Pinhome

Tips Properti

Tak Perlu Ragu, Ini Keuntungan dari Rumah Subsidi

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 5 menit membaca

Sejak awal, program rumah subsidi dibuat oleh pemerintah untuk mengatasi masalah hunian bagi masyarakat Indonesia. Tak hanya harganya yang murah, tapi masyarakat bisa mendapatkannya dengan syarat-syarat yang lebih mudah daripada pengajuan cicilan rumah biasa. Rumah subsidi menjadi solusi tempat tinggal yang murah dan layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (BMR).

Seiring berjalannya waktu, tidak hanya Masyarakat Berpenghasilan Rendah saja yang diuntungkan oleh keberadaan program rumah subsidi ini. Generasi milenial yang ingin memiliki rumah pertama juga bisa memanfaatkannya. Mart Polman sebagai Managing Director Lamudi.co.id menyebutkan rumah subsidi merupakan solusi menarik di tengah fenomena harga rumah hunian yang kian meroket. Hal ini bisa dibilang sangat beralasan, Pins. Bagaimana tidak, saat ini cicilan untuk membeli rumah subsidi bisa dibilang sangat terjangkau dan hampir menyamai harga sebuah smartphone.

rumah subsidi
Selain rumah subsidi, Pins juga bisa mengambil alternatif apartemen subsidi, lho! (Pexels)

Meskipun memiliki banyak keuntungan dan kelebihannya, kita tetap harus teliti dan mencari secara mendetail tentang rumah subsidi sebelum akhirnya benar-benar memutuskan untuk membelinya. Untuk Pins yang memang berencana mencari hunian pertama, berikut beberapa kelebihan rumah subsidi yang Pins harus ketahui sebelum membeli rumah subsidi.

1. Cicilan setiap bulan jauh lebih ringan
Untuk cicilan setiap bulannya, nominal yang harus dibayarkan lebih murah dari biasanya. Misalnya, pada saat artikel ini ditulis, rata-rata harga rumah subsidi untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi berkisar di harga Rp 148 jutaan. Perhitungannya, kewajiban nominal cicilan pembayaran rumah bisa jatuh di angka Rp 1 jutaan/bulan. Bunga yang akan dikenakan kepada kita pun termasuk tipe fixed rate alias tidak akan berubah setiap bulannya hingga masa tenor cicilan selesai.

2. Tidak membutuhkan DP dalam jumlah besar
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, harga rumah subsidi untuk wilayah Jabodetabek ada di kisaran Rp 148 jutaan. Karena harganya yang memang sudah murah, biasanya harga DP yang harus dibayarkan oleh pihak pembeli pun terbilang murah – hanya berkisar di angka Rp 10 jutaan saja. Bahkan kalau Pins rajin mengumpulkan informasi, ada beberapa developer yang hanya mewajibkan para konsumennya untuk membayar uang muka sebesar 1% saja.

3. Rumah subsidi selalu sudah siap huni
Demi melindungi para konsumen dari kemungkinan kasus gagal pembangunan, biasanya rumah subsidi sudah berstatus siap huni. Artinya, kita baru diperbolehkan untuk membayar cicilan rumah jika memang sudah selesai pembangunannya.

rumah subsidi
Lebih aman, cicilan harga rumah subsidi baru akan dibayarkan setelah bangunan siap dihuni (Pexels)

Oke, itu tadi 3 kelebihan mendasar yang dimiliki oleh rumah subsidi. Sebagai konsumen, Pins pun berhak mengetahui kekurangan yang mungkin harus kita tanggung saat membeli dan menempati rumah subsidi.

1. Bahan bangunan yang digunakan berkualitas standar
Karena rumah subsidi dijual di bawah harga pasar, biasanya para developer tidak memilih bahan-bahan dengan kualitas premium. Tapi tenang saja, Pins!Kualitas dari bahan-bahan yang digunakan masih tetap mengikuti standard kok, jadi tetap aman dan kuat untuk ditinggali. Luas lahan yang tersedia di rumah subsidi pun terbatas; hanya berkisar 60 meter persegi untuk luas rumah dan 100 meter untuk luas total bangunan rumah huni.

Sedikit saran, sebelum benar-benar serah terima rumah secara resmi, pastikan Pins sudah memeriksa keadaan fisik rumah huni yang akan ditinggali. Detail-detail mendasar seperti pemasangan keramik, genteng atau setiap sudut-sudut kusen sudah terpasang dengan baik. Hal ini penting banget untuk diketahui sejak awal sebelum kita menempati rumah subsidi, Pins. Kita tidak mau kan, sudah terlanjur menyicil tapi ternyata gentengnya ada yang longgar atau bocor. Salah-salah, kita keluar dana ekstra lagi untuk membetulkan kerusakan rumah yang seharusnya bisa kita cegah sebelumnya.

2. Rata-rata rumah subsidi bertempat di wilayah non strategis
Kita semua tahu, harga lahan di pinggiran akan jauh lebih murah daripada lahan di pusat kota. Karena alasan inilah biasanya rumah subsidi lokasinya agak jauh dari pusat kota; demi menghemat biaya produksi dan bisa dijual dengan harga yang lebih terjangkau. Ada baiknya, sebelum Pins memutuskan untuk membeli rumah, dipastikan dulu apakah ada sarana transportasi untuk memfasilitasi kebutuhan Pins sehari-hari. Atau mungkin Pins sudah memiliki kendaraan pribadi untuk transportasi sehari-hari?

Itulah dua kekurangan yang harus siap Pins terima jika ingin membeli rumah subsidi. Sebenarnya, harga rumah subsidi 2020 yang semakin terjangkau membuat pasar rumah subsidi pun semakin kompetitif. Jadi, Pins juga tetap harus selektif untuk memilih hunian sesuai kebutuhanmu.

Baca juga: Berapa Harga Rumah Subsidi 2020? Cek Selengkapnya di Sini!


Memiliki rumah atau apartemen sendiri saat ini bukanlah hal mustahil

Memang, rumah masih jadi ultimate goal yang sebaiknya dicapai sesegera mungkin. Apalagi, harga properti semakin lama akan semakin meningkat. Jika terlambat, bisa-bisa kenaikan harga rumah jadi tidak sebanding dengan kenaikan gaji dan pendapatan yang diterima.

Contoh mudahnya saja, jika saat ini harga rumah di pinggiran kota Jakarta berada di angka Rp 250 juta, tahun depan bisa melejit ke angka Rp 300-350 juta. Bisa dibayangkan, semakin lama kita menunda membeli rumah berarti mungkin saja rumah yang kita idamkan sudah tak lagi terjangkau oleh budget kita. Fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ataupun Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) memang menyediakan pilihan alternatif, tapi tetap saja akan jauh berbeda saat kita membeli rumah subsidi. Dengan menggunakan fasilitas KPR atau KPA, berarti kita harus menyediakan uang muka atau DP yang jumlahnya besar.

Inilah alasan terpenting kenapa kita sebaiknya tidak menunda rencana membeli rumah, Pins. Tidak hanya umur yang terus menua, lahan yang tersedia untuk dijadikan perumahan ataupun apartemen pun semakin sedikit. Sedangkan tidak ada jaminan kita akan mengalami peningkatan finansial dalam jangka waktu tersebut.

Namun, kita tetap saja harus mengingat bahwa, kita harus tetap membeli rumah yang sudah sesuai dengan kemampuan finansial kita. Jangan sampai kita sendiri terbelit dengan beban cicilan rumah yang justru bisa sangat merugikan ke depannya. Bersabarlah, dan utamakan untuk terus menabung, karena berawal dari rumah sederhana saja jika kita bisa bekerja keras dan pintar mengatur finansial, bukan hal mustahil jika kita bisa mendapatkan rumah yang lebih baik dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan, kan?

Bagi Pins yang sedang bingung mencari rumah yang tepat, ayo temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Kantor Properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel