Kamus Istilah Properti

Build Operate Transfer (BOT)

istilah properti

Build Operate Transfer (BOT)

Build Operate Transfer (BOT) adalah jenis pembiayaan proyek pembangunan di mana investor menyediakan sendiri modal untuk proyek tersebut dan dapat memanfaatkan hasil pembangunan tersebut selama jangka waktu tertentu.

Apa Itu Build Operate Transfer (BOT)?

build operate transfer
(e-Flux)

Build Operate Transfer (BOT) dalam bahasa Indonesia disebut sebagai Bangun Guna Serah atau disingkat BGS. Istilah ini merupakan salah satu jenis pembiayaan proyek pembangunan di mana investor menyediakan sendiri modal untuk proyek tersebut dan dapat memanfaatkan hasil pembangunan tersebut selama jangka waktu tertentu. Modal-modal tersebut mulai dari pengadaan material, peralatan, hingga jasa yang dibutuhkan. 

Melansir dari Hukum Online, pengertian Build Operate Transfer adalah pemanfaatan barang milik daerah berupa tanah oleh pihak lain dengan cara mendirikan bangunan dan/atau sarana berikut fasilitasnya. Kemudian didayagunakan oleh pihak lain tersebut dalam jangka waktu tertentu yang telah disepakati, untuk selanjutnya diserahkan kembali tanah beserta bangunan dan/atau sarana berikut fasilitasnya setelah berakhirnya jangka waktu.

Sistem BOT dilakukan dengan bentuk perjanjian kebijakan yang diadakan oleh pemerintah dengan pihak swasta. Penggunaannya sebagai bentuk partisipasi sektor swasta dalam proyek infrastruktur. Perusahaan proyek (sektor swasta) setuju dengan pemerintah sebagai pemilik lahan, untuk berinvestasi dalam proyek-proyek infrastruktur untuk periode konsesi yang disepakati, biasanya 15-30 tahun. 

Di dalam build operate transfer, disebutkan bahwa pemegang hak atas tanah memberikan hak kepada investor untuk mendirikan bangunan selama masa perjanjian dan mengalihkan kepemilikan bangunan tersebut kepada pemegang hak atas tanah selama masa bangun guna serah berakhir.

Baca Juga:

Aturan BOT di Indonesia

(Flex Base)

Di Indonesia, skema pembangunan memakai Build Operate Transfer diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah (Permendagri 19/2016). 

Skema pembangunan BOT dalam Permendagri 19/2016 adalah salah satu bentuk kerja sama antara pemerintah dan swasta untuk pengelolaan infrastruktur.

Pihak swasta sebagai investor menyediakan sarana infrastruktur dimulai dari pembebasan tanah sampai dengan pembangunan fisik. 

Lalu dalam pengoperasiannya untuk mendapatkan pengembalian investasinya dan profit sampai batas waktu tertentu (masa konsesi) kemudian diserahkan kepada pemerintah untuk pengelolaan selanjutnya. 

Skema Build Operate Transfer

(Eramusu)

Untuk memahami bagaimana skema pembiayaan Build Operate Transfer, Pins sebaiknya mengenali tiga unsur yang terdapat didalamnya, yaitu: 

  • Build: perusahaan proyek bertanggung jawab atas desain dan konstruksi proyek infrastruktur.
  • Operate: perusahaan proyek bertanggung jawab untuk operasi dan pemeliharaan proyek infrastruktur selama periode konsesi.
  • Transfer: perusahaan proyek bertanggung jawab untuk mentransfer fasilitas proyek infrastruktur kepada pemerintah tuan rumah di akhir masa konsesi

Sebagai salah satu pilihan pembiayaan proyek pembangunan, dengan BOT maka investor harus menyediakan sendiri modal atau pendanaan untuk proyek, termasuk menanggung pengadaan material, peralatan dan jasa lainnya yang dibutuhkan untuk kelengkapan proyek. 

Untuk itu, investor memiliki hak untuk mengoperasikan dan mengambil manfaat ekonomi pembangunan proyek tersebut sebagai penggantian dari seluruh biaya yang telah dikeluarkan dengan jangka waktu tertentu.

Kemudian, setelah masa penggantian ini sudah selesai, maka seluruh bangunan dan kepemilikannya, sesuai dengan perjanjian BOT, akan beralih menjadi milik yang menyediakan tanah.

Sebagai contoh dalam kerangka proyek infrastruktur negara. Pemilik proyek, dalam hal ini pemerintah, melakukan sebuah perjanjian dengan pihak swasta untuk memberikan haknya kepada operator atau pelaksana supaya membangun sarana dan prasarana umum. 

Kemudian, pihak swasta yang melaksanakan pembangunan ini mengoperasikannya dalam jangka waktu tertentu, dan berhak mengambil keuntungan dalam pengoperasiannya. Nah, pada masa akhir kontrak, pihak swasta harus mengembalikannya proyek yang dikelolanya kepada pemerintah. 

Melalui skema ini, sebenarnya tidak ada pihak yang akan dirugikan atas kesepakatan perjanjian yang terjalin tersebut. Namun, dapat dikatakan saling menutupi kelemahan dan kekurangan yang ada di masing-masing pihak. 

Pihak yang kelebihan dana dapat digunakan untuk tujuan produktif dan berhasil guna dan sementara pihak yang memiliki tanah dengan lokasi premium dapat menjadikan asset tersebut lebih berdaya dan bermaksimal penggunaannya dibandingkan dengan dibiarkan terlantar tanpa ada manfaat ekonomi kepada pemiliknya. 

Konsep BOT tidak ada salah untuk dilakukan sepanjang kerja sama yang dibuat diikat dengan perjanjian dengan jelas (dalam mengatur hak dan kewajiban para pihak) sebagai mitra usaha yang sepadan kedudukannya, dan dilandasi semangat untuk menjalankannya dengan pacta sunt servanda.

Baca Juga:

Contoh Penerapan BOT

build operate transfer
(Space Stock)

Pada praktiknya, perjanjian BOT sering digunakan oleh pemerintah dalam rangka kerjas amanya dengan pihak swasta baik nasional maupun asing. Selain itu, perusahaan lain sering menggunakannya selama memenuhi ketentuan.

Perjanjian BOT umumnya dilakukan untuk membangun proyek seperti:

  • Infrastruktur
  • Transportasi
  • Sarana dan peningkatan keperluan umum
  • Perkantoran
  • Apartemen
  • Pusat perbelanjaan
  • Real estate
  • Rumah toko
  • Hotel 

Melalui pelibatan pihak swasta dalam proyek-proyek pemerintah, maka diharapkan kebutuhan untuk pemenuhan rencana pembangunan nasional dapat terlaksana sekalipun dana dimiliki oleh pemilik proyek terbatas.

Demikian informasi mengenai skema Build Operate Transfer (BOT) sebagai salah satu jenis pembiayaan dalam melaksanakan pembangunan di Indonesia. Semoga informasi ini bermanfaat buatmu, ya!

Baca Juga:

Featured Image Source: Slideteam.net


Temukan pilihan rumah terlengkap di Aplikasi Pinhome. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. Cek pilihan rumah di Kota Bogor terbaik dari Pinhome sekarang!

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.