Kamus Istilah Properti

Ambang Pintu

istilah properti

Ambang Pintu

Ambang pintu adalah elemen yang terpasang di bagian bawah antara dua tiang pintu. Bagian ini juga sering disebut dengan bendul pintu.

Apa itu ambang pintu?

(AirBNB)

Pintu merupakan salah satu elemen cukup penting pada sebuah bangunan. Dari satu bagian bangunan ini, kita akan menemukan beberapa elemen yang punya letak, fungsi, dan bentuk yang berbeda-beda. Salah bagian tersebut antara lain adalah ambang pintu.

Ambang pintu adalah elemen yang terpasang di bagian bawah antara dua tiang pintu. Bagian ini juga sering disebut dengan bendul pintu.

Di pasaran, kita dapat menemukan beberapa produk yang sudah terinstalasi bendul pintu-nya. Selain itu, pintu-pintu tanpa bendul mengharuskan kita melakukan instalasi secara mandiri.

Fungsi ambang pintu

(Peskiamdin)

Bagian ini memang sekilas tampak sederhana, namun ketika diterapkan ia bisa memiliki fungsi tertentu. Ambang pintu dapat diterapkan untuk memberikan efek estetika pada bangunan. Contohnya, untuk memberikan efek transisi pada lantai, mempertebal konsep interior ataupun eksterior, sampai menghaluskan tingkat lantai. Bagian ini juga dapat difungsikan untuk menghalangi masuknya genangan air pada suatu ruangan.

Fungsi dari bagian ini tidak hanya berhenti sampai di situ. Penerapan bagian ini di bawah pintu bisa menjadi penjaga suhu di dalam ruangan. Jadi, tidak akan ada udara dari luar ruangan yang masuk ke dalam melalui sela-sela yang ada di bagian bawah pintu.

Jenis-jenis material ambang pintu

(Recn)

Ada banyak material yang dapat kita gunakan untuk membuat ambang pintu. Material-material tersebut antara lain adalah logam, kayu, plastik, gabus, laminasi, sampai beton.

Logam

Ada beberapa jenis logam yang tersedia di pasaran untuk kita gunakan sebagai ambang pintu. Beberapa jenis logam tersebut antara lain stainless steel, aluminium, hingga kuningan.

Beberapa bendul pintu logam ada yang sudah dijual jadi di pasaran. Namun, kita juga bisa membeli produk logam mentahan dan mengkreasikan bendul pintu sendiri sesuai dengan preferensi kita.

Cara instalasi yang dapat digunakan untuk menerapkan bagian ini antara lain menggunakan sekrup dan klem khusus sampai melakukan molding.

Ada beberapa bentuk yang bisa kita terapkan. Dari bentuk tunggal, multi level (berundak), bahkan angular (tipis).

Kayu

Bahan kayu merupakan bahan yang paling populer dipakai sebagai bendul pintu. Kita bisa mengkreasikan bendul pintu dari kayu secara mandiri. Selain itu, di pasaran, kita juga dapat menemukan bendul pintu dari bahan kayu yang siap untuk pasang.

Jika tertarik untuk memakai bahan kayu, maka pilihlah kayu yang solid atau padat. Agar ambang pintu ini awet, ada baiknya menerapkan pelindung berupa cat dan pernis.

Umumnya, cat atau pernis yang diterapkan pada bagian ini akan memudar karena termakan usia atau terkena gesekan-gesekan tertentu. Untuk itu, kita perlu melakukan pelapisan pelindung secara berkala.

Plastik

Ambang pintu plastik biasanya sudah terinstal pada pintu yang kita beli. Selain itu, ada juga produk-produk terpisah yang dijual di toko-toko terdekat.

Pemasangannya tidak sesulit penerapan material-material jenis lain. Akan tetapi, bahan ini dikenal mudah untuk aus.

Gabus

Gabus juga digunakan sebagai material yang dapat digunakan sebagai bendul pintu. Karakter yang membedakan gabus dengan material lain adalah kekuatannya menahan lembab dan daya tahannya terhadap perubahan cuaca. Maka dari itu, gabus sering kali dipakai di ruang sauna, kolam renang, hingga kamar mandi.

Laminasi

Laminasi merupakan bahan yang menguntungkan untuk dipakai menjadi bendul pintu karena mudah untuk diinstal. Selain itu, permukaan material ini sangat halus.

Sayangnya, bahan ini tidak begitu tahan terhadap lembab. Maka dari itu, kita harus melakukan penggantian secara berkala.

Beton

Beton merupakan material yang cocok jika kamu membutuhkan bendul pintu yang solid dan tahan lama. Biasanya, material ini menjadi bendul pintu untuk kamar mandi, pintu depan, sampai pintu pada balkon.

Cara memilih

(Lorong Dalaman Pereka)

Pertama hal yang perlu kita lakukan adalah mengetahui fungsi ruangan dan untuk apa kita memasangnya. Apakah kita memasangnya untuk menjaga suhu di dalam ruangan, menahan air, atau menambah estetika?

Kedua, kita perlu mengukur berapa panjang, lebar, dan ketinggian dari ambang pintu yang akan kita instalasi. Jika memilih produk jadi, maka pastikan ukuran tersebut sesuai dengan apa yang kita butuhkan.

Setelah mengetahui fungsi dan ukuran, maka kita perlu memilih material yang tepat. Dari karakter-karakter yang disebutkan di atas, kamu bisa memperoleh gambaran untuk material yang akan kamu pakai. Jika masih ragu, kamu bisa menanyakan kepada toko tempat membeli material ambang pintu.

Keuntungan penerapan ambang pintu

(Recn)

Keuntungan dari penerapan bagian ini tidak bisa terlepas dari fungsinya. Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dari instalasi bagian tersebut antara lain:

  • Melindungi ruangan dari debu dan angin
  • Mengurangi bau dan kelembaban dari luar ruangan.
  • Dapat mengurangi masuknya suara ke dalam ruangan.
  • Bisa menjadi penahan masuknya genangan air.
  • Dapat mempercantik ruangan.

Penjelasan di atas menjadi akhir dari artikel ini. Sampai jumpa di artikel Glossary Pinhome.id selanjutnya ya!


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!
Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.