Kamus Istilah Properti

Broker

istilah properti

Broker

Apa itu Broker?

Broker adalah perantara yang menghubungkan pedagang satu dengan yang lain dalam hal jual beli atau antara penjual dan pembeli. Dalam dunia properti broker juga biasa dikenal dengan sebutan makelar atau pialang. 

Tugas serta Tanggung Jawab Broker 

broker properti
sumber: Real Estate Express

Seorang broker properti punya tugas dalam membantu klien dalam proses menjual atau membeli sebuah properti. Broker bertugas dalam membuat listing, selling dan closing. Segala kebutuhan dalam transaksi properti seperti menyusun surat jual beli atau pun perjanjian sewa, menawarkan daftar properti kepada calon buyer, menawarkan properti lewat pemasangan iklan hingga mengadakan survey / open-house harus bisa ditangani oleh broker.

Broker adalah tokoh penting sebagai negosiator antara penjual dan pembeli, hingga akhirnya terjadi deal transaksi properti di antara keduanya. Profesi ini menuntut untuk bertanggung jawab dari awal mula proses hingga akhir. Sehingga waktu kerjanya tidak mengenal waktu. Broker harus siap sedia pagi – malam hingga saat weekend sekalipun.

Komisi Bagi Broker Properti

sumber: ID techinasia

Komisi atau fee untuk broker properti telah diatur pada Peraturan Menteri Perdagangan atau Permendag No.51/M-DAG/PER/7/2017 mengenai Perusahaan Perantara Perdagangan Properti yaitu berkisar 2 – 5% untuk jasa jual beli dan 5 – 8% untuk jasa sewa-menyewa.

Jenis-jenis Broker

broker properti 2
sumber: boyastar

Ternyata ada beberapa jenis broker berbeda lho. Ini dia tiga jenis broker yang perlu Pins ketahui:

  1. Broker Tradisional
  • Bersifat perorangan dan hanya beroperasi di area tertentu saja.
  • Tidak mempunyai kantor
  • Mayoritas tidak punya sistem manajemen
  • Sistem kerja ada yang profesional, namun tidak jarang pula yang tak profesional.
  • Komisi atau fee broker tidak pasti, bisa lebih murah ataupun sebaliknya. Tergantung saat proses negosiasi.
  1. Broker Perusahaan Lokal
  • Biasanya merupakan mantan karyawan waralaba atau developer.
  • Punya sistem waralaba, namun ada juga juga yang tidak.
  • Ukuran serta bentuk kantor broker ini tak mempunyai standar tertentu.
  • Punya sistem manajemen yang baik
  • Networking terbatas
  • Dibandingkan broker waralaba, broker ini punya tarif fee yang lebih murah.
  1. Broker Perusahaan Waralaba
  • Broker dari perusahaan luar dengan sistem franchise (waralaba).
  • Punya kantor pusat di Kota Besar seperti Jakarta sebagai kantor perwakilan.
  • Terdapat kantor cabang di berbagai daerah.
  • Punya sistem manajemen yang tertata dengan baik.
  • Memiliki networking luar hingga luar negeri.
  • Broker lebih terlatih dan looks professional.
  • Komisi sudah ditentukan.

Itulah informasi penting mengenai broker yang perlu diketahui. Semoga informasi di atas berguna ya, Pins!