Pinhome

Uncategorized

Cara menghitung biaya meningkat rumah menjadi 2 lantai

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 2 menit membaca

Cara menghitung biaya meningkat rumah menjadi 2 lantai bisa dengan cara cepat sistem m2 atau dihitung satu persatu per item pekerjaan lalu dijumlahkan totalnya, masing-masing sistem tersebut punya kelebihan dan kekurangan, jika memakai sistem m2 akan lebih cepat namun dari segi keakuratan akan lebih mendekati tepat jika dihitung per item pekerjaan.

Nanang = “Gan mau tanya nich, Kalo mau ningkat rumah ukuran 4m × 10 meter dengan model persegi panjang gitu aaja sampai habis berapa ya? Masih enggak mengerti masalah bangunan”

o.k berikut contoh langkah perhitunganya.

Biaya ningkat rumah sistem m2

langkah pertama kita cari dulu data biaya membangun rumah per m2 sudah termasuk ongkos material dan tenaga kerja, contohnya diketahui biaya per meter persegi sama dengan Rp.2.500.000,-. selanjutnya kita hitung luas bangunan yang mau dikerjakan, disini ukuranya 4m x 10m, jadi luasnya adalah 4×10=40m2. jadi total biaya ningkat rumah tersebut adalah 2,5jt x 40 m2 = Rp.100.000.000,- (seratus juta rupiah).

Biaya ningkat rumah sistem hitung per item pekerjaan

sistem ini lebih repot, karena harus merinci satu persatu item pekerjaan, dihitung volumenya, mencari tahu harga satuan per item pekerjaan, sehingga ketemulah biaya masing-masing item pekerjaan, terakhir dijumlahkan semuanya sehingga ketemulah total rencana anggaran biaya (RAB) yang dibutuhkan, contoh sederhananya seperti ini.

  1. Bongkar bagian rumah lama yang tidak terpakai = 1ls x Rp.20.000.000,- = Rp.20.000.000,-
  2. Struktur Balok = 3m3 x Rp.3.000.000,- = Rp.9.000.000,-
  3. Struktur Lantai = 4m3 x Rp.3.000.000,- = Rp.12.000.000,-
  4. Struktur kolom = 0,5m3 x Rp.3.000.000,- = Rp.1.500.000,-
  5. Struktur ring balok = 3m3 x Rp.3.000.000,- = Rp.9.000.000,-
  6. Rangka atap baja ringan = 50m2 x Rp.120.000,- = Rp.6.000.000,-
  7. atap multi roof = 50m2 x Rp.50.000,- = Rp.2.500.000,-
  8. Pintu dan jendela = Rp.15.000.000,-
  9. Lantai keramik = 40m2 x Rp.50.000,- = Rp.2.000.000.-
  10. Plafond = 40m2 x Rp.100.000,- = Rp.4.000.000,-
  11. Plesteran = 50m2 x Rp.35.000,- = Rp.1.750.000
  12. acian = 50m2 x Rp.25.000,- = Rp.1.250.000,-
  13. Instalasi listrik = Rp.2.000.000,-
  14. Instalasi pemipaan = Rp.1.000.000,-
  15. Pekerjaan Lain-lain = Rp.10.000.000,-

Total biaya ningkat rumah = Rp.97.000.000,- (sembilan puluh tujuh rupiah).

Begitulah contoh cara menghitung biaya meningkat rumah menjadi 2 lantai, jumlah volume dan harga diatas hanya sebagai perkiraan saja, karena disini kita tidak tahu seperti apakah gambar rumah yang akan ditingkat, dan berapakah harga tepatnya berdasarkan tempat, waktu dan kondisi rumah yang akan direnovasi, tetapi ini bisa menjadi gambaran alur perhitungan.

Tags :

Bagikan Artikel