Kamus Istilah Properti

OTP (One Time Password)

istilah properti

OTP (One Time Password)

OTP adalah kode verifikasi yang terdiri dari 4-6 digit berupa angka atau terkadang kombinasi dengan huruf, berguna sebagai proses autentikasi data saat mengakses aplikasi maupun melakukan transaksi online.  

Apa Itu OTP?

otp
(iNews)

OTP adalah singkatan dari One Time-Password. Biasanya, kode verifikasi ini diterima melalui SMS (Short Message Service) sebagai proses autentikasi data saat mengakses aplikasi maupun melakukan transaksi online.  

Sesuai namanya, One Time Password memiliki batas waktu tertentu sehingga dapat hangus jika tidak digunakan dalam periode waktu tersebut. Tujuan pemakaian OTP adalah untuk menghindari tindakan kejahatan digital agar data pada akun tersebut tidak dapat dibajak.

Jadi, bisa dikatakan kalau One Time Password alias OTP adalah lapisan keamanan ketika Pins melakukan transaksi online maupun mengakses aplikasi. Penerapannya pertama kali digunakan pada suatu bank di Indonesia untuk meningkatkan keamanan ID nasabahnya. 

Hingga saat ini, semua perbankan, aplikasi yang berhubungan dengan data, maupun berbagai perusahaan layanan lain sudah menerapkan One Time Password sebagai bagian dari verifikasi penggunanya. 

Karakteristik One Time Password

karakteristik otp
(PT Agara)

Tak sedikit orang yang beranggapan bahwa OTP adalah PIN. Walaupun sama-sama merupakan sebuah kode, keduanya ternyata dua hal yang berbeda. 

Baik PIN maupun One Time Password sendiri memiliki karakteristik yang berbeda. Berikut beberapa ciri-ciri OTP: 

Dikirimkan Secara Otomatis  

OTP adalah kode verifikasi acak yang dikirim otomatis oleh sistem. Hal ini berbeda dengan PIN yang dapat diatur oleh pemilik akun. Hal ini karena kode One Time Password merupakan sistem keamanan two way authentication yang sifatnya sangat rahasia.  

Baik PIN maupun One Time Password keduanya jangan disebarkan kepada orang lain. Terutama kode One Time Password karena demi mencegah tindakan pencurian data maupun kejahatan digital oleh orang yang tidak bertanggung jawab. 

Memiliki Batas Waktu

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, pada OTP terdapat batas waktu penggunanya, yang biasanya hanya berlangsung 30 detik sampai 5 menit saja. 

Jadi, jika dalam rentang waktu penggunaan tersebut kode tidak digunakan, maka kode dapat hangus. Namun, Pins dapat meminta kode baru. Permintaan kode pun dibatasi limit pengiriman. 

Berlaku Satu Kali

OTP adalah kode yang hanya dapat digunakan satu kali saja dalam satu proses autentikasi atau verifikasi. Pins tidak bisa menggunakan kode yang sama untuk transaksi yang berbeda. 

Nah, kalau durasi pemakaian habis, kode tersebut akan kadaluarsa. Untuk transaksi lain, Pins harus meminta autentikasi ulang dan memasukan kode yang baru. 

Saat ini terdapat bentuk pengiriman One Time Password yang dikirimkan kepada penggunanya. Yaitu berupa angka, kombinasi angka dan huruf, serta link. Masing-masing kode ini dikirim melalui SMS, Email, maupun WhatsApp tergantung penyedia layanan. 

Kalau One Time Password berupa angka atau kombinasi angka dan huruf, maka Pins harus memasukkannya di kolom yang tersedia ketika proses autentikasi. Namun, kalau berupa link, Pins cukup klik link tersebut. 

Cara Kerja Kode OTP

(Kompas)

Cara kerja kode autentikasi ini sebenarnya sangat sederhana. Sebab, prosesnya berlangsung secara otomatis dalam waktu hitungan menit saja. 

Untuk saat ini terdapat tiga jenis pengiriman kode OTP, yaitu: 

  • SMS OTP: kode yang dikirimkan melalui sms pada nomor yang aktif yang digunakan ketika proses pendaftaran. 
  • Email OTP: dikirim secara otomatis setelah Pins memasukkan email aktif sebelum melakukan transaksi. Pada email, umumnya OTP berupa tombol atau link yang perlu diklik.
  • Call OTP adalah alternatif dari SMS One Time Password jika Pins tidak menerima kode melalui sms berulang kali. 

Jenis-jenis OTP 

otp
(Finance Digest)

Sebagai sistem perlindungan keamanan, One Time Password, memiliki beberapa jenis yang disesuaikan dengan tingkat keamanannya. 

Berikut ini penjelasan dari masing-masing jenis kode OTP yang ada saat ini: 

On Demand Token

Jenis One Time Password yang pertama terbilang kurang aman. Namun, memiliki kemudahan sehingga paling sering digunakan pada berbagai kebutuhan. 

Melalui sistem On Demand Token, maka memerlukan peran pihak ketiga seperti SMS, email maupun telepon. Hal ini karena aplikasi tersebut tidak memiliki kemampuan mengolah kode sendiri. 

Maka dari itulah, sistem ini terbilang kurang aman karena masih rentan dimanfaatkan dalam tindakan kejahatan digital, seperti pembajakan dan penyalahgunaan data.

Soft Token

Berikutnya yaitu jenis soft token yang cukup aman dengan memanfaatkan aplikasi autentikasi yang mampu mengolah kode berdasarkan set kunci yang dimiliki. Aplikasi yang paling sering digunakan untuk OTP jenis ini adalah Google Authenticator atau Twilio Authy. 

Sistem ini memiliki kekurangan saat sistem tersebut juga terinstall di perangkat lain. Sebab, perangkat lain tersebut juga memiliki akses kode OTP. Solusinya, Pins bisa memilih autentikasi yang juga terlindungi PIN.

Hard Token

Jenis terakhir merupakan yang paling aman dibanding jenis lainnya. Sistem kerjanya langsung mengakses fisik token kalkulator tanpa harus terhubung dengan perangkat lain. 

Artinya, Pins tidak perlu mengirimkan digit kodenya melalui SMS, surel, atau telepon sehingga sulit untuk dibajak.

Itulah informasi mengenai OTP yang dapat Pinhome sampaikan. Mengingat pentingnya One Time Password untuk mencegah kejahatan digital, maka pastikan Pins tidak mudah percaya untuk memberikan kode ini kepada orang lain, ya!


Temukan pilihan rumah terlengkap di Aplikasi Pinhome. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini.

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.