Cara Mengubah Sertifikat HGB ke SHM Dengan Mudah - Pinhome

Pinhome

  • Blog
  • Properti
  • Cara Mengubah Sertifikat HGB ke SHM Dengan Mudah

Cara Mengubah Sertifikat HGB ke SHM Dengan Mudah

Dipublikasikan oleh Tsamira Tya Abigail ∙ 17 January 2021 ∙ 3 menit membaca

Terkadang beberapa orang membutuhkan langkah atau cara mengubah sertifikat HGB ke SHM, terutama ketika ingin mengubah fungsi bangunan tersebut. Tentunya, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan agar dapat mengubahnya. Namun, penting untuk Anda mengetahui apa perbedaan antara keduanya yang memiliki kegunaan masing-masing. 

Baca Juga: 

Perbedaan sertifikat HGB dan SHM

Selain fungsi utamanya yang berbeda, untuk mengetahui cara mengubah sertifikat HGB ke SHM perlu mempelajari perbedaannya seperti berikut:

  • Sertifikat HGB ( Status Hak guna bangunan) adalah hak seseorang untuk mendirikan bangunan di atas lahan tanah yang bukan miliknya, atau istilah mudahnya hanya memiliki bangunan saja sedangkan status tanah menjadi milik negara. Jangka waktunya paling lama 30 tahun dan bisa diperpanjang selama 20 tahun. Sertifikat SHBG hanya bisa dimiliki oleh warga negara Indonesia, Badan hukum di Indonesia, Orang asing serta badan hukum asing yang memiliki perwakilan di Indonesia.
  • Sertifikat SHM ( Status hak milik ) adalah hak seseorang untuk memiliki tanah berikut bangunan.

Jadi dari kedua pengertian diatas maka bisa kita ambil kesimpulan bahwa sertifikat SHM itu jauh lebih baik dibanding HGB.

Sertifikat HGB bisa dihapus pemerintah

cara mengubah sertifikat hgb ke shm

Ketika memiliki rumah dengan status HGB maka seringkali muncul kekhawatiran karena statusnya hanya memiliki bangunan saja. Sehingga ada kemungkinan kepemilikanya hilang, dan rumah diambil alih oleh pemerintah. berikut ini beberapa hal yang dapat menyebabkan sertifikat HGB dihapus pemerintah.

  1. Jangka waktu sertifikat HGB telah berakhir.
  2. Orang atau badan hukum yang memegang sertifikat HGB tidak memenuhi syarat.
  3. Pemilik sertifikat melepaskan status kepemilikan sebelum jangka waktu berakhir.
  4. Tanahnya ditelantarkan atau musnah.
  5. Adanya kepentingan umum pada tanah tersebut sehingga harus didahulukan.

Terdapat cara untuk mengatasinya, asalkan masih menguasai tanah dan memiliki sertifikat HGB yang masih berlaku atau habis masa berlakunya. Maka, masih ada cara untuk merubah sertifikat HGB menuju SHM dengan mengurus di badan pertanahan pada daerah dimana lokasi tanah tersebut berada. Selain itu juga harus merupakan warga negara indonesia serta luas tanahnya tidak lebih dari 600 m2.

Syarat dan Cara Mengubah Sertifikat HGB ke SHM

cara mengubah sertifikat hgb ke shm

Untuk mendapatkan cara mengubah serfitikat HGB ke SHM, berikut beberapa syarat yang harus dilakukan. Diantaranya adalah:

  1. Sertifikat HGB asli yang mau dirubah menjadi SHM.
  2. Foto kopi izin mendirikan bangunan (IMB).
  3. KTP, kartu keluarga atau bukti kartu identitas diri lainya.
  4. Foto kopi SPPT PBB pajak bumi dan bangunan tahun terbaru atau terakhir.
  5. Surat permohonan yang ditujukan kepada kantor pertanahan tempat kita mengurus sertifikat.
  6. Surat pernyataan bahwa tidak memiliki tanah lebih dari lima bidang serta luasnya tidak melebihi dari lima ribu meter persegi.
  7. Membayar biaya yang dibutuhkan untuk memproses dokumen tersebut.

Setelah semua persyaratan tersebut lengkap maka kita bisa datang ke pejabat Notaris PPAT setempat. Jangan lupa juga untuk menanyakan barangkali ada persyaratan lainya. Demikian sedikit informasinya semoga berguna dan sertifikat tanah bisa segera berubah dari HGB menuju SHM.


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academyby Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel