BlogPemilik PropertiTitip Jual Sewa RumahRumah Lama Dijual atau Disewa Sebelum Beli Rumah Baru?
0
0

Rumah Lama Dijual atau Disewa Sebelum Beli Rumah Baru?

Dipublikasikan oleh Nabila Azmi dan Diperbarui oleh Nabila Azmi

Sep 29, 2023

4 menit membaca

Copied to clipboard
rumah dijual atau disewatop-right-banner

Menentukan apakah rumah lama akan dijual atau disewa sebelu memutuskan untuk beli rumah baru di Surabaya adalah keputusan penting. Di tengah dinamika pasar propert, estimasi nilai properti kamu memainkan peran kunci dalam keputusan ini. 

Lantas, apa saja yang perlu dipertimbangkan untuk memaksimalkan investasi properti? Apakah harus pasang iklang properti atau mencari bantuan agen? Simak beragam pertimbangan yang bantu Pins memutuskan di sini!

Pertimbangan rumah lama dijual atau disewa

Sebelum memutuskan apakah ingin menjual rumah lama atau hanya menyewakannya saat membeli rumah baru, ada beberapa pertimbangan. Berikut adalah 8 hal yang harus kamu pikirkan:

Baca juga: Keuntungan Menggunakan Agen Properti untuk Jual Beli Rumah

1. Kondisi finansial

Pertama, evaluasi situasi keuangan kamu dengan cermat. Pertimbangkan apakah Pins memerlukan modal dari penjualan rumah lama untuk membantu membiayai pembelian rumah baru. Juga, perhitungkan biaya-biaya lain seperti pajak penjualan atau biaya pindah.

Misalnya, jika ingin membeli rumah baru seharga Rp1 miliar dengan DP 20%, Pins butuh Rp200 jutaan sebagai uang muka. Pertimbangkan juga apakah kamu memiliki cukup penghasilan bulanan untuk membayar cicilan KPR, jika memutuskan untuk menjual rumah. 

Bila tidak, menyewakan rumah lama sambil mencari rumah baru mungkin menjadi solusi yang lebih bijak dalam kondisi finansial kamu. 

2. Potensi pendapatan

Pertimbangan rumah lama dijual atau disewa tentu harus melihat dari segi potensi pendapatan. 

Jika memutuskan untuk menyewakan rumah lama, pertimbangkan seberapa besar pendapatan yang diperoleh dari sewa rumah. Hitung apakah pendapatan ini akan cukup untuk menutupi cicilan KPR dan biaya pemeliharaan rumah lama.

Sebagai contoh, Pins memilih untuk menyewakan rumah lama dengan harga sewa bulanan Rp5 juta. Artinya, kamu bisa menghasilkan pendapatan tambahan sebesar Rp60 juta per tahun. 

Pendapatan ini tentu bisa membantu kamu menutupi biaya beli rumah baru atau membayar cicilan KPR yang lebih besar. Namun, pertimbangkan biaya lain yang muncul ketika menyewakan rumah. 

3. Pasar properti

Pasar properti adalah faktor kunci yang harus dipertimbangkan dalam keputusan untuk menjual atau menyewakan rumah lama. Pasalnya, pasar yang dinamis akan memengaruhi estimasi nilai properti dan potensi pendapatan dari penyewaan. 

Memahami permintaan dan penawaran properti di lokasi, serta tren harga properti, akan membantu kamu membuat keputusan yang bijak. 

Baca juga: Contoh Surat Sewa Rumah dan Penjelasan Lengkapnya!

4. Pengelolaan properti

Jangan lupa memasukkan faktor kesiapan Pins dalam mengelola properti. Jika memilih untuk menyewakan rumah, artinya kamu harus siap mengelola properti. Misalnya, renovasi rumah hingga mengelola hubungan dengan penyewa serta kontrak sewa. 

Jika merasa siap dan memiliki waktu dan sumber dayanya, menyewakan rumah bisa menjadi pilihan yang tepat. Bagi yang tidak, kamu mungkin bisa menjual rumah lama yang mungkin lebih sesuai dengan situasi dan kebutuhan.

5. Pajak dan biaya hukum

Memikirkan apakah rumah lama dijual atau disewa sebelum membeli rumah baru tentu bisa dibagikan ke orang lain. Kamub bisa berkonsultasi dengan seorang ahli pajak atau pengacara properti. 

Mereka akan membantu memahami implikasi pajak dan biaya hukum yang terkait dengan setiap pilihan. Tentu saja, informasi ini dapat sangat memengaruhi keputusan. 

Bila memutuskan menjual rumah lama, kamu mungkin dikenakan pajak penjualan properti. Ini biasanya berdasarkan presentase dari harga jual rumah. Belum lagi biaya hukum yang termasuk biaya notaris untuk memproses transaksi jual beli. 

Sementara itu, jika memilih menyewakan rumah lama, kamu perlu mempertimbangkan biaya kontrak sewa. Hal tersebut tentu harus dibuat oleh seorang pengacara agar sah di mata hukum. 

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang konsekuensi finansial dan hukum dari kedua opsi tersebut, Pins dapat membuat keputusan yang lebih baik. 

6. Kondisi rumah lama

Jika rumah lama dalam kondisi memerlukan renovasi besar-besaran dan mahal, apakah Pins siap menghadapi hal ini? 

Bagi kamu yang merasa memiliki waktu, keterampilan, dan sumber daya untuk renovasi rumah, menyewakan rumah bisa jadi pilihan tepat. Namun, ini mungkin tidak bijaksana untuk kamu yang tidak ingin terlibat dalam proyek renovasi rumah. 

Pins mungkin bisa menjual rumah lama dan menyerahkan semua perbaikan rumah ke pemilik berikutnya, ya!

7. Rencana keuangan jangka panjang

Sebelum membuat keputusan antara rumah lama dijual atau disewa, kamu perlu memikirkan rencana keuangan dalam jangka panjang.  Pertimbangkan bagaimana pendapatan dari menyewakan rumah lama akan memengaruhi kondisi finansial untuk beberapa tahun ke depan. 

Sebagai contoh, jika berencana membeli rumah baru dan butuh modal dari penjualan rumah lama, sebaiknya jual saja. Sebaliknya, bila menyewakan rumah lama bisa memberikan pendapatan tambahan yang konsisten, cobalah untuk menyewakan rumah. 

Keputusan antara rumah dijual atau disewa sebelum membeli rumah baru memang bukan hal yang mudah. Pins perlu mempertimbangkan banyak hal, mulai dari kondisi finansial hingga masalah hukum. 

Setelah mempertimbangkan semua ini, kamu bisa membuat keputusan yang lebih baik sesuai dengan kebutuhan dan tujuan. Semoga bermanfaat Pins!

Baca juga: Cara Jual Rumah Agar Cepat Laku Tanpa Perantara


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Cek properti pilihan kami dan temukan keunggulan, fasilitas menarik dan promo menguntungkan lainnya cuma di Pinhome! Cari tahu juga tips penting persiapan beli rumah dan KPR di Property Academy by Pinhome.

Hanya Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Copied to clipboard
bottom-sidebar-banner

Properti Rekomendasi

    Rp 550,8 Juta - Rp 1,5 Miliar
    Angsuran mulai dari Rp3,8 Juta/bln
      Rp 181 Juta
      Angsuran mulai dari Rp1,2 Juta/bln
        Rp 357,1 Juta - Rp 780 Juta
        Angsuran mulai dari Rp2,5 Juta/bln

        Properti Eksklusif: Green Paradise City

        Parung Panjang, Kab. Bogor
          Rp 1 Miliar - Rp 1,1 Miliar
          Angsuran mulai dari Rp7,2 Juta/bln

          Properti Eksklusif: The Agathis

          Pancoran Mas, Kota Depok
          sticky banner
          sticky banner

          © www.pinhome.id

          Pinhome App

          Coba Aplikasi Pinhome

          Cari, konsultasi, beli, hingga jasa perawatan rumah, semua ada!
          Unduh sekarang dan nikmati manfaatnya.

          iOS PCA DownloadAndroid PCA Download