Pinhome

  • Blog
  • Tips Properti
  • Karakteristik Pondasi Batu Kali Serta Kekurangan dan Kelebihannya

Tips Properti

Karakteristik Pondasi Batu Kali Serta Kekurangan dan Kelebihannya

Dipublikasikan oleh Ramanda Salsa ∙ 4 October 2021 ∙ 5 menit membaca

Pondasi batu kali merupakan material yang terbentuk dari batu-batuan kali yang tersusun acak hingga membentuk batuan yang kokoh. Terkenal kokoh dalam menopang bangunan yang terletak di atasnya, membuat material pondasi satu ini sering digunakan dalam pembangunan. Hal tersebut juga dikarenakan pondasi batu kali adalah pondasi yang paling mudah ditemukan.

Pinhome – Karakteristik sebuah bangunan seperti salah satunya rumah, memerlukan rangka ataupun pondasi penopang untuk membuatnya tetap berdiri kokoh. Hal tersebut pun yang mempengaruhi umur dari rumah itu sendiri. Pondasi batu kali yang berjenis sedimen ataupun metamorf ini sering Pins lihat pula secara mudah di daerah sungai dan pantai. Namun sebelum Pins menggunakannya, kenali terlebih dahulu yuk seluk beluk dari detail pondasi batu kali ini.

Baca Juga: Jenis Pondasi Untuk Tanah Lunak, Wajib Baca!

Karakteristik Detail Pondasi Batu Kali

wall, stones, pondasi batu kali
(Pixabay)

Bila dilihat kasat mata, batu satu ini memang tidak sedap dipandang. Bentuknya yang tidak beraturan dengan warna yang cenderung monoton banyak ditinggalkan manusia. Padahal batu satu ini memiliki peranan sangat penting dalam sebuah pembangunan. Di dalam sebuah pembangunan, karakteristik batu alam untuk dijadikan sebuan pondasi ternyata memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi. Maka dari itu, coba kita jabarkan satu persatu karateristik ukuran pondasi batu kali di bawah ini!

Sangat Mudah ditemukan

Pasti Pins setuju mengenai informasi satu ini. Batu kali sangat mudah ditemukan dan terbilang mempunyai harga yang cukup terjangkau. Walaupun begitu, Pins tidak perlu khawatir akan kualitas dari detail pondasi batu kali. Pins hanya memerlukan semen, pasir dan batu kali dalam pembuatannya. Itulah mengapa penggunaannya pada lansekap, bahan konstruksi, dinding rumah, jalan setapak hingga desain interior selalu menjadi incaran.

Awet dan Tahan Lama

Inilah mengapa Pins tidak perlu khawatir kualitas walaupun harganya terbilang murah. Ukuran pondasi batu kali yang beragam terbukti tahan lama dan awet. Kemungkinan adanya bangunan roboh bila sudah mengikuti cara pemasangan pondasi dengan baik dan benar akan sangat minim. Selain itu, beberapa jenis pondasi lainnya digadang lebih rendah ketahanannya dibanding penggunaan pondasi batu kali.

Tahan Terhadap Gempa

Fungsi yang memang dijual dari pondasi satu ini adalah ketahanannya terhadap gempa. Karakteristik batu yang kokoh, membuatnya tahan terhadap guncangan. Pins bisa melapisinya agar semakin kuat dengan teknik pemasangan strauss pile atau bore pile pada batu alam. Hal tersebut akan membantu merendam guncangan yang berada di dalam tanah.

Hemat Waktu dalam Pengerjaan 

Dikarenakan kesederhanaannnya, justru batu satu ini hemat waktu dalam pengerjaan. Bila Pins sedang dalam tahap pembuatan rumah dengan waktu terbatas, penggunaan pondasi batu kali adalah jawaban yang cocok. Kesederhanaan batu satu ini mampu menghemat biaya hingga waktu. Apalagi dalam pembuataannya tidak memerlukan banyak alat berat, sehingga waktu selesai pastinya lebih cepat.

Fleksibel Dalam Pemasangan

Dalam dunia konstruksi pembangunan, pasti Pins akan menemukan masalah dalam hal ketidakakuratan dalam rangka pondasi. Faktor yang mempengaruhinya pun cukup banyak salah satunya material dari pondasi itu sendiri. Dengan ukuran pondasi batu kali yang beragam dan bervariasi, batu kali menjadi fleksibel dalam pemasangan. Inilah mengapa pemasangannya bisa disesuaikan dengan ukuran dan dibentuk sesuai dengan apa yang Pins inginkan.

Langkah – Langkah Sederhana Pembuatan Pondasi Batu Kali

(This Cob House)

Di dalam pembuatannya pada sebuah hunian, ada beberapa cara untuk membuat pondasi batu kali secara sederhana, yaitu sebagai berikut:

  • Langkah pertama adalah melihat struktur tanah dari tempat membangun, ratakan dan bersihkan dari segala tumbuhan yang ada di atasnya.
  • Buatlah pagar sementara untuk melindungi bagian bangunan.
  • Selanjutnya adalah pemasangan patok atau penanda sebuah bangunan, usahakan untuk ditanam di dalam tanah dan jangan sampai ada perubahan selama proses pembangunan berlangsung.
  • Pada muka patok dipasang paku yang memanjang sebagai pertanda dan disamakan pada muka atas lantai.
  • Selanjutnya sumbu-sumbu as ditentukan dengan memasang patok yang digunakan untuk papan sebuah bangunan atau biasa disebut dengan bouwplank. Pins bisa menggunakan sipat datar waterpass tukang kayu da papan coba dipasang di luar galian alur pondasi.
  • Setelah itu, masuk ke tahap penggalian alur pondasi. Usahakan untuk membuat tebing galian tegak agar tidak longsor dan dapat menekan biaya penggalian.
  • Lebar dari galian usahakan sama dengan lebar dasar pondasi ditambah kurang lebih 2 x 20 cm di bagian kanan kiri, dengan kedalaman pondasi minimal 80cm. Hal tersebut dikarenakan mulai kedalaman tersebut susunan tanah tidak akan banyak perubahan.

Kelebihan dan Kekurangan Pondasi Batu Kali

(Freepik)

Kelebihan

  • Mampu meminimalisir kebocoran, dengan bahan yang memang tahan terhadap air, pondasi tidak akan dengan mudah berjamur dan terhindar dari segala macam kebocoran.
  • Mampu bertahan lama, awet dan juga menambah masa dari bangunan.
  • Biaya yang dikeluarkan cenderung terjangkau.
  • Material mudah ditemukan dimanapun.
  • Bentuk konstruksi terlihat sederhana namun tetap mencuri perhatian.

Kekurangan

  • Kurang cocok digunakan pada stuktur tanah yang lembut ataupun cenderung lembek.
  • Dikarenakan konstruksinya yang mengedepankan kesederhanaann, pondasi satu ini kurang cocok digunakan pada gedung bertingkat.
  • Cukup mudah ditemukan retakan, karena kurang adanya cengkraman antara batu satu dengan lainnya. Hal tersebut dikarenakan bentuknya yang tidak sama satu dengan lainnya.

Itulah pemaparan singkat mengenai detail pondasi batu kali dalam pembuatan sebuah bangunan. Hal terpenting yang perlu Pins ingat adalah kondisi tanah saat pemasangan. Ini mempengaruhi kinerja dari pondasi itu sendiri. Usahakan diaplikasikan pada kondisi tanah yang stabil ya!

Baca Juga: Jenis Pondasi Rumah 1 Lantai, Kuat dan Tahan Lama


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel