pada keretakan, kebocoran dan kekuatan atap asbes secara berkala
  • Pastikan tersedia ventilasi yang cukup pada rumah kamu agar kelembaban bisa dihindari, misalnya dengan menambahkan turbin ventilator.
  • Buka pintu dan jendela secara berkala agar sinar matahari bisa masuk. For your information, sinar matahari menjadi agen pembunuh bakteri alami yang sangat ampuh loh.
  • Untuk menghindari munculnya jamur pada kamar mandi, nyalakan fan setiap kali menggunakan kamar mandi
  • Untuk melindungi atap dapur dari jamur, pastikan terdapat ventilasi dan pertukaran udara yang lancar

Beberapa area rumah seperti dapur, kamar mandi dan tempat mencuci menjadi daerah yang paling rawan tumbuhnya jamur. Meski merepotkan, langkah – langkah barusan merupakan beberapa usaha yang perlu kamu lakukan untuk menjaga kesehatan dengan prima walau rumah atau bangunan yang ditinggali beratap asbes. Segera ganti bahan asbes jika dirasa sudah sesuai dengan kemampuan, waktu dan tenaga kamu ya Pins. Tak ada salahnya untuk mulai mencari referensi bahan terbaik apa yang cocok digunakan sebagai pengganti asbes di rumah kamu. Bahkan, kamu bisa mencoba membuat atap go green yang sedang populer baru-baru ini! Selain ramah lingkungan, jenis atap ini juga dapat menyerap panas dengan baik dan anti karat sehingga rumah Pins lebih terasa adem. Meskipun harganya mungkin sedikit lebih mahal, tentunya kamu setuju kalau faktor kesehatan merupakan urusan nomor satu bukan?

Bagi Pins yang sedang bingung mencari rumah yang tepat, ayo temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di Rekan Pinhome sebagai Agen dan Kantor Properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel