Kamus Istilah Properti

Capital Gain

istilah properti

Capital Gain

Capital gain adalah keuntungan yang diperoleh saat Pins melakukan investasi.

Apa itu Capital Gain?

capital gain
(gettyimages)

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, capital gain adalah keuntungan yang diperoleh saat Pins melakukan investasi. Jadi sederhananya, capital gain ini merupakan keuntungan yang didapat dari selisih antara harga beli aset dan harga jual aset. Investasi dapat dilakukan baik dalam bentuk surat berharga seperti saham, obligasi, bahkan termasuk properti. 

Jika Pins berniat melakukan investasi di bidang properti, dalam investasi properti sendiri capital gain dapat Pins dapatkan jika terjadi kenaikan dari harga properti yang Pins miliki. Jadi, terdapat selisih antara harga beli dengan harga jual properti. Misalnya, Pins membeli sebuah rumah dengan harga Rp500.000.000, namun ketika Pins ingin menjual properti tersebut, terjadi kenaikan harga hingga Pins mampu menjualnya dengan harga Rp750.000.000. Maka terdapat selisih Rp250.000.000 antara harga beli dengan harga jual properti. Selisih itulah keuntungan yang disebut sebagai capital gain.

Jenis-Jenis Capital Gain

Dalam dunia investasi, terdapat beberapa jenis capital gain. Jenis-jenis ini berkaitan dengan jangka waktu dari aset yang dimiliki. Berikut jenis-jenis capital gain yang perlu Pins ketahui.

1. Capital Gain Jangka Panjang

Capital gain jangka panjang adalah keuntungan yang didapatkan oleh investor ketika menjual aset yang telah disimpan lebih dari 36 bulan atau lebih dari 3 tahun. Misalnya, Pins ingin menjual aset dalam bentuk properti yang telah dimiliki selama 3,5 tahun. Maka, hasil keuntungan yang didapat dari penjualan properti tersebut dikatakan sebagai capital gain jangka panjang.

2. Capital Gain Jangka Pendek

Capital gain jangka pendek merupakan keuntungan yang didapatkan oleh investor jika menjual aset dalam waktu 36 bulan atau 3 tahun. Misalnya, Pins ingin menjual properti yang baru saja dimiliki selama 24 bulan, maka keuntungan yang didapat dari hasil penjualan properti ini dikatakan sebagai capital gain jangka pendek.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Capital Gain dalam Investasi Properti

capital gain 2
(gettyimages)

Mendapatkan capital gain saat melakukan investasi di dunia properti tidaklah mudah. Karena capital gain ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yang secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi nilai properti. Apa sajakah itu? Ini dia penjelasannya.

1. Lokasi

Mungkin Pins sudah sering mendengar bahwa lokasi adalah hal yang selalu disebut-sebut sebagai faktor yang mempengaruhi nilai properti. Ya, memang tidak bisa dipungkiri jika faktor yang satu ini sangat mempengaruhi nilai properti. Biasanya semakin lengkap fasilitas publik di suatu lokasi, maka harga propertinya pun lebih tinggi dibandingkan dengan lokasi-lokasi yang masih berkembang dengan fasilitas publik yang belum lengkap.

Biasanya lokasi-lokasi ini disebut juga dengan sunrise property. Sunrise property adalah properti yang terdapat di kawasan yang sedang berkembang dan dilengkapi dengan infrastruktur.

Di dunia properti sendiri kemungkinan terjadinya kenaikan harga properti adalah 10%-20% per tahun. Namun, jika properti terdapat di lokasi-lokasi strategis yang memiliki fasilitas publik lengkap dan tingkat ekonomi yang baik, kenaikan harga bisa mencapai di atas 25%.

2. Properti dengan Nilai Investasi Jangka Panjang

Bagi  Pins yang ingin melakukan investasi jangka panjang, penting bagi Pins untuk mencari properti dengan nilai investasi jangka panjang. Terdapat beberapa jenis properti yang dapat dijadikan investasi jangka panjang, yaitu perumahan dan properti di kawasan agrowisata. Mengapa? Karena perumahan adalah properti yang tingkat permintaannya selalu meningkat. Selain itu, properti agrowisata juga dapat dibilang memiliki nilai investasi jangka panjang, karena letaknya yang berada di kawasan wisata.

Manfaat Investasi Properti 

capital gain 3
(gettyimages)

Sebagaimana Pins ketahui bahwa investasi properti adalah investasi yang mempunyai banyak keuntungan dan manfaat. Meskipun dana yang Pins butuhkan tidak sedikit, investasi di bidang properti tetap menjadi investasi yang menguntungkan, lho! Mari simak beberapa poin di bawah ini!

1. Harga yang Terus Meningkat

Investasi properti ditaksir selalu untung setiap tahun karena nilainya yang seiring waktu selalu meningkat. Baik dari capital gain atau pun dari harga sewanya. Alasan utama pertama dan utama mengapa harga properti selalu meningkat adalah karena luas tanah yang tidak bertambah sedangkan kebutuhan dan permintaannya terus meningkat setiap tahun. Selanjutnya, karena faktor lokasi strategis seperti dekat dengan pusat industri, pusat kota, atau dekat dengan fasilitas publik yang mempengaruhi minat khalayak ramai. 

2. Sebagai Instrumen Investasi Jangka Panjang

Investasi properti dinilai sangat baik dijadikan sebagai investasi jangka panjang karena dapat menjamin kebutuhan dan masa depan. Perkembangan yang terus membaik setiap tahunnya membuat investasi properti menjadi ladang penghasilan pasif bagi para investor. 

3. Bermanfaat Sebagai Agunan Ajuan Pinjaman

Investasi properti juga dapat bermanfaat saat Pins ingin mengajukan pinjaman. Terlebih jika investasi sudah berjalan dengan lancar, agunan berupa properti biasanya lebih disukai oleh pihak bank. Hal tersebut dikarenakan properti bersifat fisik yang jelas, legalitas yang valid karena dapat dijamin dengan undang-undang, dan nilainya terbilang lebih karena permintaan yang selalu meningkat.

Itulah informasi tentang apa itu capital gain, jenis-jenisnya, faktor-faktor yang mempengaruhi, dan manfaat berinvestasi properti. Semoga bermanfaat!


Ingin mencari rumah minimalis impianmu? Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti mu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di Rekan Pinhome sebagai konsultan.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kamu kemudahan membeli properti

Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.