Kamus Istilah Properti

Dresser

istilah properti

Dresser

Dresser adalah sebuah lemari berkuran yang dilengkapi banyak laci yang disusun dalam beberapa kolom.

Apa Itu Dresser? 

dresser
(Boori)

Dresser biasanya diletakan di kamar sebagai wadah kosmetik dan meja rias. Secara teknis, dresser memiliki arti sebagai sebuah lemari berukuran pendek yang dilengkapi banyak laci yang disusun dalam beberapa kolom.

Lemari berlaci ini biasanya dipakai untuk menyimpan pakaian dan barang-barang lainnya di dalam satu set laci.  Laci pada dresser disusun dalam beberapa kolom, umumnya terdiri dari dua atau tiga secara berdampingan. Jika ditotal, di dalam dresser terdapat enam atau lebih laci. 

Bingkainya yang lebar pada bagian atas, menjadikan dressers banyak dimanfaatkan sebagai meja rias, atau sebagai tempat untuk menempatkan berbagai potongan dekoratif dan barang fungsional lainnya. 

Pins akan bisa memasang cermin dan menaruh berbagai macam kosmetik milikmu di sini. Tak heran, kalau lemari berlaci ini juga merupakan salah satu jenis meja rias yang populer. 

Material Terbaik untuk Dresser

dresser
(Country Living Magazine)

Ada berbagai material yang bisa digunakan untuk dresser, antara lain:

Kayu

Material kayu paling banyak digunakan untuk bahan dressers. Bahan ini cocok digunakan dalam berbagai desain dresser, mulai dari minimalis, rustic, hingga gaya kontemporer yang rumit sekalipun.

Selain itu, kayu juga dikenal memiliki daya tahan dan kekokohan material yang sangat baik. Konstruksi kayu solid hampir selalu menjanjikan kualitas terbaik. Namun, dari segi harganya, kayu cenderung lebih mahal.

Logam

Meskipun jauh lebih jarang daripada kayu, dresser yang terbuat logam dapat ditemukan dalam berbagai desain. Tak jarang, beberapa pengrajin menggabungkan material logam dengan kayu. Kelebihannya, dapat memberikan rangka yang lebih ringan, tahan lama tergantung dari jenis logamnya.

Meskipun ringan, meja berlaci yang terbuat dari logam memiliki konstruksi yang sangat kuat dan kokoh. Meja rias logam juga tersedia dalam berbagai warna, karena bahannya dapat dengan mudah dicat untuk mencapai hasil akhir yang diinginkan. 

Anyaman atau Rotan

Anyaman adalah jenis bahan anyaman yang dapat dibuat dari serat alam atau plastik. Kelebihannya memiliki karakteristik yang kuat, tahan terhadap kelembaban dan noda, dan sangat ringan. Bahan ini juga sering digabungkan dalam struktur kayu saat laci dibuat.

Furnitur yang terbuat dari anyaman atau rotan terkenal mahal, karena cara membuatnya memang cenderung lebih rumit. 

Kulit

Material selanjutnya yaitu kulit dengan ciri khas menampilkan laci berumbai kancing di jok kulit putih. Dresser yang terbuat dari kulit biasanya dibalut dalam kerangka yang dibuat dari kayu. Jenis satu ini menawarkan tampilan tekstur yang menawan dan lebih lembut jika dibandingkan dengan bahan lainnya. 

Salah satu manfaat utama memilih dresser kulit adalah sangat mudah dibersihkan dengan lap sederhana.  

Kaca 

Meja rias kaca cermin sangat populer, terutama pada rumah bergaya klasik dan kontemporer. Material ini menawarkan sentuhan kemewahan pada setiap ruangan, dan juga dapat memberikan ilusi ruang tambahan.  

Jenis material ini cenderung memiliki sudut yang sangat tajam sehingga cenderung kurang aman jika diletakkan di dekat anak-anak. Perawatannya juga lebih besar karena material kaca lebih mudah retak dan pecah.  

Jenis-jenis Dressers Berdasarkan Bentuknya

Bentuk dressers sangatlah bervariasi. Melansir dari Upgraded Home, berikut ini beberapa jenis dresser yang bisa Pins pilih dan gunakan di rumah.

1. Horizontal Dressers

Horizontal Dresser
(Unruh Furniture)

Jenis ini merupakan tipe dresser standar yang sering digunakan. Biasanya, tipe horizontal terdiri dari dua hingga tiga baris laci yang lebar dan panjang. Dalam beberapa kasus, Pins akan menemukan meja rias horizontal dengan baris atas yang mencakup laci kecil yang lebih banyak.

Saat ini tersedia berbagai ukuran laci membuat yang sangat serbaguna, memungkinkan kamu untuk menyimpan berbagai jenis pakaian atau barang-barang pribadi. 

2. Vertical Dresser

(Overstock)

Tipe vertikal juga dikenal sebagai lemari laci standar atau ‘tallboy.’ Berbeda dengan dressers tipe horizontal, tipe vertikal memiliki ukuran yang lebih tinggi daripada lebarnya. Dresser vertikal merupakan solusi yang sangat baik bagi Pins yang memiliki ruang terbatas tetapi ingin memaksimalkan kapasitas penyimpanannya. 

Dressers vertikal biasanya seluruhnya terdiri dari laci. Namun, dalam beberapa desain, bagian atas memiliki lemari yang secara teknis membuat perabot menjadi lemari.

3. Double Dressers

(Way Fair)

Ciri khas double dresser adalah ukurannya lebar yang terdiri dari dua kolom laci yang sangat luas dan lebar. Jenis lemari ini adalah pilihan ideal untuk pasangan yang berbagi ruangan besar dan memiliki banyak item pakaian untuk disimpan.  

4. Combo Dressers

(Simple Baby Furniture)

Desain combo dresser merupakan kombinasi dari tipe horizontal atau vertikal. Sebagian besar model menggabungkan tipe jongkok standar dengan kabinet tinggi yang memungkinkannya lebih banyak opsi penyimpanan dalam satu perabot. 

5. Combo Dressers dengan Changing Table 

(The Greenspiring Home)

Tipe ini merupakan pecahan dari jenis kombo yang dilengkapi dengan changing table alias meja untuk mengganti popok dan pakaian bayi. Dresser combo yang dilengkapi dengan changing table ini sangat coock bagi orang tua bari yang memiliki ruang terbatas atau tidak ingin menghabiskan terlalu banyak uang untuk perabotan yang tidak perlu untuk kamar bayi anak. 

Ketinggian meja rias jenis ini biasanya sekitar tinggi pinggul orang dewasa. Dengan begitu, saat Pins mengganti pakaian bayi, maka tidak perlu membungkuk di atas meja rias. 

6. Combo Dresser dengan Loft Bed 

(Kids Furniture Warehouse)

Perabotan ini terdiri dari tempat tidur berjenis loft bed, juga disebut sebagai tempat tidur kabin atau ranjang susun. Dalam satu furnitur, terdapat lemari laci yang dipasang di bawah atau di samping tempat tidur. 

Tipe ini biasanya dipasang untuk kamar anak. Laci pada dresser jenis ini tidak hanya sangat berguna untuk menyimpan pakaian, tetapi juga dapat digunakan sebagai area bermain atau ruang meja.

7. Bachelor’s Chest

(Living Spaces)

Karakteristik bachelor’s chest adalah ukurannya yang kecil dan sempit dengan kira-kira tiga hingga empat laci. Umumnya bentuknya yang jongkok dan seringkali cukup kecil untuk dijadikan meja nakas. 

Secara tradisional, tipe ini dirancang untuk satu orang yang memiliki persyaratan penyimpanan pakaian terbatas. 

8. Gentleman’s Chest

(Miami Direct Furniture)

Jenis selanjutnya merupakan konfigurasi di mana kolom laci dipasangkan dengan pintu kabinet besar yang berorientasi vertikal. Tipe ini dirancang untuk digunakan untuk menggantung jas, dasi, celana panjang, dan banyak lagi. Beberapa akan memiliki batang yang akan digunakan untuk menggantung pakaian, sementara yang lain akan menampilkan rak built-in sebagai gantinya. 

9. Lingerie Chest (Semainier)

(Pottery Barn)

Terakhir merupakan jenis lingerie chest yang juga dikenal sebagai seminier. Jenis ini menampung tujuh laci, yang dimaksudkan untuk setiap hari dalam seminggu. Desainnya tinggi, panjang, dengan laci yang dalam dan sempit.

Biasanya, jenis lemari berlaci ini digunakan untuk menyimpan barang-barang pakaian yang lebih kecil seperti pakaian dalam dan kaus kaki.  


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.